Minggu, 03 Mei 2026

PENDIDIKAN

Kisah Tiga Serangkai Lulusan Terbaik UNY

Selasa, 01 Mar 2016 10:34
Okezone
Tiga mahasiswa UNY dengan prestasi membanggakan.

JAKARTA - Belum lama ini Universitas Negeri Yogyakarta mewisuda lulusan program D-3, S-1, S-2, sampai S-3 untuk periode Februari 2016. Dari ratusan wisudawan, ternyata ada tiga lulusan yang cukup mencuri perhatian karena prestasinya. Mereka terdiri dari lulusan termuda, lulus tercepat, dan lulusan dengan IPK tertinggi.

Lulusan termuda dinobatkan kepada Rahma Febrianti dari Prodi Pendidikan Akuntansi Fakultas Ekonomi. Dia berhasil menjadi seorang sarjana saat usianya baru memasuki 21 tahun. Rahma mengungkapkan, sudah mulai sekolah SD sejak usianya masih 5,5 tahun.

"Saya masuk TK umur 3,5 tahun. Sejak semester tiga saya selalu mengambil 25 SKS. Saya juga mengambil semester pendek sehingga bisa cepat lulus," ujarnya dinukil dari laman UNY, Selasa (1/3/2016).

Gadis kelahiran Lahat, 9 Februari 1995 tersebut mengaku, kunci utama lulus cepat berikutnya adalah mengerjakan tugas secara tepat waktu. Hal tersebut membuatnya memperoleh IPK di atas tiga dan berkesempatan mengikuti student exchange ke Korea Selatan beberapa waktu lalu.

Berikutnya adalah wisudawan dengan predikat lulus tercepat yang diraih Iva Nandya Atika dari Prodi Pendidikan Fisika Fakultas MIPA. Iva berhasil lulus program S-1 dalam jangka waktu tiga tahun empat bulan. Dia juga berhasil mendapatkan IPK yang memuaskan di setiap semester perkuliahan.

"Sejak semester tiga, saya selalu mengambil mata kuliah semester di atasnya. Pada semester tujuh saya hanya tinggal mengambil skripsi saja," ucapnya.

Tak hanya sibuk kuliah, mahasiswa asal Banjanegara itu juga mengisi kegiatan dengan mengisi les privat. Dia pun terkadang harus merelakan akhir pekannya untuk mengerjakan laporan praktikum.

Sementara wisudawan dengan IPK tertinggi diraih Titik Ulfatun dari prodi Pendidikan Akuntansi Fakultas Ekonomi. Gadis kelahiran 2 Juli 1993 tersebut berhasil menyelesaikan studinya dengan meraih IPK 3,90. Bahkan, mahasiswa yang akrab disapa Upik ini mengaku, selalu meraih peringkat pertama sejak duduk di bangku SD hingga SMK.

"Kecuali saat kelas I dan VI SD saya meraih ranking dua. Saya dulu sempat menunda keinginannya belajar selama setahun karena tidak diterima lewat jalur SNMPTN. Akhirnya saya pergi ke Bekasi dan bekerja di pabrik plastik," tuturnya.

Dengan semangat yang tak pernah padam, anak seorang buruh tani tersebut akhirnya mampu melanjutkan kuliah dengan memperoleh beasiswa bidikmisi. Menurut dia, kemudahan tersebut memicunya untuk terus berkarya dan bermanfaat bagi orang lain.

"Apa yang bisa saya berikan untuk negara? Saya hanya punya ini, hasil capaian belajar. Saya ingin membuat orangtua bangga," tukasnya. (okezone.com)

Pendidikan
Berita Terkait
  • Sabtu, 02 Mei 2026 22:26

    Salurkan Beasiswa Nasional, Langkah BNI Dukung Pemerataan Pendidikan

    JAKARTA - PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI terus memperkuat komitmennya terhadap peningkatan kualitas pendidikan di Indonesia, sejalan dengan semangat Hari Pendidikan Nasional (Har

  • Sabtu, 02 Mei 2026 22:24

    Harga BBM BP dan Vivo Naik Jadi Rp30.890 per Liter di Mei 2026, Pertamina Kapan?

    JAKARTA - Harga BBM di SPBU swasta seperti Vivo dan BP naik pada 1 Mei 2026. SPBU Vivo dan BP kompak menaikkan harga BBM menjadi Rp30.890 per liter.Vivo menaikkan harga BBM jenis Primus Diesel Pl

  • Sabtu, 02 Mei 2026 22:21

    Menko Yusril Tegaskan Fungsi Komnas HAM Tak Bisa Diambil Pemerintah

    JAKARTA â€" Menteri Koordinator Bidang Hukum, HAM, Imigrasi, dan Pemasyarakatan, Yusril Ihza Mahendra, menegaskan bahwa posisi Komnas HAM harus diperkuat. Ia menilai fungsi pengawasan dan penegak

  • Sabtu, 02 Mei 2026 22:05

    23 Calon Jemaah Haji Gagal Berangkat, Ketahuan Pakai Visa Nonprosedural

    JAKARTA â€" Direktorat Jenderal Imigrasi kembali menunda keberangkatan calon jemaah haji asal Indonesia yang menggunakan visa nonprosedural. Kali ini, sebanyak 23 orang dicegah berangkat saat hen

  • Sabtu, 02 Mei 2026 22:03

    May Day di Jakarta, Ratusan Aktivis hingga Pejabat Negara Serukan Kesejahteraan Buruh

    JAKARTA - Ratusan aktivis lintas generasi, tokoh nasional, serta sejumlah pejabat pemerintahan menghadiri peringatan Hari Buruh Internasional yang digelar di Jakarta, Jumat 1 Mei 2026.Kegiatan te

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.