Selasa, 19 Mei 2026
  • Home
  • Nasional
  • TKN Jokowi Sindir Anies Tak Support Polisi Korban Aksi 22 Mei

Nasional

TKN Jokowi Sindir Anies Tak Support Polisi Korban Aksi 22 Mei

Sabtu, 25 Mei 2019 13:38
Detik.com
Foto: Irma Suryani Chaniago.
JAKARTA - Sikap Gubenur DKI Anies Baswedan terkait Aksi 21-22 Mei lalu dipertanyakan Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma'ruf Amin. Narasi Anies yang terkesan membela perusuh daripada pihak kepolisian yang menjaga keamanan disoroti.

Awalnya Juru Bicara TKN Jokowi-Ma'ruf, Irma Suryani Chaniago berbicara soal Bambang Widjojanto (BW) yang diizinkan Anies menjadi ketua Tim Hukum Prabowo-Sandiaga Uno. Padahal BW merupakan anggota Tim Gubernur Untuk Percepatan Pembangunan (TGUPP) yang di era Anies dibayarkan melalui APBD DKI dan jumlahnya cukup besar, yakni 73 orang.

"Kalau Anies support 02 dengan memperbantukan staf ahlinya sebagai kuasa hukum, bukan hal yang aneh, biasa saja," ujar Irma kepada wartawan, Sabtu (25/5/2019).

Irma mengaku tak heran dengan keberpihakan Anies ke Prabowo-Sandi. Ia lalu berbicara soal manuver Anies menyikapi kerusuhan di Aksi 21-22 Mei yang merupakan demo dari pendukung pasangan nomor urut 02 tersebut.

"Semua orang juga tahu kok keberpihakannya. Lihat saja narasi-narasinya terkait kerusuhan 22 Mei, yang disebut cuma korban dari pihak perusuh," ucap Irma.

Sekjen NasDem itu menyoroti bagaimana Anies tidak menaruh simpati pada aparat TNI/Polri yang bertugas mengamankan aksi demo yang berujung ricuh. Irma juga mengkritik Anies karena tak memberi apresiasi kepada masyarakat yang menjadi korban akibat Aksi 21-22 Mei, seperti pedagang yang warungnya dibakar dan barang jualannya dijarah.

"Polisi yang jadi korban dan masyarakat yang jadi korban nggak ada yang dia sebut, apalagi diapresiasi!" sebutnya.

Sebelumnya, sikap Anies saat aksi 21-22 Mei dipertanyakan. Anies merupakan pihak yang pertama merilis soal korban tewas akibat rusuh Jakarta pada aksi demo 21-22 Mei lalu.

Sikap-sikap Anies lainnya terkait aksi demo tersebut juga banyak disoroti. Seperti saat dia melayat perusuh yang meninggal dunia akibat bentrok.

"Justru itulah yang dilakukan untuk menenangkan. Bayangkan ketika ada peristiwa kematian, lalu kematian itu jadi martir, lalu menggerakkan seluruh kampung, menggerakkan warga untuk berbondong-bondong marah karena kejadian itu," kata Anies di Balai Kota, Jl Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Jumat (24/5).

Anies mengatakan, sebagai kepala daerah, ia bertugas menenangkan massa agar tidak semakin emosional melihat adanya korban. Anies lalu membandingkan kerusuhan 1998 dengan yang terjadi kemarin. Dia mengatakan sebelumnya pemerintah tidak datang menjenguk korban. Kemarin Anies menyatakan rasa pedulinya dengan mendatangi korban.

"Justru saya harus ke sana, harus menenangkan dan itu pesan yang saya sampaikan di sana. Bahwa supaya tenang, tidak ada satu pun yang mengharapkan kejadian seperti itu. Bandingkan dengan tahun 1998, ada tidak negara yang datang ke tempat yang meninggal, menyebar kemudian," kata Anies.

"Saya justru datangi untuk menyampaikan bahwa negara hadir, negara bukan tidak peduli, negara peduli. Karena siapa pun warga negara yang mengalami apa pun, kita punya tanggung jawab yang sama," imbuhnya.


Sumber: detik.com
nasional
Berita Terkait
  • Selasa, 19 Mei 2026 13:27

    Pakai Teknologi, Pemerintah Mau Ubah Timbunan Sampah Jadi BBM

    Jakarta-Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan menegaskan pemerintah mulai mempercepat pengolahan timbunan sampah menjadi bahan bakar minyak (BBM) melalui teknologi pirolisis. Langkah terseb

  • Selasa, 19 Mei 2026 11:37

    Pramono: Kantor Kecamatan Harus Jadi Rumah Rakyat, Beri Pelayanan yang Mudah

    Jakarta - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung meresmikan gedung kantor Kecamatan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan. Pramono menegaskan kantor kecamatan memberikan pelayanan maksimal dan menjadi rumah rak

  • Selasa, 19 Mei 2026 11:29

    Kebon Pala Jaktim Dapat Banjir Kiriman 140 Cm, Ketua RT Bilang Masih Aman

    Jakarta - Permukiman warga di Kebon Pala, Kampung Melayu, Jakarta Timur (Jaktim), terendam banjir pagi ini. Tinggi banjir mencapai 140 cm."Pagi ini, sekarang air sudah mencapai sekitar satu meteran, n

  • Selasa, 19 Mei 2026 11:16

    Ditabrak Fortuner, Pengemudi Bajaj Tewas di Jakbar

    Kecelakaan lalu lintas terjadi di Jalan Jembatan Batu dekat Stasiun Kota, Taman Sari, Jakarta Barat, Senin (18/5). Sopir bajaj meninggal dunia setelah dihantam mobil Fortuner.Korban MGA (34) meninggal

  • Selasa, 19 Mei 2026 11:12

    Penjambret WNA di Bundaran HI Komplotan Begal di Jakarta, Sudah Beraksi 120 Kali

    Kepolisian mengungkap tiga dari delapan pelaku begal ditangkap merupakan komplotan jambret ponsel milik Warga Negara Asing (WNA) di Bundaran Hotel Indonesia (HI), Jakarta Pusat.Direktur Reserse Krimin

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.