- Home
- Pendidikan
- Disdik Siak Diminta Tingkatkan Pengawasan
Dana BOS Rawan Penyelewengan
Disdik Siak Diminta Tingkatkan Pengawasan
Laporan : Sahril Ramadhana
Selasa, 15 Des 2015 14:08
SIAK - Dengan besarnya kucuran dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) tahun 2015 di kabupaten Siak, yang mencapai Rp 70 milyar, diharapkan pihak Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Siak bisa lebih maksimal dalam melakukan pengawasan terhadap penggunaan dana BOS tersebut.
Sehingga nantinya pihak sekolah yang mendapatkan dana BOS tidak timbul permasalahan, seperti yang pernah terjadi di salah satu sekolah menengah kejuruan di Siak beberapa waktu lalu.
"Kami selaku masyarakat sangat berharap kepada pihak Disdik Siak, selaku instansi yang menaungi masalah penggunaan dana BOS, agar lebih maksimal dalam memonitoring penggunaan dana BOS itu di setiap sekolah. Sehingga nantinya tidak terjadi lagi penyimpangan. Seperti yang pernah terjadi belum lama ini di salah satu sekolah di Siak," ujar Iwan, salah seorang warga Siak.
Menanggapi hal tersebut, manager BOS Disdik Siak Rustami menuturkan, bahwasanya setiap sekolah penerima dana BOS itu telah dihimbau agar menggunakan dana BOS sesuai Teknis yang telah ditetapkan oleh Kementerian.
"Terkait penggunaan dana BOS itu, setiap sekolah sudah diimbau agar menggunakan dana tersebut sesuai teknis, dan kiranya ada penyimpangan dalam penggunaannya di lapangan. Berarti pihak sekolah itu sendiri yang membandel," jelas Rustami, Selasa (15/12/2015).
Lebih lanjut ia menjelaskan, berdasarkan Juknisnya, ada 13 item yang dibolehkan pada penggunaan dana BOS itu, diantaranya untuk rehap ringan sekolah, honorium tenaga pengajar, serta untuk keperluan operasional bagi siswa kurang mampu. Dan tidak boleh digunakan untuk pembangunan fasilitas baru.
Saat ditanya, besarnya dana BOS yang telah dikucurkan ke seluruh sekolah di Siak pada tahun 2015 ini. Rustami menyebutkan sekitar Rp70 milyar untuk tingkat SD dan SMP. Sedangkan untuk tingkat SMA dan SMK dirinya mengaku tidak tau.
"Dana BOS yang sudah dikucurkan hingga tahap akhir tahun 2015 ini, untuk di tingkat SD sebesar Rp48,6 milyar lebih. Dan untuk tingkat SMP sebesar Rp21,7 milyar lebih, yang jumlah total keseluruhannya sebesar Rp70 milyar," tandasnya. (RIL)
Pendidikan
7 Fakta BI Rate Naik Lagi Jadi 5,75 Persen
JAKARTA - Bank Indonesia (BI) telah memutuskan untuk menaikkan suku bunga acuan atau BI Rate sebesar 25 basis poin menjadi 5,75 persen. Keputusan ini ditetapkan dalam Rapat Dewan Gubernur Bank In
PLN Percepat Pemulihan Pembangkit, Pasokan Batu Bara Diperkuat
JAKARTA â€" PT PLN (Persero) terus mempercepat langkah-langkah pengamanan keandalan sistem kelistrikan, khususnya di Pulau Jawa, melalui percepatan pemulihan pembangkit yang mengalami gangguan op
Ngeri! Wanita 52 Tahun Kena Kanker Kulit Karena Sering Menicure
JAKARTA - Perawatan kuku dengan cat gel dan lampu UV memang menjadi tren kecantikan yang digemari banyak wanita. Namun, sebuah laporan medis mengungkap kasus mengejutkan seorang wanita berusia 52
Tiba-Tiba Panik Lupa Matiin Kompor hingga Kunci Pintu saat Pergi? Ini Penjelasan Medisnya dari Dokter
JAKARTA â€" Pernah merasa panik di tengah perjalanan karena tiba-tiba ragu apakah kompor sudah dimatikan atau pintu rumah sudah dikunci? Meski sering dikaitkan dengan gejala pikun, kond
Tips Pakai Rosemary Oil untuk Perawatan Rambut, Biar Optimal
JAKARTA â€" Rosemary oil semakin populer sebagai salah satu bahan alami untuk membantu menjaga kesehatan rambut dan mengurangi kerontokan. Namun, tidak sedikit orang yang merasa hasil p