Sabtu, 20 Jun 2026

Olahraga

Marc Marquez Fokus Menang Bukan Kejar Rekor

PT.SPIRIT INTI MEDIA
Jumat, 15 Agu 2025 15:05
Berita satu.com
Pemimpin klasemen MotoGP, Marc Marquez, menegaskan motivasi terbesarnya adalah meraih kemenangan, bukan sekadar mengejar rekor. Akhir pekan ini, ia bertekad menaklukkan Red Bull Ring, salah satu dari empat sirkuit yang belum pernah ia menangi di kelas utama.

Marquez nyaris menang di Spielberg saat masih bersama Honda, tetapi tiga kali kalah tipis dari motor Ducati, yakni Andrea Dovizioso (2017 dan 2019) serta Jorge Lorenzo (2018), semuanya dengan selisih kurang dari 0,2 detik.

“Saya kalah 3-4 kali dari motor merah! Sekarang saya mengendarai motor merah, jadi mari kita lihat apakah kami bisa mencapainya,” ujar Marquez, Kamis (14/8/2025). 

“Tentu saja kami akan mencoba menang, tapi target utama adalah menjaga momentum seperti balapan terakhir. Itu prioritas, bukan segalanya,” kata pembalap berusia 32 tahun itu.

Bersama Ducati GP25, Marquez telah memenangi delapan dari 12 grand prix musim ini dan sedang dalam tren 10 kemenangan beruntun termasuk sprint race. Hasil impresif itu memberinya keunggulan 120 poin atas adiknya, Alex Marquez (Gresini).

“Dengan keunggulan seperti ini, satu-satunya yang bisa kehilangan gelar adalah dirimu sendiri,” kata Marquez. 

Menurut Marquez, dia harus mengendalikan diri di beberapa balapan, karena tidak mungkin selalu jadi yang tercepat setiap sesi. "Namun mentalitas saya tetap sama, yaitu melakukan yang terbaik tiap pekan,” dia menambahkan.

Marquez kini semakin dekat dengan kemenangan ke-100 pada ajang grand prix, yang secara teori bisa diraih di Misano jika ia memenangi empat balapan beruntun mulai akhir pekan ini. Meski begitu, ia menegaskan tidak terobsesi dengan angka.

“Saya ingin mencapai 100 kemenangan dan percaya itu akan datang jika kami terus seperti ini. Namun, saya tidak pernah terobsesi pada jumlah. Saya terobsesi untuk menang, kapan pun dan berapa pun jumlahnya. Kejuaraan adalah yang terpenting, dan saya tidak boleh terjebak ambisi menang di setiap balapan,” paparnya.

Secara matematis, Marquez bisa mengamankan gelar dunia kesembilannya di Misano, tetapi harus menggandakan keunggulannya menjadi 222 poin, sesuatu yang ia anggap mustahil.

“Yang penting adalah meraih gelar dan kapan pun itu tercapai,” tegasnya.

Sejak Red Bull Ring kembali ke kalender pada 2016, pembalap Ducati mendominasi dengan hanya dua kemenangan yang lepas. Rekan setim Marquez, Francesco Bagnaia, punya rekor lima kemenangan beruntun di Spielberg sejak 2023, tetapi musim ini baru menang sekali karena masalah pengereman dan masuk tikungan di GP25.***(Berita satu.com)
Sumber: Berita satu.com

Olahraga
Berita Terkait
  • Sabtu, 20 Jun 2026 11:44

    HMI Pekanbaru Desak Evaluasi Total MBG Hingga RUU TNI-Polri

    PEKANBARU (CAKAPLAH) - Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) melakukan unjuk rasa di depan Kantor DPRD Riau, Jumat (19/06/2026).Dalam aksi tersebut, HMI Pekanbaru menya

  • Sabtu, 20 Jun 2026 11:20

    Bawaslu Riau Konsolidasikan Demokrasi dengan Parpol, PAN Jadi Kunjungan Perdana

    PEKANBARU (CAKAPLAH) " Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Provinsi Riau memulai langkah konsolidasi demokrasi dengan partai politik. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya memperkuat kualitas demokrasi

  • Sabtu, 20 Jun 2026 11:17

    Aksi Simbolis 'Uang Receh' Jurnalis Riau Disambut Sikap Terbuka Kabid Humas Polda dan Berkomitmen Tingkatkan Sinergi

    PEKANBARU - Dinamika hubungan kemitraan antara awak media dan kepolisian menemui titik temu melalui ruang dialog tatap muka. Puluhan jurnalis yang bertugas di lingkungan Kepolisian Daerah Riau menyamp

  • Sabtu, 20 Jun 2026 11:03

    Pendaftaran Siswa Baru SMA dan SMK Riau Ditutup, Puluhan Ribu Pelajar Tunggu Hasil

    PEKANBARU - Tahapan Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) untuk jenjang SMA dan SMK Negeri di Provinsi Riau Tahun Ajaran 2026/2027 resmi ditutup Jumat (19/6/2026) pukul 13.00 WIB. Saat ini seluruh seko

  • Sabtu, 20 Jun 2026 11:00

    Din Syamsuddin Siap Jadi Penjamin Roy Suryo dan Dokter Tifa agar Tak Ditahan

    JAKARTA " Mantan Ketua Umum Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah, Din Syamsuddin, menyatakan kesiapannya menjadi penjamin bagi Roy Suryo dan Tifauzia Tyassuma atau Dokter Tifa yang berstatus tersangka,

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.