Rabu, 03 Jun 2026
  • Home
  • Nusantara
  • Antisipasi Penyebaran Virus Corona, Satgas Covid-19 Pantau Orang Masuk ke Kabupaten Siak di 9 Posko

Antisipasi Penyebaran Virus Corona, Satgas Covid-19 Pantau Orang Masuk ke Kabupaten Siak di 9 Posko

admin
Sabtu, 02 Mei 2020 09:52
Istana Asserayah Hasyimiyah Siak atau yang lebih dikenal dengan Istana Siak
SIAK - Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid 19 Kabupaten Siak mendirikan 9 posko pantau di titik perbatasan Siak.
Setiap orang yang masuk ke Siak bakal diperiksa dan dicatat, serta bagi yang melintas dilakukan pemeriksaan.

Wakil Kepala Sekretariat Posko Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Siak, Leonardus Budhi Yuwono mengatakan 9 titik pos pantau ini tersebar di jalan lintas dan pintu-pintu masuk wilayah Kabupaten Siak.

Sebanyak 5 posko pola maksimal dan 4 posko pola minimal.

"Yang membedakannya jumlah personel, di pokso pola maksimal sebanyak 11 orang dan posko pola minimal sebanyak 7 orang personel," kata Budhi, panggilan akrabnya, Jumat (1/5/2020).

Personel posko diisi oleh personel TNI, Polri, tenaga medis, Perhubungan, Satpol PP dan BPBD.

Posko-posko tersebut berada di beberapa lokasi yakni :

1. Depan kantor Camat Kerinci Kanan

2. Simpang Bukit Agung Kerinci Kanan

3. Kampung Tengah Maredan

4. Jalan PT SIR Perawang

5. Simpang Perawang Minas

6. Simpang Libo, Kandis

7. Simpang Belutu, Kandis

8. Sabak Auh

9. Jembatan Tengku Agung Latifah

Pendatang dari Pangkalan Kerinci, Pelalawan menuju Siak akan melewati Posko Pantau di Kerinci Kanan.

Setiap kendaraan diberhentikan dan diperiksa sopir dan penumpang.

Bagi orang yang tinggak di Siak untuk 1 hari atau lebih bakal langsung dicatat.

Begitu pula dari pintu lain, seperti pendatang dari Pekanbaru diperiksa di Maredan, dari Medan, Dumai dan Duri diperiksa di Kandis dan dari Dumai dan Bengkalis diperiksa di Sabak Auh.

"Pos pantau ini dibuat untuk mengantisipasi agar wabah Corona ini tidak menyebar ke warga Siak," kata Budhi.

Menurut Budhi, kegiatan itu adalah upaya untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19 di kabupaten Siak.

Kegiatan itu akan aman terlaksana maka perlu kerjasama dari masyarakat.

"Kami terus berupaya mencegah penyebaran covid-19. Termasuk terus menghimbau warga melakukan physical distancing," katanya.

Budhi juga mengingatkan, apabila ada keluarga atau tetangga yang mengalami gejala terinfeksi corona segera lapor ke pos-pos kesehatan terdekat.

Pada Jumat (1/5/2020), jumlah Orang Dalam Pemantauan (ODP) sebanyak 3.414 orang.

Rinciannya adalah, tanpa gejala 19 orang, dalam pemantauan 1.141 orang dan selesai pemantauan 2.254 orang.

Sedangkan PDP 34 orang, yang dirawat sebanyak 17 orang, meninggal 6 orang, sembuh sembuh 10 orang, positif nol.

Sumber: tribunsiak.com

komentar Pembaca

Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.