- Home
- Pendidikan
- Gelar Seminar, STAI Tuanku Tambusai Sudah Siap Hadapi MEA Tahun 2016
Gelar Seminar, STAI Tuanku Tambusai Sudah Siap Hadapi MEA Tahun 2016
Laporan : Fahrin Waruwu
Senin, 11 Jan 2016 10:26
ROKAN HULU - Untuk menghadapi Masyarakat Ekonomi Asean (MEA) tahun 2016 Sekolah Tinggi Agama Islam Tuanku Tambusai Pasir pengarayan Kabupaten Rokan Hulu Provinsi Riau gelar Seminar Minggu (10/1/2016) dengan mendatangkan nara sumber Prof. dr. dhairulnas Rajab M.Ag dan dalam seminar itu Ketua STAI Hasbi Abduh mengatakan kalau mahasisa/i sudah siap menghadapi terutama di bidang pendindidikan islam di Rohul.
Kegiatan seminar itu ditaja oleh Dewan Mahasiswa (Dema) Tuanku Tambusai yang dilaksanakan di hotel sapadia Minggu (10/1/2016) turut hadir Ketua STAI Tuanku Tambusai Hasbi Abduh beserta Dosennya, perwakilan mahasiswa dari universitas yang berada di Rohul dan seluruh mahasiswa STAI Tuanku Tambusai dan kegiatan seminar hanya satu hari saja mengingat keterbatasan anggaran panitia pelaksana.
Dalam kesempatan itu, Ketua STSI Tuanku Tambusai Hasbi Abduh mengatakan untuk pendidikan di STAI sendiri sudah siap mengahadapi masuknya pasar Masyarakat Ekonomi Asean (MEA) tahun 2016 ke Indonesia termasuk di Rokan Hulu
MEA, tidak akan berpengaruh besar terhadap pendidikan Islam, karena STAI sendiri mahasiswa/inya sudah mengikuti pembelajaran tentang agama sebagai kesiapan menghadapi MEA tersebut, kita gelar seminar sehingga para mahasiswa tidak tertidur lengah dan ketinggalan informasi, dan masyarakat rohul tidak tertindas dengan masuknya pasar Asean ke negeri seribu suluk ini
"Menghadapi MEA itu, STAI telah mempersiapkan diri dengan memantapkan Ajaran-ajaran Rasulullah sehingga warga luar yang berada di negeri ini merasa aman dan nyaman. Msekipun sebagian besar yang masuk ke negeri ini bukan mayoritas muslim melainkan ada non muslim," kata Ketua STAI Tuanku Tambusai kabupaten Rokan Hulu.
Sementara Ketua Dewan Mahasiswa (Dema) atau Badan Eksekutif Mahasiswa STAI Tuanku Tambusai, Indra Saputra mengatakan, seminar ini juga bertujuan untuk mengetahui kembali sejarah agama islam kepada seluruh mahasiswa dalam menghadapi MEA dan merupakan perang pertama dan kesan pertama diawal tahun 2016 hal ini juga sebagai wancana untuk memajukan intelektual mahasiswa dalam konsep islam.
MEA tidak akan berpengaruh, karena menghadapi bukan hanya dilakukan oleh STAI namun pemerintah rohul sejauh ini juga telah mempersiapkan diri dengan berbagai kebijakan dengan membuat rancangan keislaman itu sendiri, " selain itu tidak hanya STAI sendiri yang mempunyai perguruan tentang agama islam. "dalam kegiatan ini juga melibatkan insitut desain quran dan stik rokaniah," pungkasnya. (fah)
Pendidikan
Prabowo Akan Bangun Kota-Kota Baru, Tiap Wilayah Ada 100 Ribu Rumah untuk Buruh
JAKARTA - Presiden Prabowo Subianto akan membuat kota-kota baru di Indonesia, dimana setiap kota akan ada 100 ribu rumah. Rencana ini untuk memenuhi kebutuhan hunian untuk buruh.Demikia
Bawa Replika Rudal, Massa Buruh Geruduk Gedung DPR
JAKARTA - Massa buruh mulai mendatangi depan Gedung DPR RI, Jakarta Pusat, pada Hari Buruh Internasional, Jumat (1/5/2026) siang. Bahkan, di antara massa, ada yang rudal dan roket ke de
May Day Kondusif, Polres Inhu Tetap Siagakan Personel Dan Patroli Objek Vital
INHU - Peringatan Hari Buruh Internasional atau May Day di Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu) tahun ini berlangsung dalam suasana aman dan kondusif. Tidak adanya aksi yang berpotensi mengganggu ketertiba
Harga Minyak Dunia Hari Ini Anjlok Usai Cetak Rekor Tertinggi Kemarin
Penurunan ini terjadi setelah laporan menyebutkan bahwa militer Amerika Serikat (AS) akan memberikan masukan kepada Presiden Donald Trump. Harga minyak mengalami penurunan pada hari Kamis (Jumat wakt
Vivo T5 Series Resmi Meluncur di Indonesia, Intip Spesifikasi dan Harganya
JAKARTA �" vivo mambawa kembali lini T Series di Indonesia dengan menghadirkan vivo T5 Series dalam dua model: T5 dan T5 Pro. Lini T Series baru ini diposisikan sebagai perangkat all-roun