- Home
- Pendidikan
- Jurus Jitu ITS Hadapi MEA
KAMPUS
Jurus Jitu ITS Hadapi MEA
Senin, 04 Jan 2016 10:31
Persiapan menghadapi MEA juga sudah dilakukan oleh Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS). Ketua Senat Akademis ITS, Profesor Ir Priyo Suprobo M.Sc, Ph.D, menuturkan bahwa salah satu strategi ITS menghadapi MEA yakni melakukan internasionalisasi, mulai kurikulum hingga kualitas lulusan yang mampu bersaing secara global.
Sedangkan Rektor ITS, Profesor Joni Hermana M.Sc, E.S, Ph.D, berpendapat kehadiran MEA patut disikapi dengan bijaksana. Sebab, jangan sampai anak bangsa tak bisa bersaing di negeri sendiri.
"Padahal, MEA menuntut kita untuk membuktikan sejauh mana dapat menjadi tuan rumah di negeri sendiri, namun tetap mampu bersaing di negeri orang," ujarnya, sebagaimana dikutip dari laman resmi ITS, Senin (4/1/2016).
ITS, kata Joni, sudah memiliki empat jurusan yang terakreditas ASEAN University Network (AUN). Dia menuturkan, akreditasi institut secara internasional tersebut menjadi salah satu langkah strategis ITS supaya kampusnya bisa disejajarkan dengan universitas lain yang ada di ASEAN.
Pria yang meraih gelar S-3 di Inggris ini menjelaskan, ITS yang sudah dinobatkan sebagai perguruan tinggi badan hukum (PTN-BH) dituntut untuk masuk jajaran universitas kelas dunia. Namun, cita-cita itu masih mengalami kendala lantaran keterbatasan biaya, khususnya dalam melakukan penelitian.
"ITS pun dituntut melakukan inovasi dan kreativitas menghadapi tantangan tersebut. Kita berusaha melakukan kolaborasi riset dengan universitas luar negeri. Jadi, kita mengusulkan ide dan mereka membantu melakukan penelitian," paparnya.
Selain langkah kolaborasi, Joni juga mendorong para mahasiswa untuk memersiapkan diri, salah satunya mengikuti sertifikasi profesi insinyur yang sedang digarap Persatuan Insinyur Indonesia (PII).
"Mahasiswa juga harus membekali diri dengan attitude dan soft skill yang baik, termasuk kemampuan berbahasa dan berkomunikasi. Caranya, banyak berinteraksi dengan mahasiswa asing, maupun mengikuti seminar dan kegiatan sosial. Kegiatan kaderisasi juga harus mendukung hal ini," ucap pria kelahiran Bandung tersebut.
Joni menambahkan, ITS telah banyak bekerja sama dengan institusi asing demi menjalankan beberapa program pertukaran pelajar dan double degree. "Dengan program double degree, mahasiswa tetap dapat memperoleh kualitas pendidikan yang baik meski dengan sarana terbatas," tukasnya. (ira)
Prabowo Akan Bangun Kota-Kota Baru, Tiap Wilayah Ada 100 Ribu Rumah untuk Buruh
JAKARTA - Presiden Prabowo Subianto akan membuat kota-kota baru di Indonesia, dimana setiap kota akan ada 100 ribu rumah. Rencana ini untuk memenuhi kebutuhan hunian untuk buruh.Demikia
Bawa Replika Rudal, Massa Buruh Geruduk Gedung DPR
JAKARTA - Massa buruh mulai mendatangi depan Gedung DPR RI, Jakarta Pusat, pada Hari Buruh Internasional, Jumat (1/5/2026) siang. Bahkan, di antara massa, ada yang rudal dan roket ke de
May Day Kondusif, Polres Inhu Tetap Siagakan Personel Dan Patroli Objek Vital
INHU - Peringatan Hari Buruh Internasional atau May Day di Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu) tahun ini berlangsung dalam suasana aman dan kondusif. Tidak adanya aksi yang berpotensi mengganggu ketertiba
Harga Minyak Dunia Hari Ini Anjlok Usai Cetak Rekor Tertinggi Kemarin
Penurunan ini terjadi setelah laporan menyebutkan bahwa militer Amerika Serikat (AS) akan memberikan masukan kepada Presiden Donald Trump. Harga minyak mengalami penurunan pada hari Kamis (Jumat wakt
Vivo T5 Series Resmi Meluncur di Indonesia, Intip Spesifikasi dan Harganya
JAKARTA �" vivo mambawa kembali lini T Series di Indonesia dengan menghadirkan vivo T5 Series dalam dua model: T5 dan T5 Pro. Lini T Series baru ini diposisikan sebagai perangkat all-roun