Jumat, 01 Mei 2026

Opini

Peran Perempuan Masa Kini

Oleh: Amrizal Nasution
Minggu, 24 Des 2017 07:24
internet
Ilustrasi

Perempuan sudah memiliki kesem­pat­an yang sama untuk berperan dalam hidup dan kehidupan, tidak ada lagi per­bedaan gender, diskriminasi dan sikap pembedaan lainnya walaupun di sisi yang lain perempuan terus menjadi korban ketidakadilan dan perlakuan sa­lah lainnya. Perempuan me­miliki pe­luang serta hak dan kewajiban yang sama dengan laki-laki untuk berpartisi­pasi di ber­bagai sektor kehidupan untuk ber­sama-sama membangun negara ini.

Berbagai peraturan pun telah dike­luar­kan yang bertujuan untuk memenuhi dan melindungi hak-hak perempuan se­perti Undang-Undang No.23 Tahun 2004 me­ngenai Penghapusan Kekerasan Da­lam Rumah Tangga (UU KDRT) dan per­aturan terkait lainnya. Perempuan kini semakin diperhitungkan kebera­da­an­nya di dunia khususnya di negeri ter­cinta Indo­nesia.

Namun tidak semua keadaan di atas di­­pahami oleh masya­rakat yang masih be­lum tahu atau menutup mata mengenai hak-hak kaum perempuan. Masih saja ba­nyak ditemui dalam masyarakat stigma bah­wa perempuan hanya diang­gap seba­gai pelengkap saja dalam ke­luarga dan ma­syarakat, tidak mempu­nyai peran ber­arti dan dianggap sebagai kaum yang le­mah. Kekerasan, perlakuan tidak me­nye­nang­kan, eksploi­tasi dan pele­cehan sek­sual, menjadi objek perda­gangan ma­nu­sia, diskriminasi dan tindakan salah lain­nya kerap menimpa pe­rempuan di negara ini.

Peran perempuan sering dinomordua­kan, dipandang sebelah mata dan tidak ja­rang malah terabaikan. Padahal bila me­lihat angka,jumlah perempuan di In­do­nesia saat ini lebih banyak daripada laki-laki, dengan data menunjukkan ang­ka se­banyak 50,3% dari total penduduk. Me­lihat data di atas, maka ini merupakan po­­tensi yang luar biasa bagi perempuan masa kini untuk berpartisipasi dan me­nun­jukkan bahwa perempuan bukan ha­nya pelengkap dalam keluarga dan ma­syarakat. Perempuan berhak untuk diper­lakukan sama dalam berbagai bidang kehidupan dengan laki-laki, perempuan berhak untuk mendapatkan perlindungan dan keadilan yang setara dengan kaum pria, berpar­tisipasi aktif memajukan negara ini.

Medan sebagai kota terbesar ketiga di Indonesia, pintu gerbang perekonomian di bagian Barat sudah selayaknya ber­benah demi menciptakan rasa aman dan ber­sahabat bagi kelompok anak dan pe­rem­puan, sebagai pihak yang paling ren­tan akan terjadinya berbagai tindak ke­jahatan. Catatan ini harus menjadi point penting para pemangku kepentingan di kota tercinta ini untuk menghilangkan ke­san seram terse­but. Bagaimana peng­ambil kebijakan menyikapi kondisi ini. Kita tunggu gebrakan jitu dari pemerintah kota Medan untuk menciptakan kota yang ramah dan aman bagi semua war­ganya, utamanya anak dan perempuan.

Peran Perempuan Masa Kini

Perempuan saat ini sudah mulai berorientasi global, aktif dan menjadi perempuan yang mandiri. Banyak kita dengar dan saksikan, perempuan menjadi tulang punggung keluarga, pengambil kebijakan di berbagai instansi, penda­pa­tannya bahkan melebihi suami sebagai ke­pala rumah tangga. Zaman sudah ber­ubah, kalau pada masa R.A.Kartini pe­rempuan ha­nya terbatas pada dapur, sumur dan kasus, maka saat sekarang ini perempuan menjelma menjadi sosok yang diperhi­tungkan keberadaannya. Sudah banyak yang men­jabat di berbagai posisi penting di Republik ini, di berbagai perusahaan dan lainnya. Tetapi tentu itu semua tidak me­ngubah kodrat perem­puan sebagai seorang ibu bagi anak-anaknya dan istri bagi suaminya.

Tidak terbantahkan memang adagium yang menyatakan apabila baik perem­puan­nya maka baiklah negara tersebut, begitu sebaliknya. Ini menunjukkan be­sarnya pengaruh perempuan dalam maju mun­durnya suatu negara. Tinggal bagai­mana negara memfungsikan peran pe­rem­puan di berba­gai bidang kehidup­an, de­ngan membuka lebar semua sektor ke­hidupan untuk dinikmati dan diakses oleh perempuan dan menjamin keaman­an dan kenyamanan bagi warganya khu­susnya perempuan dan anak.

Saat sekarang ini tidak bisa dipungkiri kota Medan belum benar-benar aman dari tindak kekerasan terhadap perem­puan. Hampir setiap hari kita dengar pe­ram­pokan, penculikan, peng­ania­yaan, pemerkosaan, pembunuhan dan perlaku­an salah lainnya menimpa banyak perem­puan di kota ini. Contohnya perampokan se­makin marak terjadi di Medan dan kebanyakan korbannya adalah perem­puan. Medan belum menjadi kota yang aman terhadap perempuan. Mengapa kita sering meng­abaikan kenyataan ini? Ja­ngan sampai kota Medan terus mendapat­kan peringkat tertinggi untuk hal-hal yang tidak mem­banggakan. Peran pemerintah kota Me­dan, aparat keamanan, seluruh stakehol­der beserta masyarakat luas sangat ditung­gu demi terwujudnya kota Medan yang ramah dan aman.

Pemerintah kota Medan beserta stakehol­der terkait harus bekerja keras me­wu­judkan kota Medan benar-benar kota yang aman dan ramah bagi semua orang uta­manya pe­rem­puan dan anak di segala bi­dang. Me­ningkatkan peran PKK atau ke­lompok pe­rempuan mulai dari tingkat ter­kecil di ke­luarga, lingkungan, kelura­han, kecamatan sam­pai kota, dengan me­la­kukan sosialisasi me­ngenai peran pe­rem­puan. Pengem­ba­ngan ekonomi dan mem­beri kemudahan da­lam pelayanan ke­seha­tan bagi kaum pe­rempuan. Mem­buka akses informasi dan pen­didi­kan yang seluas-luasnya kepada perem­puan untuk me­ngem­bangkan ke­mam­­puan­nya, misal­nya pem­berian beasis­wa dan juga pelatihan ketrampilan.

Menyediakan fasilitas khusus bagi pe­rempuan, misalnya tempat menyusui di lingkungan perkantoran baik peme­rin­tahan dan swasta, di rumah sakit, tempat pu­blik dan lainnya. Ruang terbuka hijau pun selain ramah terhadap anak juga ha­rus ramah terhadap perempuan. Pe­me­rintah kota Medan pun harus peduli, men­siagakan petugasnya bekerja sama dengan aparat kepolisian di setiap taman kota, jalan-jalan kota, sarana transportasi publik, pusat pendidikan, sarana kesehat­an, tempat-tempat publik seperti mal, pusat perbelanjaan dan lainnya. Ini semua bertujuan untuk mem­berikan rasa aman dan meminimalisir terjadinya tindak kekerasan terhadap perempuan.

Penutup

Perempuan adalah tiang negara, dan itu tidak bisa dipung­kiri. Medan sudah saatnya berbenah, jangan sampai lagi mendapatkan predikat yang tidak menye­nang­kan itu. Medan harus menjadi kota yang ramah dan aman terhadap masya­ra­katnya. Berdasarkan hal tersebut, maka sangat besar ha­rap­an kaum perempuan terhadap pemerintah kota Medan beserta seluruh pemangku kepentingan bersama-sama de­ngan seluruh lapisan masyarakat, untuk mewujudkan kota Medan yang ra­mah dan aman terhadap perempuan. Ke­sem­patan yang sama dengan kaum pria, untuk berpartisipasi dalam segala bidang, dengan tetap tidak melupakan kod­ratnya sebagai seorang perempuan.

Sudah begitu banyak penghargaan yang diterima kota tercinta ini. Kalau tahun lalu Medan sudah memperoleh predikat Kota Layak Anak, maka tahun ini Medan juga harus mendapatkan pre­di­kat Kota Ramah Perempuan. Ja­ngan sia-siakan harapan dan kepercayaan yang diamanahkan masyara­kat kepada peme­rin­tah, dan jangan sampai ada lagi survei yang menempatkan Medan sebagai kota yang tidak aman di sektor apapun itu. Ber­sama kita bangun kota Me­dan ter­cinta.***

Penulis adalah staf pada Yayasan Pusaka Indonesia Medan

sumber:analisadaily.com

Opini
Berita Terkait
  • Jumat, 01 Mei 2026 16:21

    Prabowo Akan Bangun Kota-Kota Baru, Tiap Wilayah Ada 100 Ribu Rumah untuk Buruh

    JAKARTA - Presiden Prabowo Subianto akan membuat kota-kota baru di Indonesia, dimana setiap kota akan ada 100 ribu rumah. Rencana ini untuk memenuhi kebutuhan hunian untuk buruh.Demikia

  • Jumat, 01 Mei 2026 16:18

    Bawa Replika Rudal, Massa Buruh Geruduk Gedung DPR

    JAKARTA - Massa buruh mulai mendatangi depan Gedung DPR RI, Jakarta Pusat, pada Hari Buruh Internasional, Jumat (1/5/2026) siang. Bahkan, di antara massa, ada yang rudal dan roket ke de

  • Jumat, 01 Mei 2026 16:17

    May Day Kondusif, Polres Inhu Tetap Siagakan Personel Dan Patroli Objek Vital

    INHU - Peringatan Hari Buruh Internasional atau May Day di Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu) tahun ini berlangsung dalam suasana aman dan kondusif. Tidak adanya aksi yang berpotensi mengganggu ketertiba

  • Jumat, 01 Mei 2026 15:26

    Harga Minyak Dunia Hari Ini Anjlok Usai Cetak Rekor Tertinggi Kemarin

    Penurunan ini terjadi setelah laporan menyebutkan bahwa militer Amerika Serikat (AS) akan memberikan masukan kepada Presiden Donald Trump. Harga minyak mengalami penurunan pada hari Kamis (Jumat wakt

  • Jumat, 01 Mei 2026 10:39

    Vivo T5 Series Resmi Meluncur di Indonesia, Intip Spesifikasi dan Harganya

    JAKARTA ï¿½" vivo mambawa kembali lini T Series di Indonesia dengan menghadirkan vivo T5 Series dalam dua model: T5  dan T5 Pro. Lini T Series baru ini diposisikan sebagai perangkat all-roun

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.