Nasional
Satgas Yonif 509/Raider Bentuk Kelompok Tani di Papua
Laporan:Hendra Dedi Syahbudi
Kamis, 01 Sep 2016 15:55
JAKARTA - Prajurit TNI Batalyon Infanteri (Yonif) 509/ Kostrad yang
tergabung dalam Satuan Tugas Pengamanan Daerah Rawan (Satgas Pamrahwan)
di wilayah Papua bekerjasama dengan Dinas Pertanian dan Pendidikan
Kabupaten Puncak Jaya, beberapa waktu lalu membentuk Kelompok Tani dalam
rangka meningkatkan mutu dan taraf hidup masyarakat di Kabupaten
Manokwari, Provinsi Papua Barat.
Kabidpenum Puspen TNI Kolonel Czi Berlin G., S.Sos., M.M., di Mabes TNI,
Cilangkap, Jaktim, Kamis (1/9/2016) mengatakan, program Kelompok Tani
yang dibentuk Satgas Pamrahwan Yonif 509/Raider dalam rangka mendukung
percepatan pencapaian Swasembada Pangan di tanah Papua sesuai dengan
prioritas program pembangunan pemerintahan Presiden RI Joko Widodo
2014-2019.
"Satgas akan terus berusaha semaksimal mungkin dalam rangka mendukung
program pemerintah guna mencapai masyarakat Indonesia yang makmur dan
sejahtera dengan terus menggelar program-program inovatif khususnya di
wilayah penugasan Papua dan Papua Barat," tambah Kolonel Czi Berlin.
Dijelaskan Kabidpenum Puspen TNI, dalam merealisasikan program tersebut,
prajurit TNI Satgas 509/Raider membentuk Kelompok Tani dengan berbagai
program di bidang pertanian, mulai dari membagikan bibit tanaman,
pengadaan benih tanaman dan pupuk, termasuk penyuluhan kepada siswa
sekolah mengenai teknik bercocok tanam, sehingga di masa mendatang akan
menjadi motor dalam menggerakkan masyarakat dalam menyukseskan program
Swasembada Pangan di Puncak Jaya.
Ditempat berbeda Dansatgas Pamrahwan Letkol Inf Beny Setiyanto
mengatakan, sebagai anggota TNI yang merupakan Tentara Rakyat, sangat
berharap keberadaan Satgas dapat bermanfaat banyak bagi masyarakat, dan
tidak hanya di wilayah Kabupaten Puncak Jaya melainkan di seluruh
wilayah penugasan Satgas mulai dari wilayah Sorong, Manokwari sampai
dengan Enarotali. Tentara Nasional Indonesia, tidak dapat berbuat banyak
tanpa adanya dukungan dari Rakyat," tegasnya.
Sementara itu Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Puncak Jaya, Bapak Darson
Wonda, S.Sos, menyambut baik adanya kegiatan dari Satgas. "Selama ini,
harga bahan pangan di Puncak Jaya masih sangat tinggi, hal ini terjadi
dikarenakan bahan makanan segar masih harus dikirim dari wilayah lain
dengan menggunakan angkutan udara," ucapnya.
"Melalui kegiatan bidang pertanian yang telah diluncurkan Satgas Yonif
509/Raider, ke depan diharapkan masyarakat Puncak Jaya dapat memenuhi
kebutuhan pangannya secara mandiri seperti apa yang diharapkan
pemerintah dari program Swasembada Pangannya," pungkasnya. (ded/rls)
PWI Pusat Gelar Takziah dan Doa Bersama, Sekjen Zulmansyah Sekedang Dikenang Sosok Total dan Berdedikasi
Jakarta-Ketua Umum PWI Pusat, Akhmad Munir, mengenang Sekjen PWI Pusat, almarhum Zulmansyah Sekedang sebagai sosok yang tidak hanya berdedikasi tinggi, tetapi juga mendapatkan penghormatan luas dari b
Dewan Pers Gelar Diskusi Kasus Magdalene.id, SMSI Dorong Penguatan Mekanisme Sengketa Jurnalistik
JAKARTA-Dewan Pers menggelar diskusi bertajuk “Membaca Kasus Magdalene.id dari Kacamata Pers” di Gedung Dewan Pers, Jakarta Pusat, Senin (13/4/2026). Kegiatan ini menjadi forum strategis untuk mem
Aklamasi, Purnomo Yusgiantoro Nahkodai DPP IKAL Lemhannas
Jakarta-Prof Dr Ir Purnomo Yusgiantoro MSc MA PhD IPU terpilih secara aklamasi sebagai Ketua Umum DPP Ikatan Keluarga Alumni Lembaga Ketahanan Nasional (IKAL Lemhannas) periode 2025-2030.Menteri Perta
Kemenhan Fasilitasi Retret Bela Negara 200 Wartawan Sambut HPN 2026
JAKARTA-Kementerian Pertahanan RI bersama Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat menyiapkan retret khusus wartawan di Akademi Militer (Akmil) Magelang, Jawa Tengah, pada akhir Januari atau awal Febr
Dukung Kelancaran Operasi Hulu Migas, 13 Sertipikat Hak Pakai Lahan WK Rokan Diserahkan kepada PHR
Jakarta-PT Pertamina Hulu Rokan (PHR) Regional 1 " Sumatra kembali menerima Sertipikat Hak Pakai (SHP) atas Barang Milik Negara (BMN) berupa tanah hulu migas di Wilayah Kerja (WK) Rokan, Provinsi Ri