Sabtu, 16 Mei 2026
  • Home
  • Nasional
  • Sumbangan TKI Diprediksi Mencapai USD10 Miliar

Sumbangan TKI Diprediksi Mencapai USD10 Miliar

Sabtu, 03 Okt 2015 14:17
dok. Okezone
Ilustrais TKI
JAKARTA - Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (BNP2TKI) terus melakukan terobosan dalam rangka meningkatkan remitansi atau pengiriman uang dari TKI ke dalam negeri.

Dengan literasi keuangan yang terus dilakukan, khususnya bagi calon TKI yang akan berangkat ke luar negeri guna membuka rekening untuk menerima gaji dan melakukan transaksi, diyakini pada akhir Desember nanti remitansi dari TKI dalam menyumbang devisa negara bisa mencapai USD 10 miliar.

"Posisi tahun lalu sebesar USD 8.4 miliar. BNP2TKI optimis per akhir Desember sumbangan devisa melalui remitansi bisa mencapai USD10 miliar jika pemerintah fokus untuk melakukan literasi keuangan kepada CTKI sebelum berangkat, termasuk wajib membukakan rekening tabungan atas nama TKI," kata Kepala BNP2TKI, Nusron Wahid, Sabtu (3/10/2015).

Gagasan ini, kata Nusron, akan coba dilakukan untuk negara tujuan Asia Pacific per 12 Oktober 2015 melalui program layanan keuangan terpadu oleh perbankan mitra BNP2TKI. Seluruh CTKI otomatis, kata dia, akan terliterasi tentang produk keuangan.

"Akan lebih dahsyat lagi jika kita bisa memberdayakan keluarga mereka di daerah sebagai lahan investasi produktif bagi mereka agar tidak konsumtif. Pemerintah harus hadir. Saya yakin TKI sangat bisa membantu mendongkrak ekonomi kita," tambahnya.

Nusron menjelaskan, terkait dengan remitansi TKI, berdasarkan data Bank Indonesia per Juli 2015 meningkat 15 persen. Dari peningkatan itu, angka tertinggi adalah adalah remitansi dari para TKI di Asia-Pacific, kemudian disusul Timur Tengah, Amerika, Eropa, dan Australia. Meski remitansi dari Asia-Pasific paling besar, tetapi dari angka prosentase peningkatannya tidak signifikan.

"Justru pertumbuhan remitansi di negara-negara Asia yang paling kecil yaitu 2 persen," ujarnya.

Atas hal itu, kata dia, BNP2TKI merasa perlu untuk mengkajinya. Apalagi, pertumbuhan pengiriman uang di Timur Tengah saja yang ada keputusan moratorium justru pertumbuhan remitansinya sangat signifikan yaitu 28 persen.

"Kemungkinan besar bahwa TKI formal semakin banyak dikirimkan ke Timur Tengah sehingga remitansi meningkat, atau gaji yang diterima semakin besar," tukasnya.

Sedangkan Asia Pacific, mengalami pertumbuhan yang kurang pesat, dikarenakan ada dua negara yang mengalami penurunan remitansi yaitu Malaysia dan Singapura. Hal ini bisa disebabkan karena banyaknya unprosedural sehingga tidak mampu mengirimkan uang melalui akses formal serta tidak mampu mengelola keuangan pribadi mereka (konsumtif).

"Kemungkinan lain, karena ada potongan gaji yang berlebihan oleh pihak yang tidak bertanggungjawab sehingga TKI tidak mampu mengirimkan uang. Padahal gaji sudah naik.

Seperti diketahui, berdasarkan data dari BI, angka remitansi per Juli 2014 sebesar USD4.794.514.226. Angka itu naik per Juli 2015 menjadi sebesar USD5.516.239.148.

Sebagai perbandingan, remitansi dari Asia-Pacific per Juli 2014 USD2.690.442.758. Hanya naik sedikit per Juli 2015 yakni USD2.749.174.684. Kemudian untuk Timteng, per Juli 2014 sebesar USD1.638.580.018, dan naik per Juli 2015 menjadi USD2.099.443.811

(okezone.com)
nasional
Berita Terkait
  • Sabtu, 16 Mei 2026 10:09

    Penjelasan Polisi Tambang Emas Ilegal di Sijunjung Sumbar Longsor Akibatkan 9 Orang Tewas, Akui Dilema

    Sebanyak sembilan penambang yang diduga melakukan aktivitas penambangan emas ilegal meninggal dunia setelah tertimbun longsor di Kecamatan Koto VII, Kabupaten Sijunjung, Sumatra Barat, Kamis (14/5) se

  • Sabtu, 16 Mei 2026 09:18

    Prabowo Bakal Resmikan Museum dan Rumah Singgah Marsinah di Nganjuk, Sabtu 16 Mei 2026

    Jakarta-Presiden Prabowo Subianto akan menghadiri peresmian Museum dan Rumah Singgah Marsinah di Desa Nglundo, Kecamatan Sukomoro, Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur. Peresmian ini rencananya digelar pada

  • Sabtu, 16 Mei 2026 09:12

    Pekanbaru Segera Uji Coba Bus Listrik, Walikota Agung Nugroho Dorong Transportasi Go Green

    PEKANBARU-Pemerintah Kota Pekanbaru bersiap melakukan transformasi transportasi publik dengan menghadirkan bus listrik sebagai sarana angkutan umum massal. Armada ramah lingkungan tersebut diproyeksik

  • Sabtu, 16 Mei 2026 09:07

    Rumah Mantan Gubernur Riau Syamsuar Disatroni Maling, Sepeda Motor Raib

    PEKANBARU-Rumah mantan Gubernur Riau periode 2019-2023, Syamsuar, yang berada di Jalan Kurnia, Kelurahan Tangkerang Labuai, Kecamatan Bukit Raya, Pekanbaru, disatroni maling pada Jumat (15/5/2026) din

  • Sabtu, 16 Mei 2026 09:02

    Jalan Tepian Sungai Desa Petalogan - Kelurahan Air Molek Inhu Mengalami Abrasi Lagi

    RENGAT-Jalan Tepian Sungai menghubungkan Desa Petalongan dengan Kelurahan Air Molek, Kecamatan Pasir Penyu Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu), kembali mengalami abrasi, Jumat (15/5/2026). Akibatnya, warg

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.