Selasa, 19 Mei 2026
  • Home
  • Nasional
  • TKN Jokowi Imbau Masyarakat Waspada Ada Free Rider di Aksi 22 Mei

Nasional

TKN Jokowi Imbau Masyarakat Waspada Ada Free Rider di Aksi 22 Mei

Rabu, 22 Mei 2019 13:50
Detik.com
Foto: Johnny G Plate
JAKARTA - Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma'ruf Amin menyoroti ricuhnya buntut demo di Bawaslu. Masyarakat diimbau untuk mewaspadai adanya penunggang gelap dari Aksi 22 Mei yang disebut untuk mengawal hasil Pemilu 2019.

"Masyarakat perlu waspada terhadap free rider yang mungkin bukan untuk kepentingan aspirasi pemilu tetapi ditumpangi oleh kepentingan strategis non-state internasional," ujar Wakil Ketua TKN Jokowi-Ma'ruf, Johnny G Plate kepada wartawan, Rabu (22/5/2019).

Bentrokan terjadi antara massa dan polisi terjadi dini hari tadi di dekat kantor Bawaslu. Tak hanya itu, di sejumlah wilayah muncul kelompok-kelompok massa yang anarkis dan memprovokasi polisi. Ada 69 orang yang diamankan karena diduga sebagai provokator dari massa brutal.

"Kami yakini polisi pasti sudah paham benar dan terus bertindak terukur. Namun sangat diharapkan agar demo tetap dalam koridor yang damai dan tidak anarkis," ujar Johnny.

Sekjen NasDem ini meminta kepada para pimpinan, tokoh-tokoh politik untuk memberi imbauan kepada para pendukungnya untuk tidak anarkis menyikapi hasil Pemilu 2019. Johnny menyebut aksi demo dilindungi oleh UU, namun jangan sampai berujung anarkis karena bisa merugikan diri sendiri dan orang lain.

"Para pemimpin agar mampu mengendalikan pendukungnya agar tidak anarkis. Memperjuangkan hak terkait hasil pemilu sejatinya dapat dilakukan melalui jalur konstitusional pemilu baik di Bawaslu maupun di MK," ucapnya.

Hingga pukul 09.00 WIB, total ada 6 orang yang tewas akibat demo ricuh. Selain itu, sekitar 200 orang mengalami luka-luka.

"Kami sangat menyesalkan adanya korban luka apalagi korban jiwa. Benturan pendemo dan aparat tidak menguntungkan semua pihak dan sangat merugikan bagi kepentingan bangsa yang lebih besar," sebut Johnny.

Anggota Komisi XI DPR itu mengingatkan semua pihak untuk tidak mengorbankan kepentingan negara hanya untuk kepentingan kelompok semata, apalagi terkait ideologis bangsa. Johnny tak ingin kekacauan politik menyebabkan munculnya konflik berkepanjangan seperti yang terjadi di Irak dan Suriah.

"Indonesia jangan mengulang kekalutan politik seperti yang terjadi di Irak dan Suriah yang hancur karena pertentangan ideologi. Presiden sudah mengingatkan bahwa kita menjadi dewasa demokrasi dan dewasa ideologi. Mari kita jaga bersama sama keutuhan nasional kita," imbaunya.

"Jangan sampai terprovokasi dan kita tercerai berai. Kita jaga ruang kebebasan berpendapat sekaligus kita jaga ekspresi pendapat yang bertanggung jawab dengan demo tidak anarkis," tambah Johnny.

Sebelumnya Polri menyatakan massa brutal yang membuat kericuhan di beberapa lokasi di Jakarta merupakan massa bayaran. Rangkaian peristiwa yang terjadi di Jl Wahid Hasyim, Jl Sabang, dan Jl KS Tubun dini hari tadi disebut sebuah setting-an.

"Saya menyampaikan bahwa dari rangkaian tadi bahwa peristiwa dini hari tadi bukan massa spontan, bukan massa spontan bukan peristiwa spontan, tapi peristiwa by design peristiwa setting-an," ujar Kadiv Humas Polri Irjen M Iqbal dalam jumpa pers di kantor Kemenko Polhukam, Jl Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Rabu (22/5).


Sumber: detik.com
nasional
Berita Terkait
  • Selasa, 19 Mei 2026 11:37

    Pramono: Kantor Kecamatan Harus Jadi Rumah Rakyat, Beri Pelayanan yang Mudah

    Jakarta - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung meresmikan gedung kantor Kecamatan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan. Pramono menegaskan kantor kecamatan memberikan pelayanan maksimal dan menjadi rumah rak

  • Selasa, 19 Mei 2026 11:29

    Kebon Pala Jaktim Dapat Banjir Kiriman 140 Cm, Ketua RT Bilang Masih Aman

    Jakarta - Permukiman warga di Kebon Pala, Kampung Melayu, Jakarta Timur (Jaktim), terendam banjir pagi ini. Tinggi banjir mencapai 140 cm."Pagi ini, sekarang air sudah mencapai sekitar satu meteran, n

  • Selasa, 19 Mei 2026 11:16

    Ditabrak Fortuner, Pengemudi Bajaj Tewas di Jakbar

    Kecelakaan lalu lintas terjadi di Jalan Jembatan Batu dekat Stasiun Kota, Taman Sari, Jakarta Barat, Senin (18/5). Sopir bajaj meninggal dunia setelah dihantam mobil Fortuner.Korban MGA (34) meninggal

  • Selasa, 19 Mei 2026 11:12

    Penjambret WNA di Bundaran HI Komplotan Begal di Jakarta, Sudah Beraksi 120 Kali

    Kepolisian mengungkap tiga dari delapan pelaku begal ditangkap merupakan komplotan jambret ponsel milik Warga Negara Asing (WNA) di Bundaran Hotel Indonesia (HI), Jakarta Pusat.Direktur Reserse Krimin

  • Selasa, 19 Mei 2026 11:03

    Ledakan di Halaman Gereja Intan Jaya, TNI Minta Masyarakat Tak Terprovokasi Informasi Belum Terverifikasi

    Komando operasi (Koops) TNI Habema menyampaikan keprihatinan mendalam terkait insiden ledakan di luar lingkungan Gereja Stasi Santo Paulus Nabuni, Mbamogo, Distrik Agisiga, Kabupaten Intan J

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.