Minggu, 21 Jun 2026
- Home
- Pendidikan
- Penerimaan Siswa Baru di Tengah Corona, Surat Sehat Cukup Dibuat Orangtua
Penerimaan Siswa Baru di Tengah Corona, Surat Sehat Cukup Dibuat Orangtua
admin
Jumat, 08 Mei 2020 16:37
SEMARANG - Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) segera digelar tahun ini. Akibat pandemi Covid-19, sejumlah teknis PPDB di Jawa Tengah mengalami perubahan dari pelaksanaan tahun sebelumnya.
"Kalau dulu syarat mendaftar acuannya surat keterangan hasil ujian nasional (UN), sekarang karena UN ditiaakan, maka acuannya adalah nilai rapor dari semester 1-5," kata Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Jateng, Jumeri, Jumat (8/5/2020)
"Kami sudah perintahkan Kepala Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri dan Swasta serta MTs untuk membuat surat keterangan nilai rapor itu," tambah Jumeri.
Mengenai zonasi, Jumeri menerangkan, ada perbedaan dari tahun lalu. Jika tahun lalu jalur zonasi ditetapkan 80 persen, pada pelaksanaan PPDB tahun ini, zonasi hanya ditetapkan minimal 50 persen.
Sisanya diisi jalur prestasi 30 persen, afirmasi untuk anak miskin, difabel dan olaraga sebesar 15 persen, serta jalur perpindahan orang tua sebesar 5 persen.
"Untuk pelaksanaan pendaftaran, pendaftaran jalur inklusi dan kelas olahraga akan dimulai pada 2-4 Juni 2020, sementara jalur reguler kami mulai pada 15-25 Juni," terangnya.
Semua pelaksanaan pendaftaran ldilaksanakan secara online. Siswa dan orangtua siswa diminta tidak perlu datang ke sekolah untuk melakukan pendaftaran.
Bahkan, sejumlah persyaratan juga akan diubah sesuai kondisi. Misalnya surat keterangan sehat dari dokter untuk calon siswa SMK. Surat itu diganti dengan pernyataan orangtua.
"Soalnya kalau harus mencari surat itu, nanti mereka berbondong-bondong ke rumah sakit atau puskesmas. Itu cukup berbahaya, sehingga kami mengganti dengan keterangan orangtua," tegasnya.
Terkait daya tampung, PPDB tahun ini menampung 216.156 siswa, terdiri dari kapasitas SMA 115.908 dan kapasitas SMK 100.248. Sementara lulusan SMP/MTs tahun ini di Jateng totalnya sekitar 513.178 siswa.
"Kami tidak menambah kuota, karena sisa kuota ini biar ditangkap sekolah-sekolah swasta yang ada," ujarnya.
Sumber: Okezone.com
komentar Pembaca