Sabtu, 02 Mei 2026
- Home
- Pendidikan
- Disdik Pelalawan Riau Sebar Spanduk Larang Konvoi & Coret-coret, Kelulusan SMP Diumumkan Jam 4 Sore
Disdik Pelalawan Riau Sebar Spanduk Larang Konvoi & Coret-coret, Kelulusan SMP Diumumkan Jam 4 Sore
admin
Jumat, 05 Jun 2020 16:12
PANGKALAN KERINCI - Hari ini, Jumat (5/6/2020), Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Pelalawan Riau menjadwalkan pengumuman kelulusan siswa kelas IX atau kelas lll Sekolah Menengah Pertama (SMP) sederajat.
Berdasarkan Daftar Nominasi Tetap (DNT) peserta ujian kelas IX se-Kabupaten Pelalawan yang miliki Disdik, siswa yang menghadapi kelulusan mencapai 6.192 orang.
Jumlah itu berasal dari 95 sekolah SMP sederajat dengan rincian sekolah SMP negeri dan swasta sebanyak 71 sekolah, kemudian MTS negeri dan swasta mencapai 24 sekolah.
"Pengumuman dijadwalkan pukul 16.00 wib ini. Itu serentak di semua sekolah SMP sederajat yang jumlahnya 95 sekolah," terang Kepala Bidang Pembinaan SMP Disdik Pelalawan, Yasri Budu, kepada tribunpekanbaru.com, Jumat (5/6/2020).
Pengumuman kelulusan dilakukan secara online atau media daring, dari pihak sekolah kepada orangtua siswa atau siswa yang bersangkutan.
Peserta didik diminta untuk tetap berada di rumah dan tak perlu datang ke sekolah menerima pengumuman, seperti tahun-tahun sebelumnya.
Untuk menghindari kerumunan atau keramaian yang berpeluang menyebarkan virus corona, seperti anjuran pemerintah.
Disdik, kata Yasri Budu, melarang keras adanya aksi selebrasi kelulusan secara berlebihan oleh para siswa seperti tahun-tahun sebelumnya.
Spanduk berisi imbauan untuk tidak konvoi, coret-coret, dan berkumpul telah disebar di sekolah-sekolah sebagai peringatan kepada murid yang lulus.
"Larangan itu sudah kita sampaikan melalui spanduk yang ditempel di sekolah-sekolah. Apalagi ini masih pandemi Covid-19, tidak baik seperti itu," tandas Yasri.
Kepala Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) 1 Pangkalan Kerinci, Abu Tohir menyebutkan, pengumuman kelulusan dijadwalkan pukul 4 sore nanti.
Berkas kelulusan dikirim melalui aplikasi perpesanan What's App dari wali kelas yang bersangkutan ke murid masing-masing.
Sehingga tidak ada pertemuan siswa dengan guru atau aktivitas berkumpul di sekolah.
"Pengumumannya dikir langsung ke WA. Semua wali kelas sudah punya nomor WA siswa atau orangtuanya," tutur Abu Tohir.
Ia menjelaskan, jumlah siswa kelas lll di SMPN 1 Pangkalan Kerinci mencapai 399 orang sesuai DNT.
Sebelumnya ada 400 siswa pada da sementara, namun lantaran seorang murid perempuan tidak masuk sejak semester lima awal, jadi dinyatakan Drop Out (DO) atau keluar dari sekolah.
Sumber: tribunpelalawan.com
komentar Pembaca