Target Persib di Samarinda
Selasa, 15 Sep 2015 09:06
Pada ISL musim 2011 dan 2012, Djanur yang mengarsiteki Pelita Jaya Purwakarta menang 2-0 dan 4-1 atas Persisam Putra Samarinda di Stadion Segiri Samarinda. Tapi lain cerita bagi Persib yang sulit menang di sana.
"Buat Persib mungkin banyak cerita yang tidak menguntungkan (main di sana). Tapi buat saya, saya punya pencapaian (positif) di sana," kata Djanur, Senin 14 September 2015.
Dalam laga melawan Pusam, ia pun berharap rekor manisnya kembali terulang yaitu menang di Stadion Segiri Samarinda. Sehingga Persib punya bekal untuk laga berikutnya di Bandung.
"Mudah-mudahan saja apa yang saya capai bisa tertular pada Persib," ungkapnya.
Ia pun menyatakan kesiapannya membawa Persib untuk menang di sana. Dari segi strategi, ia akan menyiapkannya sebaik mungkin. Ia juga berharap laga nanti benar-benar berjalan dengan fair play tanpa dinodai faktor non teknis.
Aksi Simbolis 'Uang Receh' Jurnalis Riau Disambut Sikap Terbuka Kabid Humas Polda dan Berkomitmen Tingkatkan Sinergi
PEKANBARU - Dinamika hubungan kemitraan antara awak media dan kepolisian menemui titik temu melalui ruang dialog tatap muka. Puluhan jurnalis yang bertugas di lingkungan Kepolisian Daerah Riau menyamp
Pendaftaran Siswa Baru SMA dan SMK Riau Ditutup, Puluhan Ribu Pelajar Tunggu Hasil
PEKANBARU - Tahapan Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) untuk jenjang SMA dan SMK Negeri di Provinsi Riau Tahun Ajaran 2026/2027 resmi ditutup Jumat (19/6/2026) pukul 13.00 WIB. Saat ini seluruh seko
Din Syamsuddin Siap Jadi Penjamin Roy Suryo dan Dokter Tifa agar Tak Ditahan
JAKARTA â€" Mantan Ketua Umum Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah, Din Syamsuddin, menyatakan kesiapannya menjadi penjamin bagi Roy Suryo dan Tifauzia Tyassuma atau Dokter Tifa yang berstatus tersangka,
Nekat Manipulasi Data Visa, Tiga WN Tiongkok Dideportasi
JAKARTA - Kantor Imigrasi Kelas I TPI Surabaya mendeportasi tiga warga negara Tiongkok setelah terbukti memalsukan data, dan memberikan keterangan tidak benar untuk memperoleh visa kunjungan bisnis da
MPR dan UNHAS Bahas Pasal 33 UUD 1945, Fokus pada Ekonomi Kerakyatan
Jakarta - Komisi Kajian Ketatanegaraan (K-3) MPR RI bersama Universitas Hasanuddin (UNHAS) menggelar Diskusi Konstitusi bertajuk 'Evaluasi implementasi Pasal 33 Undang-Undang Dasar Negara Republi