- Home
- Pendidikan
- Minat Baca Masyarakat Jabar Sangat Rendah
Minat Baca Masyarakat Jabar Sangat Rendah
Kamis, 25 Feb 2016 15:45
CIREBON - Minat baca masyarakat di kabupaten/kota di Jawa Barat masih sangat minim. Karena itu dibutuhkan suatu gebrakan untuk menumbuhkan minat baca.
Hal itu diakui Pustakawan pada Badan Perpustakaan dan Arsip Daerah (Bapusipda) Provinsi Jawa Barat (Jabar), Ika Candrawulan. Sebagaimana hasil dari monitoring yang dilakukan pihaknya, minat baca masyarakat di kabupaten/kota di Jawa Barat memang sangat minim.
"Hampir di semua kabupaten dan kota nilainya kecil dibanding dengan jumlah penduduknya. Makanya harus ada suatu gebrakan bagaimana menumbuhkan minat baca," kata Ika saat kunjungannya dalam kegiatan "Sosialisasi Program Perpuseru", di kutip Okezone dari kabar-cirebon, Kamis, (25/2/2016).
Ia juga mengakui, untuk menumbuhkan minat baca di kabupaten dan kota se-Jawa Barat, pihaknya telah berupaya melakukan berbagai program. Seperti menciptakan yang ia sebut dengan nama pegiat literasi atau duta baca yang terdiri dari berbagai unsur.
"Kita banyak, ada sekitar 200 pegiat literasi. Dan untuk pegiat literasi ini kita gunakan sistemnya seperti MLM (multi level marketing), yakni setiap satu orang misalnya harus membawa 10 orang," ujarnya.
Selain itu, upaya lainnya seperti melakukan kerja sama dengan pihak-pihak terkait untuk mampu mendukung minat baca yang ada di Provinsi Jawa Barat. Dan kegiatan yang yang ia kunjungi itu juga merupakan bagian dari upaya menumbuhkan minat baca di Kabupaten Cirebon dengan memberikan materi kepada para peserta yang hadir. Di mana para peserta yang hadir merupakan para pegiat maupun pegawai yang memang peduli untuk menumbuhkan minat baca masyarakat.
Baik para pegawai perpustakaan yang ada di tingkat Pemkab Cirebon maupun para pegiat yang mempunyai perpustakaan pribadi di tingkat kecamatan maupun desa. Di mana pada pelaksanaan kegiatan tersebut, di antaranya para peserta dibekali untuk bagaimana cara mengelola perpustkaan dengan seru yang pengembangannya berbasis teknologi informasi.
Perpustakaan seru
Program Perpuseru yang digencarkan tersebut, merupakan bagian dari program sosial perusahaan (CSR) yang diberikan Coca Cola Fondation Indonesia. Di mana, kata Fasilitator Perpuseru Coca Cola Fondation Indonesia, Agus Munawar, program tersebut telah diberikan kepada 14 kota dan kabupaten yang ada di Provinsi Jabar, termasuk Kabupaten Cirebon.
"Program ini, bagaimana caranya bisa menjadikan perpustakaan yang seru. Dan tentunya harus banyak kegiatan yang dilakukan, sehingga masyarakat terlibat secara aktif dan merasakan manfaat dari layanan-layanan yang diberikan khususnya oleh pihak Perpustakaan Ddaerah Kabupaten Cirebon," ujar Agus seusai mengisi kegiatan tersebut.
Program tersebut, diakuinya, selain memberikan bantuan berupa beberapa unit komputer, juga pihaknya akan memberikan pembinaan secara rutin terkait pengelolaan perpuseru. Agar diharapakan, katanya, masyarakat akan lebih senang dan antusias untuk mendatangi perpustakaan dan lebih meningkat lagi minat baca masyarakat. (okezone.com)
Salurkan Beasiswa Nasional, Langkah BNI Dukung Pemerataan Pendidikan
JAKARTA - PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI terus memperkuat komitmennya terhadap peningkatan kualitas pendidikan di Indonesia, sejalan dengan semangat Hari Pendidikan Nasional (Har
Harga BBM BP dan Vivo Naik Jadi Rp30.890 per Liter di Mei 2026, Pertamina Kapan?
JAKARTA - Harga BBM di SPBU swasta seperti Vivo dan BP naik pada 1 Mei 2026. SPBU Vivo dan BP kompak menaikkan harga BBM menjadi Rp30.890 per liter.Vivo menaikkan harga BBM jenis Primus Diesel Pl
Menko Yusril Tegaskan Fungsi Komnas HAM Tak Bisa Diambil Pemerintah
JAKARTA â€" Menteri Koordinator Bidang Hukum, HAM, Imigrasi, dan Pemasyarakatan, Yusril Ihza Mahendra, menegaskan bahwa posisi Komnas HAM harus diperkuat. Ia menilai fungsi pengawasan dan penegak
23 Calon Jemaah Haji Gagal Berangkat, Ketahuan Pakai Visa Nonprosedural
JAKARTA â€" Direktorat Jenderal Imigrasi kembali menunda keberangkatan calon jemaah haji asal Indonesia yang menggunakan visa nonprosedural. Kali ini, sebanyak 23 orang dicegah berangkat saat hen
May Day di Jakarta, Ratusan Aktivis hingga Pejabat Negara Serukan Kesejahteraan Buruh
JAKARTA - Ratusan aktivis lintas generasi, tokoh nasional, serta sejumlah pejabat pemerintahan menghadiri peringatan Hari Buruh Internasional yang digelar di Jakarta, Jumat 1 Mei 2026.Kegiatan te