Opini
Eksistensi Ibu dengan Kejadian Manusia
Oleh: Fadmin P Malau
Minggu, 24 Des 2017 07:05
Dibalik peringatan Hari Ibu sesungguhnya ada makna yang sangat besar berkaitan dengan proses kejadian manusia di dunia ini. Lebih 14 abad yang lalu ketika belum ada tehnologi kedokteran, belum dipahami secara terbuka. Baru tahun 1677 ada tehnologi kedokteran dengan peralatan mikroskop ditemukan Hamm dan Leeuwenhoek yang merupakan ilmuwan pertama mengamati sel sperma manusia (spermatozoa).
Sesungguhnya pada 14 abad yang lalu itu Allah Swt telah berfirman dalam Al-Qur'an Surah Al-Mu'minun ayat 12 sampai dengan 14 yang artinya, "Dan sesungguhnya Kami telah menciptakan manusia dari suatu saripati (berasal) dari tanah. Kemudian Kami jadikan saripati itu air mani (yang disimpan) dalam tempat yang kokoh (rahim). Kemudian air mani itu Kami jadikan segumpal darah, lalu segumpal darah itu Kami jadikan segumpal daging, dan segumpal daging itu Kami jadikan tulang belulang, lalu tulang belulang itu Kami bungkus dengan daging. Kemudian Kami jadikan dia makhluk yang (berbentuk) lain. Maka Maha sucilah Allah, Pencipta Yang Paling Baik."
Ketika firman Allah Swt ini diterima Nabi Muhammad Saw 14 abad yang lalu kini manusia baru mengetahui makna sesungguhnya dari kejadian manusia itu. Apa yang ditemukan Hamm dan Leeuwenhoek, ilmuwan pertama mengamati sel sperma manusia (spermatozoa) itu kemudian tahun 1981 pada Konferensi Kedokteran ke-7 di Dammam, Arab Saudi, seorang Prof. Moore mengakui kejadian manusia itu sesuai dengan isi Surah Al-Mu'minun ayat 12 sampai dengan 14 dalam Al-Qur'an. Prof. Moore mengakui telah membuktikan bahwa proses kejadian manusia itu dari segumpal darah.
Segumpal darah dalam Bahasa Arab 'alaqah merupakan aliran darah dari ibu. Kata 'alaqah sesuatu yang menempel/tergantung. Embrio adalah fase 'alaqah, menggantung dan menempel pada rahim sang ibu.
Eksistensi (keberadaan) seorang ibu berperan penting dalam proses kejadian manusia. Bukan saja sekadar kejadian manusia akan tetapi dalam proses selanjutnya seorang ibu sangat berperan dalam menentukan kelangsungan hidup manusia di dunia ini.
Sesungguhnya eksistensi seorang ibu menjadi motivasi kuat dalam memperingati Hari Ibu pada 22 Desember setiap tahun. Memeringati Hari Ibu untuk menilai arti seorang ibu dalam kehidupan manusia. Ibu merupakan wanita yang baik. Manusia dilahirkan dari rahim seorang ibu. Rahim artinya kasih sayang maka manusia itu lahir dari kasih sayang seorang ibu.
Siapakah Ibu Itu?
Wajar setiap manusia di dunia ini menyayangi ibunya sebab proses manusia itu lahir dari kasih sayang seorang ibu. Nabi Muhammad Saw memberikan tiga kali penghormatan kepada ibu baru kemudian sekali kepada ayah. Tegasnya dalam ajaran agama Islam posisi ibu ditempatkan pada posisi yang sangat dihormati. Artinya tiga kali Nabi Muhammad Saw menyebut ibumu, ibumu, ibumu baru ayahmu.
Siapakah ibu itu? Ibu adalah orang yang melahirkan kita (manusia) sehingga tidak ada orang (manusia) di dunia ini yang tidak memiliki ibu, semua memiliki ibu. Ibu dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) artinya, wanita yang telah melahirkan seseorang, panggilan yang takzim kepada wanita baik yang sudah bersuami maupun yang belum. Ibu diartikan bagian yang pokok (besar, asal dan sebagainya). Ibu diartikan juga yang utama, yang terpenting.
Wanita yang baik disebut ibu. Hadist Nabi Besar Muhammad Saw yang artinya,"Bila satu negeri para wanitanya baik maka baiklah negeri itu tetapi sebaliknya bila tidak maka hancurlah negeri itu. Wanita itu tiang negara."
Wanita yang baik adalah ibu dan bila kembali kepada arti kata ibu dalam KBBI dapat diartikan bagian yang pokok, besar, asal, yang utama, yang terpenting. Wanita yang baik adalah seorang ibu dan ibu diartikan sebagai penentu segala sendi kehidupan di dunia ini.
Makna kata ibu dalam KBBI sesuai dengan Hadist Nabi Besar Muhammad Saw yang artinya, "Bila wanita-wanita atau ibu-ibu dalam satu negeri baik, maka akan baiklah negeri itu tetapi sebaliknya bila tidak maka hancurlah negeri itu."
Berdasarkan data medis dari ibu yang sehat akan melahirkan anak-anak yang sehat. Ibu yang pintar, cerdas akan melahirkan anak-anak pintar dan cerdas maka keberadaan ibu sangat penting. Sebuah kaum atau negara pasti mempersiapkan generasi yang baik, sehat, cerdas, beriman dan itu ada di tangan ibu yakni melahirkan, menyusui, mengasuh, membesarkan dan mendidik anak-anaknya agar menjadi manusia yang baik.
Sejalan dengan Hadist Nabi Besar Muhammad Saw yang artinya,"Surga itu ada di bawah telapak kaki ibu," maknanya langkah kaki seorang ibu menentukan jalan hidup anak-anaknya. Secara medis sudah terbukti ibu yang cerdas, ibu yang berakhlak mulia, ibu yang beriman dan bertaqwa kepada Allah Swt akan melahirkan anak-anak yang beriman dan berakhlak mulia, sopan santun dan penyayang.
Nabi Adam AS, manusia pertama diciptakan Allah Swt dari tanah dan kemudian Allah Swt menciptakan Siti Hawa dari tulang rusuk sebelah kiri Nabi Adam AS sehingga hidup Nabi Adam AS menjadi bermakna. Selanjutnya, Nabi Adam AS dan Siti Hawa hidup di bumi, berkembangbiak, berketurunan sampai hari ini penduduk bumi lebih dari enam miliar jiwa.
Setiap manusia lahir dari rahim ibu dalam keadaan lemah. Bayi itu disusui ibunya, secara perlahan tumbuh dan berkembang menjadi anak yang lincah. Seorang ibu mengasuh anaknya dengan kasih sayang dan anak itu terus tumbuh dan berkembang. Proses kehidupan manusia sepenuhnya ada di tangan ibu, perjalanan hidup anak manusia ada pada ibu, ada pada langkah kaki ibu sejalan dengan hadist Nabi Muhammad Saw yang artinya surga itu ada di bawah telapak kaki ibu.
Eksistensi (keberadaan) seorang ibu menjadi sangat penting bagi kehidupan manusia maka seorang ibu harus senantiasa pada kodrat wanita yang sesungguhnya, bertindak dan berbuat untuk yang mulia yakni melahirkan, membesarkan, mengasuh, mendidik putra-putri yang dilahirkannya agar menjadi putra-putri yang baik.
Tidak salah hadist Nabi Muhammad Saw menyerukan untuk menghormati ibu maka sampai tiga kali disebut Nabi Muhamad Saw ibumu, ibumu, ibumu dan baru ayahmu. Hal ini dikatakan Nabi Muhammad Saw ketika ditanya para sahabat, siapa yang paling dihormati di dunia ini.
Kejadian manusia sangat erat dengan seorang ibu karena Allah Swt telah menanamkan sifat rahman dan rahim-Nya dalam hati seorang ibu. Hal ini telah dibuktikan seorang peneliti dari Rockefeller University di New York yang berhasil menemukan sebuah gen yang bertanggungjawab memotivasi para ibu untuk melindungi, memberi makan dan membesarkan bayi yang dikandungnya.
Gen ini disebut gen ibu atau dalam bahasa ilmiah disebut dengan ER alpha atau estrogen receptor alpha. Menjadi kajian berikutnya bagi umat manusia tentang sifat Rahman dan Rahim yang dikatakan Allah Swt itu. Semakin berkembang tehnologi maka semakin jelas tentang kejadian manusia dan manusia itu sendiri. Tehnologi kedokteran membuktikan pada proses pemberian Air Susu Ibu (ASI) kepada bayi merupakan sebuah bentuk interaksi mesra dan penuh kasih sayang antara ibu dan anak.
Menurut penelitian medis perilaku dan sifat-sifat ibu akan tertular secara intensif kepada anak melalui ASI yang diberikan kepada bayi. Hal ini sejalan dengan Hadist Nabi Muhammad Saw yang artinya, "Tidak ada susu yang lebih baik bagi anak dari susu ibu."
Eksistensi seorang ibu sangat besar dan penting bagi kelangsungan masa depan manusia di dunia ini maka memaknai Hari Ibu bukan sekadar seremonial akan tetapi bagaimana mengimplementasikan eksistensi para ibu dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara. Memperingati Hari Ibu bermakna tentang kejadian manusia ke dunia, peran seorang ibu sangat menentukan. ***
Penulis adalah Dosen Fakultas Pertanian Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU) Medan.
sumber:analisadaily.com
Prabowo Akan Bangun Kota-Kota Baru, Tiap Wilayah Ada 100 Ribu Rumah untuk Buruh
JAKARTA - Presiden Prabowo Subianto akan membuat kota-kota baru di Indonesia, dimana setiap kota akan ada 100 ribu rumah. Rencana ini untuk memenuhi kebutuhan hunian untuk buruh.Demikia
Bawa Replika Rudal, Massa Buruh Geruduk Gedung DPR
JAKARTA - Massa buruh mulai mendatangi depan Gedung DPR RI, Jakarta Pusat, pada Hari Buruh Internasional, Jumat (1/5/2026) siang. Bahkan, di antara massa, ada yang rudal dan roket ke de
May Day Kondusif, Polres Inhu Tetap Siagakan Personel Dan Patroli Objek Vital
INHU - Peringatan Hari Buruh Internasional atau May Day di Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu) tahun ini berlangsung dalam suasana aman dan kondusif. Tidak adanya aksi yang berpotensi mengganggu ketertiba
Harga Minyak Dunia Hari Ini Anjlok Usai Cetak Rekor Tertinggi Kemarin
Penurunan ini terjadi setelah laporan menyebutkan bahwa militer Amerika Serikat (AS) akan memberikan masukan kepada Presiden Donald Trump. Harga minyak mengalami penurunan pada hari Kamis (Jumat wakt
Vivo T5 Series Resmi Meluncur di Indonesia, Intip Spesifikasi dan Harganya
JAKARTA �" vivo mambawa kembali lini T Series di Indonesia dengan menghadirkan vivo T5 Series dalam dua model: T5 dan T5 Pro. Lini T Series baru ini diposisikan sebagai perangkat all-roun