Sabtu, 02 Mei 2026
Anggota Sempat Direkrut dan Seragam Telah Dibeli, Paskibra Pelalawan Tahun Ini Ditiadakan
admin
Kamis, 09 Jul 2020 15:43
PANGKALAN KERINCI - Pandemi Corona Virus Disease 2019 ( Covid-19 ) memang membatalkan banyak agenda besar dan penting.
Satu di antaranya yakni upacara HUT Proklamasi Kemerdekaan RI yang ke-75 tahun 2020 ini.
Upacara detik-detik proklamasi kemerdekaan dilakukan secara virtual oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pelalawan bersama unsur Fokipimda lainnya.
Peserta hanya mengikuti upacara secara online yang ditampilkan di layar pada 17 Agustus mendatang.
"Itu sesuai dengan instruksi dari pemerintah pusat yang diteruskan ke provinsi Riau dan disampaikan ke kita," terang Kepala Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga (Disparpora) Pelalawan, Andi Yuliandry, kepada Tribunpekanbaru.com, Kamis (9/7/2020).
Andi menyebutkan, dengan ditiadakannya upacara HUT Kemerdekaan tahun ini, tentu pengukuhan Pasukan Pengibar Bender Pusaka (Paskibraka) dibatalkan.
Paskibraka tahun 2020 ditiadakan akibat pandemi Covid-19 yang belum tuntas hingga saat ini.
Dikhawatirkan terjadi penukaran virus corona jika upacara dan perekrutan anggota Paskibraka tetap dilanjutkan.
Padahal, kata Andi, pihaknya telah menuntaskan tahapan seleksi penerimaan anggota Paskibraka dari 12 kecamatan sebanyak 35 orang.
Bahkan orang-orangnya sudah ditentukan dan tinggal menjalani Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) serta masa karantina, sebagaimana biasanya setiap tahun.
"Seragam dan perlengkapannya juga sudah terlanjut kita beli. Mengingat waktu yang tinggal sedikit, makanya harus segera dibelanjakan. Terakhir Paskibraka ditiadakan secara nasional," ungkap Andi.
Selain itu, Disparpora telah menggunakan sebagaian anggaran yang dialokasikan untuk Paskibraka ini selama tahap seleksi dan perekrutan.
Tentu penggunaan itu tetap harus dipertanggungjawabkan dan sisa anggaran lainnya akan kembali ke Kas Daerah (Kasda).
Seragam yang terlanjur dibeli akan disimpan sebagai aset dan berharap bisa dipergunakan tahun depan.
"Jika dikatakan sedih, mereka (Paskibraka) pasti sedih. Kami juga seperti itu. Tapi mau bagaimana lagi, memang kebijakannya secara nasional," tutupnya.
Sumber: tribunpekanbaru.com
komentar Pembaca