Minggu, 03 Mei 2026
  • Home
  • Pendidikan
  • Kekurangan Ruangan, Siswa di Aceh Belajar di Lantai Teras

Kekurangan Ruangan, Siswa di Aceh Belajar di Lantai Teras

Selasa, 02 Feb 2016 14:55
waspada
Siswa SD di Aceh terpaksa belajar di lantai karena minimnya fasilitas
ACEH - Siswa Madrasah Tsnawiyah dan Madrasah Aliyah Yayasan Dayah Sabilul 'Ulum di Kampung Gelanggang Merah, Kecamatan Manyak Payed, Aceh Tamiang, harus belajar di lantai teras depan asrama dan balai pengajian, akibat minimnya ruang kelas proses belajar mengajar.

Pengamatan Waspada Online, pada Senin kendati harus belajar di lantai teras asrama dan balai pengajian berukuran lebih kurang 4×6 meter, para siswa terlihat penuh semangat ketika berlangsungnya proses belajar. Meski serba kekurangan sarana prasarana, aktivitas belajar tetap berlangsung.

"Kita hanya memiliki 10 ruangan kelas belajar dengan kondisi kurang layak karena konstruksi kayu banyak sudah lapuk, sebab itu alternatifnya adalah memilih setiap lantai teras asrama dan balai pengajian dijadikan kelas untuk berlangsungnya aktivitas belajar," kata Ketua Yayasan Sabilul 'Ulum, T HM Yahya Husen, Selasa (2/2/2016).

Selain kekurangan sarana kelas belajar, pihaknya juga masih membutuhkan bantuan untuk bangunan MCK, karena yang telah terbangun sekarang ini untuk putri sebanyak tujuh unit dan putra tujuh unit. Kondisi tersebut dirasa belum memadai dengan jumlah siswa mencapai 500 orang.

Terlepas minimnya sarana pendukung bagi kegiatan belajar siswa, 11 siswa Sabilul 'Ulum telah dikirim ke Turki untuk melanjutkan studi pendidikan lebih tinggi selama tahun 2013-2015.

"Program pengiriman siswa ini bukan asal dikirim, tapi siswa yang mempunyai kemampuan lebih dan lulus seleksi yang kita kirimkan. Bahkan pada akhir 2015, enam siswa Sabilul 'Ulum dikirimkan mengikuti pelatihan Bahasa Inggris di Pare, Jawa Timur," sebutnya lagi.

Camat Manyak Payed, Wan Irwansyah, turut melihat langsung kondisi siswa belajar di lantai. Dirinya menyatakan terharu dan akan menyampaikan keadaan tersebut kepada Bupati Aceh Tamiang, Hamdan Sati.

Irwansyah juga berpesan kepada siswa agar jangan berputus asa dan lebih giat belajar, sehingga bisa tampil lebih dari kemampuan siswa sekolah lainnya di Aceh Tamiang. "Namun hal paling penting saya ingatkan adalah siswa jangan sampai terpengaruh dengan narkoba yang akan merusak masa depan para siswa," katanya.

(okezone.com)
Pendidikan
Berita Terkait
  • Sabtu, 02 Mei 2026 22:26

    Salurkan Beasiswa Nasional, Langkah BNI Dukung Pemerataan Pendidikan

    JAKARTA - PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI terus memperkuat komitmennya terhadap peningkatan kualitas pendidikan di Indonesia, sejalan dengan semangat Hari Pendidikan Nasional (Har

  • Sabtu, 02 Mei 2026 22:24

    Harga BBM BP dan Vivo Naik Jadi Rp30.890 per Liter di Mei 2026, Pertamina Kapan?

    JAKARTA - Harga BBM di SPBU swasta seperti Vivo dan BP naik pada 1 Mei 2026. SPBU Vivo dan BP kompak menaikkan harga BBM menjadi Rp30.890 per liter.Vivo menaikkan harga BBM jenis Primus Diesel Pl

  • Sabtu, 02 Mei 2026 22:21

    Menko Yusril Tegaskan Fungsi Komnas HAM Tak Bisa Diambil Pemerintah

    JAKARTA â€" Menteri Koordinator Bidang Hukum, HAM, Imigrasi, dan Pemasyarakatan, Yusril Ihza Mahendra, menegaskan bahwa posisi Komnas HAM harus diperkuat. Ia menilai fungsi pengawasan dan penegak

  • Sabtu, 02 Mei 2026 22:05

    23 Calon Jemaah Haji Gagal Berangkat, Ketahuan Pakai Visa Nonprosedural

    JAKARTA â€" Direktorat Jenderal Imigrasi kembali menunda keberangkatan calon jemaah haji asal Indonesia yang menggunakan visa nonprosedural. Kali ini, sebanyak 23 orang dicegah berangkat saat hen

  • Sabtu, 02 Mei 2026 22:03

    May Day di Jakarta, Ratusan Aktivis hingga Pejabat Negara Serukan Kesejahteraan Buruh

    JAKARTA - Ratusan aktivis lintas generasi, tokoh nasional, serta sejumlah pejabat pemerintahan menghadiri peringatan Hari Buruh Internasional yang digelar di Jakarta, Jumat 1 Mei 2026.Kegiatan te

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.