- Home
- Pendidikan
- Kekurangan Ruangan, Siswa di Aceh Belajar di Lantai Teras
Kekurangan Ruangan, Siswa di Aceh Belajar di Lantai Teras
Selasa, 02 Feb 2016 14:55
Pengamatan Waspada Online, pada Senin kendati harus belajar di lantai teras asrama dan balai pengajian berukuran lebih kurang 4×6 meter, para siswa terlihat penuh semangat ketika berlangsungnya proses belajar. Meski serba kekurangan sarana prasarana, aktivitas belajar tetap berlangsung.
"Kita hanya memiliki 10 ruangan kelas belajar dengan kondisi kurang layak karena konstruksi kayu banyak sudah lapuk, sebab itu alternatifnya adalah memilih setiap lantai teras asrama dan balai pengajian dijadikan kelas untuk berlangsungnya aktivitas belajar," kata Ketua Yayasan Sabilul 'Ulum, T HM Yahya Husen, Selasa (2/2/2016).
Selain kekurangan sarana kelas belajar, pihaknya juga masih membutuhkan bantuan untuk bangunan MCK, karena yang telah terbangun sekarang ini untuk putri sebanyak tujuh unit dan putra tujuh unit. Kondisi tersebut dirasa belum memadai dengan jumlah siswa mencapai 500 orang.
Terlepas minimnya sarana pendukung bagi kegiatan belajar siswa, 11 siswa Sabilul 'Ulum telah dikirim ke Turki untuk melanjutkan studi pendidikan lebih tinggi selama tahun 2013-2015.
"Program pengiriman siswa ini bukan asal dikirim, tapi siswa yang mempunyai kemampuan lebih dan lulus seleksi yang kita kirimkan. Bahkan pada akhir 2015, enam siswa Sabilul 'Ulum dikirimkan mengikuti pelatihan Bahasa Inggris di Pare, Jawa Timur," sebutnya lagi.
Camat Manyak Payed, Wan Irwansyah, turut melihat langsung kondisi siswa belajar di lantai. Dirinya menyatakan terharu dan akan menyampaikan keadaan tersebut kepada Bupati Aceh Tamiang, Hamdan Sati.
Irwansyah juga berpesan kepada siswa agar jangan berputus asa dan lebih giat belajar, sehingga bisa tampil lebih dari kemampuan siswa sekolah lainnya di Aceh Tamiang. "Namun hal paling penting saya ingatkan adalah siswa jangan sampai terpengaruh dengan narkoba yang akan merusak masa depan para siswa," katanya.
Dahlan Iskan Tantang Bahlil Cabut Izin Tambang Batu Bara Pelanggar DMO
JAKARTA - Ancaman pemadaman bergilir di Indonesia akibat menipisnya stok batu bara untuk pembangkit listrik mendapat sorotan tajam. Mantan Direktur Utama (Dirut) PLN sekaligus Menteri BUMN era SBY Dah
Dedi Mulyadi Angkat Suara soal Pemadaman Listrik di Jabar: Bisa Menganggu Industri dan Produknya Gagal
Sejumlah wilayah di Jawa Barat termasuk Bandung Raya mengalami pemadaman listrik PLN. Banyak warga yang mengeluh akibat pemadaman tersebut, karena telah menganggu aktivitas.Gubernur Jabar, Dedi Mulyad
Aliansi Masyarakat Jakarta Gelar Aksi di Patung Kuda, Dukung MBG Dilanjutkan
Jakarta-Massa yang menamakan diri Aliansi Masyarakat Jakarta menggelar unjuk rasa di kawasan Patung Kuda, Jakarta Pusat, Senin (22/6/2026). Aksi tersebut dilakukan sebagai bentuk dukungan terhadap keb
Terpilih ke Istana Negara, Rizqy dan Arifa Jadi Wakil Riau di Paskibraka Nasional 2026
PEKANBARU â€" Kabar membanggakan datang dari Provinsi Riau.Setelah melalui rangkaian seleksi dan verifikasi tingkat pusat yang berlangsung di Jakarta, dua pelajar terbaik Riau resmi terpilih sebagai C
Pelaku Pembunuhan di Sungai Sembilan Dumai Ditangkap, Sebelum Cekcok Minum Tuak Bersama Korban
DUMAI â€" Polsek Sungai Sembilan Polres Dumai bersama tim gabungan berhasil mengungkap kasus dugaan tindak pidana pembunuhan berencana atau penganiayaan yang mengakibatkan korban Suyetno (41) meningga