- Home
- Pendidikan
- Kuliah Pakar di UMRI Hadirkan Ahli di Bidang Kristalografi Farmasi
Kuliah Pakar di UMRI Hadirkan Ahli di Bidang Kristalografi Farmasi
Admin
Jumat, 29 Jul 2022 10:17
PEKANBARU - Program Studi Farmasi Universitas Muhammadiyah Riau (UMRI) menggelar kegiatan Kuliah Pakar Series Farmasi. Di series 1 ini, kuliah yang dihadiri ratusan mahasiswa itu mengangkat topik soal Kristalografi Farmasi. Kuliah umum menghadirkan Dr. apt. Gressy Novita M.Farm dari Sekolah Tinggi Ilmu Farmasi (Stifar) Riau.
Panitia pelaksana, Apt. Dewi Gulyla Hari M.Farm menjelaskan, tujuan kegiatan ini adalah memberi pemahaman terkait kristalografi farmasi kepada semua peserta. Menurut dia, kristalografri itu membahas tentang kristal yang akrab dalam dunia farmasi. Dimana, ilmu ini untuk mencari bentuk yang stabil dan awet ketika memproduksi obat.
"Awet artinya setelah diproduksi, bentuk dan fungsi obat itu tetap sama. Jadi mulai dari proses diproduksi, sampai ke tangan konsumen, kualitas obat tetap sama sama. Sebaliknya, jika bentuk kristalnya tidak bagus, maka kualitas yang sampai ke konsumen bisa jadi berubah. Jika berubah, maka dianggap tidak layak pakai. Karena mutu sediaannya sudah berubah. Istilah awamnya tidak lagi layak dikonsumsi," ujarnya.
Dewi menyebut, biasanya ilmu tentang kristalografi ini sangat dibutuhkan oleh industri farmasi. Karena, perlu formula yang tepat untuk memastikan bahan baku kristal untuk obat memiliki kualitas yang layak.
Lewat pemaparan narasumber, mahasiswa jadi punya pengetahuan baru dan memahami topik ini. Harapannya, setelah ikut kuliah pakar itu, minat mereka tumbuh dalam memahami berbagai hal tentang farmasi.
"Bahwa farmasi bukan hanya soal obat. Tapi juga ada hal lain yang dapat digali. Salah satunya ya kristalografi ini. Topik inipun terbuka untuk menjadi bahan penelitian mereka," kata dia.
Karena itu, Dewi berharap mahasiswa aktif bertanya kepada narasumber. Karena, belum tahu lagi kapan narasumber ini kembali datang ke UMRI.
"Gali ilmu sebanyak-banyaknya. Sehingga, tidak tertinggal informasi terbaru terkait dunia farmasi," ujarnya.
Sementara, Dekan FMIPA dan Kesehatan UMRI, Juli Widiyanto menyambut positif kegiatan ini. Dia berharap, apa yang disampaikan narasumber dapat memberi pencerahan kepada semua mahasiswa farmasi yang akan bergelut di dunia akademis maupun di luar.
"Hari ini kita akan mendapat pengetahuan luar biasa tentang kristalografi farmasi. Ini disebut sangat penting dalam dunia kefarmasian," ujarnya.
Karena itu, mahasiswa diminta menggali semua pengetahuan yang disampaikan. Kemudian, mengaitkannya dengan pedoman umat Islam, yaitu, Alquran. Sehingga, sejalan dengan visi dan misi UMRI yang tak hanya kuat pada sains, tapi juga meletakkan peran ajaran agama di dalam suatu ilmu pengetahuan.
Mahasiswa juga didorong untuk bertanya semaksimal mungkin tentang materi yang disampaikan. Sehingga, pengetahuan yang disampaikan narasumber tidak diterima sepenggal-sepenggal.
Sementara, dalam pemaparannya, Dr. apt. Gressy Novita, M.Farm menyampaikan bahwa beberapa tahun lalu belum banyak yang mempelajari kristalografi. Tapi kini, sudah banyak penelitian yang mengangkat tentang kristalografi itu.
Kristalografi, tambahnya, berbicara keilmuan tentang bahan baku. Karena yang digunakan dalam obat itu tidak hanya dalam bentu cair. Tapi ada juga dalam bentuk serbuk. Maka keilmuan tentang itu harus dituntaskan. Dalam rangka mempelajari soal serbuk itu, maka yang dibahas adalah tentang padatan.
Peserta dalam Kuliah Pakar ini merupakan mahasiswa semester 1 sampai 5. Ada juga mahasiswa yang dari luar kampus UMRI. Namun, mereka mengikuti via daring karena kuliah ini memakai sistem hybrid.