- Home
- Pendidikan
- Kenali Tahapan Pendaftaran SNMPTN 2016
Kenali Tahapan Pendaftaran SNMPTN 2016
Sabtu, 16 Jan 2016 08:48
JAKARTA - Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) dan Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) 2016 telah resmi diluncurkan. Kini saatnya kepala sekolah dan para siswa kelas XII bersiap mendaftar jalur undangan dan jalur ujian tulis yang menjadi pintu gerbang kuliah di kampus negeri tersebut.
Dikutip dari buklet informasi awal SNMPTN 2016, tahapan pendaftaran dan seleksi pada jalur undangan dimulai dengan pengisian dan verifikasi Pangkalan Data Sekolah dan Siswa (PDSS). Tahapan ini berlangsung pada 18 Januari hingga 20 Februari.
Pada tahapan ini, kepala sekolah atau yang ditugasi oleh kepala sekolah mengisi data sekolah dan siswa di PDSS. Nantinya, kepala sekolah atau yang ditugasi oleh kepala sekolah akan mendapatkan PIN yang akan digunakan siswa untuk melakukan verifikasi.
Kemudian, siswa melakukan verifikasi atas data rekam jejak prestasi akademis (nilai rapor) yang diisikan oleh kepala sekolah atau yang ditugasi oleh kepala sekolah dengan menggunakan NISN dan PIN tersebut. Perlu diingat, jika siswa tidak melaksanakan verifikasi data rekam jejak prestasi akademis tersebut, maka data yang diisikan dianggap benar. Data ini juga tidak dapat diubah setelah waktu verifikasi berakhir.
Setelah tahapan ini, Panitia Nasional melalui sistem, membuat pemeringkatan siswa berdasarkan nilai mata pelajaran yang menjadi mata uji dalam Ujian Nasional (UN) 2016 pada semester tiga, empat dan lima. Hasil pemeringkatan tersebut, beserta pertimbangan ketentuan akreditasi sekolah, akan memperlihatkan siswa mana saja yang memenuhi syarat pendaftaran SNMPTN 2016.
Tahapan berikutnya setelah pengisian dan verifikasi data PDSS adalah pendaftaran SNMPTN 2016. Periode pendaftaran dijadwalkan pada 29 Februari- 12 Maret. Selanjutnya, sepanjang 24 Maret hingga 8 Mei, 78 perguruan tinggi negeri (PTN) peserta SNMPTN 2016 akan menyeleksi berkas calon mahasiswa yang masuk.
Pada seleksi, panitia di setiap PTN akan menggunakan berbagai indikator penilaian. Dua di antaranya adalah indeks integritas sekolah dan proporsi kuota pada masing-masing seleksi masuk PTN.
Alokasi kuota penerimaan mahasiswa baru melalui SNMPTN 2016 sendiri diturunkan menjadi minimal 40 persen. Sedangkan pada SBMPTN kuotanya tetap, yaitu minimal 30 persen. Dan penambahan kuota diberikan untuk jalur ujian mandiri (UM) menjadi maksimal 30 persen.
(okezone.com) Pendidikan
Prabowo Akan Bangun Kota-Kota Baru, Tiap Wilayah Ada 100 Ribu Rumah untuk Buruh
JAKARTA - Presiden Prabowo Subianto akan membuat kota-kota baru di Indonesia, dimana setiap kota akan ada 100 ribu rumah. Rencana ini untuk memenuhi kebutuhan hunian untuk buruh.Demikia
Bawa Replika Rudal, Massa Buruh Geruduk Gedung DPR
JAKARTA - Massa buruh mulai mendatangi depan Gedung DPR RI, Jakarta Pusat, pada Hari Buruh Internasional, Jumat (1/5/2026) siang. Bahkan, di antara massa, ada yang rudal dan roket ke de
May Day Kondusif, Polres Inhu Tetap Siagakan Personel Dan Patroli Objek Vital
INHU - Peringatan Hari Buruh Internasional atau May Day di Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu) tahun ini berlangsung dalam suasana aman dan kondusif. Tidak adanya aksi yang berpotensi mengganggu ketertiba
Harga Minyak Dunia Hari Ini Anjlok Usai Cetak Rekor Tertinggi Kemarin
Penurunan ini terjadi setelah laporan menyebutkan bahwa militer Amerika Serikat (AS) akan memberikan masukan kepada Presiden Donald Trump. Harga minyak mengalami penurunan pada hari Kamis (Jumat wakt
Vivo T5 Series Resmi Meluncur di Indonesia, Intip Spesifikasi dan Harganya
JAKARTA �" vivo mambawa kembali lini T Series di Indonesia dengan menghadirkan vivo T5 Series dalam dua model: T5 dan T5 Pro. Lini T Series baru ini diposisikan sebagai perangkat all-roun