Sabtu, 02 Mei 2026

6.000 Sekolah Sudah Daftar SNMPTN

Senin, 25 Jan 2016 14:57
Ilustrasi (Dok Okezone)
JAKARTA - Sepekan setelah peluncuran seleksi nasional masuk perguruan tinggi negeri (SNMPTN) 2016, tercatat sudah 6.000 sekolah yang mendaftar. Panitia masih menunggu 15 ribu sekolah lagi untuk segera mengisi PDSS hingga 20 Februari.

Koordinator Kelompok Kerja Hubungan Masyarakat (Pokja Humas) SNMPTN-SBMPTN 2016 Bambang Hermanto mengatakan, hingga akhir pekan tercatat ada lebih dari 6.000 sekolah yang telah mengisi Pangkalan Data Sekolah dan Siswa (PDSS). Berdasarkan data sejak PDSS ini dikembangkan 2013 lalu telah terdaftar 21.970 sekolah yang mengisi. Dengan demikian masih lebih dari 15 ribu sekolah yang belum mengisi kembali data siswa terakhir.

"Kami harapkan hingga batas waktu pengisian dan verifikasi 20 Februari nanti seluruh sekolah dan siswa telah dapat menyelesaikan tahapan ini. Sehingga bagi siswa yang dinyatakan dapat mendaftar SNMPTN dapat mendaftar dengan tenang pada 29 Februari-12 Maret," katanya.

‎Bambang menjelaskan, data panitia menunjukkan, sekolah dari Jawa Barat adalah yang terbesar yang sudah mendaftar PDSS. Disusul Jawa Timur, Banten dan Jawa Tengah. Sekalipun kecil, tutur Bambang, seluruh sekolah dari seluruh provinsi telah mengisi semua termasuk dari provinsi di Indonesia timur. Kemungkinan besar sekolah yang belum mengisi PDSS masih konsolidasi internal di sekolah masing-masing. Menurut dia, masalah yang terbesar yang menjadi pertanyaan sekolah ialah problem terkait penerapan kurikulum.

Dia menjelaskan, sekolah berkewajiban mengisi PDSS dengan lengkap dan benar, serta mendorong dan mendukung siswa dalam proses pendaftaran. Sebab dalam kerangka integrasi pendidikan menengah dengan pendidikan tinggi, sekolah diberi peran dalam proses seleksi SNMPTN dengan asumsi bahwa sekolah sebagai satuan pendidikan dan guru sebagai pendidik selalu menjunjung tinggi kehormatan dan kejujuran sebagai bagian dari prinsip pendidikan karakter.

"PDSS merupakan basis data yang berisikan rekam jejak kinerja sekolah dan prestasi akademik siswa," terangnya.

(okezone.com)
Pendidikan
Berita Terkait
  • Sabtu, 02 Mei 2026 22:26

    Salurkan Beasiswa Nasional, Langkah BNI Dukung Pemerataan Pendidikan

    JAKARTA - PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI terus memperkuat komitmennya terhadap peningkatan kualitas pendidikan di Indonesia, sejalan dengan semangat Hari Pendidikan Nasional (Har

  • Sabtu, 02 Mei 2026 22:24

    Harga BBM BP dan Vivo Naik Jadi Rp30.890 per Liter di Mei 2026, Pertamina Kapan?

    JAKARTA - Harga BBM di SPBU swasta seperti Vivo dan BP naik pada 1 Mei 2026. SPBU Vivo dan BP kompak menaikkan harga BBM menjadi Rp30.890 per liter.Vivo menaikkan harga BBM jenis Primus Diesel Pl

  • Sabtu, 02 Mei 2026 22:21

    Menko Yusril Tegaskan Fungsi Komnas HAM Tak Bisa Diambil Pemerintah

    JAKARTA â€" Menteri Koordinator Bidang Hukum, HAM, Imigrasi, dan Pemasyarakatan, Yusril Ihza Mahendra, menegaskan bahwa posisi Komnas HAM harus diperkuat. Ia menilai fungsi pengawasan dan penegak

  • Sabtu, 02 Mei 2026 22:05

    23 Calon Jemaah Haji Gagal Berangkat, Ketahuan Pakai Visa Nonprosedural

    JAKARTA â€" Direktorat Jenderal Imigrasi kembali menunda keberangkatan calon jemaah haji asal Indonesia yang menggunakan visa nonprosedural. Kali ini, sebanyak 23 orang dicegah berangkat saat hen

  • Sabtu, 02 Mei 2026 22:03

    May Day di Jakarta, Ratusan Aktivis hingga Pejabat Negara Serukan Kesejahteraan Buruh

    JAKARTA - Ratusan aktivis lintas generasi, tokoh nasional, serta sejumlah pejabat pemerintahan menghadiri peringatan Hari Buruh Internasional yang digelar di Jakarta, Jumat 1 Mei 2026.Kegiatan te

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.