Sabtu, 02 Mei 2026
  • Home
  • Nusantara
  • 6 PDP Covid-19 di Pelalawan Riau Memiliki Penyakit Penyerta, Diskes: Bukan dari Klaster Corona

6 PDP Covid-19 di Pelalawan Riau Memiliki Penyakit Penyerta, Diskes: Bukan dari Klaster Corona

admin
Senin, 01 Jun 2020 14:47
Kepala Dinas Kesehatan Pelalawan, H Asril M.Kes.
PANGKALAN KERINCI - Hari ini, Senin (1/6/2020), tercatat ada enam orang Pasien Dalam Pengawasan (PDP) Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) di Kabupaten Pelalawan Riau.

Jumlah itu bertambah satu orang dibanding sehari sebelumnya yang hanya lima orang.

Warga yang berstatus PDP itu berasal dari Kecamatan Pangkalan Kuras tiga orang, dua warga asal Pangkalan Kerinci, dan satu lagi dari Pangkalan Lesung.

Mereka dirawat di ruang isolasi Covid-19 rumah sakit untuk mendapat pengobatan.

"Lima orang diantaranya dirawat dibeberapa rumah sakit di Kota Pekanbaru. Sedangkan satu lagi dirawat di ruang isolasi RSUD Selasih Pangkalan Kerinci," tutur juru bocara tim Gugus Tugas Percepatan Pananggulangan (GTPP) Kabupaten Pelalawan, Asril M.Kes, kepada tribunpekanbaru.com, Senin (1/6/2020).

Asril menjelaskan, seluruh PDP yang dirawat di rumah sakit mempunyai penyakit penyerta yang menyebabkan yang bersangkutan menjadi pasien Covid-19.

Di antaranya diabetes, sesak nafas, gagal hati, hingga penyakit paru-paru.

Rentang usia pasien PDP dari umur 29 sampai 60 tahun yang masuk kategori rentan.

"Semuanya memang memiliki penyakit bergejala mengarah ke Covid-19. Namun tidak berasal dari Klaster corona yang ada di Riau," tambah Asril.

Kepala Dinas Kesehatan Pelalawan ini menyebutkan, pasien PDP telah diambil sampel cairan hidung dan mulut untuk dilakukan pemeriksaan swab di laboratorium kesehatan.

Jika dinyatakan negatif corona, pasien akan langsung dipulangkan tim medis.

Untuk pasien positif corona asal Pelalawan hingga kini belum bisa pulang.

Pasien berinsial MRH (20) asal Kecamatan Bandar Petalangan yang merupakan Klaster magetan dan AT (23) yang merupakan klaster mahasiswa Saudi Arabia asal Pangkalan Kerinci.

Keduanya dirawat di ruang isolasi rumah sakit di Pekanbaru dan Pangkalan Kerinci.

Warga berstatus Orang Dalam Pengawasan (ODP) mencapai 2.903 orang, diantaranya 2.714 sudah lepas dari pemantauan dan 189 masih dalam pemantauan.
Angka itu berkurang dibanding data kemarin.


Sumber: tribunpelalawan.com

komentar Pembaca

Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.