Sabtu, 20 Jun 2026

Minat Baca Rendah, Ini Alasannya

Selasa, 27 Okt 2015 09:23
dok. Okezone
Anak-anak membaca buku yang dibawa mobil perpustakaan keliling
JAKARTA - Membaca buku belum membudaya di tengah masyarakat Indonesia. Bahkan, banyak yang menganggap bahwa yang gemar membaca adalah orang-orang pintar saja.

Terkait kondisi tersebut, Kepala Perpustakaan Nasional, Sri Sularsih mengatakan, penyebab masyarakat enggan membaca yakni tak tersedianya bahan bacaan. Apalagi, Indonesia banyak penduduk yang ada di pedesaan.

"Di kota relatif lebih mudah cari buku bacaan. Tapi coba lihat di desa, cari buku saja susah," ujar Sri dalam kegiatan PerpuSeru, di Jakarta, baru-baru ini.

Meski begitu, Sri juga tidak setuju dengan anggapan minat baca masyarakat Indonesia rendah. Pasalnya, jika buku ada di sekitar masyarakat, mereka sangat antusias untuk belajar dan membaca.

"Misalnya ada komunitas di Garut yang mengundang masyarakat untuk latihan membaca bahasa Inggris, kemudian lomba untuk pidato. Ternyata banyak peminatnya. Bahkan, sehari-hari bisa sampai 200 anak yang datang," imbuhnya.

Pendapat serupa disampaikan Direktur Program PerpuSeru, Erlyn Sulistyaningsih. Menurut hasil evaluasi perpustakaan mitra PerpuSeru yang dilakukan setiap tahun, kegiatan di perpustakaan dan kemudian ada komputer beserta internet ternyata membuat minat baca meningkat.

"Hampir semua atau sekira 90 persen menyatakan bahwa mereka jadi suka membaca dan mencari inspirasi dari perpustakaan," terangnya.

(okezone.com)
Pendidikan
Berita Terkait
  • Sabtu, 20 Jun 2026 11:44

    HMI Pekanbaru Desak Evaluasi Total MBG Hingga RUU TNI-Polri

    PEKANBARU (CAKAPLAH) - Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) melakukan unjuk rasa di depan Kantor DPRD Riau, Jumat (19/06/2026).Dalam aksi tersebut, HMI Pekanbaru menya

  • Sabtu, 20 Jun 2026 11:20

    Bawaslu Riau Konsolidasikan Demokrasi dengan Parpol, PAN Jadi Kunjungan Perdana

    PEKANBARU (CAKAPLAH) â€" Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Provinsi Riau memulai langkah konsolidasi demokrasi dengan partai politik. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya memperkuat kualitas demokrasi

  • Sabtu, 20 Jun 2026 11:17

    Aksi Simbolis 'Uang Receh' Jurnalis Riau Disambut Sikap Terbuka Kabid Humas Polda dan Berkomitmen Tingkatkan Sinergi

    PEKANBARU - Dinamika hubungan kemitraan antara awak media dan kepolisian menemui titik temu melalui ruang dialog tatap muka. Puluhan jurnalis yang bertugas di lingkungan Kepolisian Daerah Riau menyamp

  • Sabtu, 20 Jun 2026 11:03

    Pendaftaran Siswa Baru SMA dan SMK Riau Ditutup, Puluhan Ribu Pelajar Tunggu Hasil

    PEKANBARU - Tahapan Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) untuk jenjang SMA dan SMK Negeri di Provinsi Riau Tahun Ajaran 2026/2027 resmi ditutup Jumat (19/6/2026) pukul 13.00 WIB. Saat ini seluruh seko

  • Sabtu, 20 Jun 2026 11:00

    Din Syamsuddin Siap Jadi Penjamin Roy Suryo dan Dokter Tifa agar Tak Ditahan

    JAKARTA â€" Mantan Ketua Umum Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah, Din Syamsuddin, menyatakan kesiapannya menjadi penjamin bagi Roy Suryo dan Tifauzia Tyassuma atau Dokter Tifa yang berstatus tersangka,

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.