- Home
- Pendidikan
- Perlu Panduan Buku Pelajaran
KAMPUS
Perlu Panduan Buku Pelajaran
Jumat, 22 Jan 2016 14:29
Anggota Komisi VIII Dewan Perwakilan Rakyat dari Fraksi Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Achmad Mustaqim mengatakan, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud) perlu menerbitkan panduan agar kejadian buku paket pelajaran yang mengandung radikalisme tidak terulang.
"Perlu ada semacam panduan agar kejadian ini tidak terulang lagi terutama buku-buku pelajaran untuk pendidikan dasar menengah," ujar Achmad.
Radikalisme, lanjut dia, merupakan paham yang bertentangan dengan agama mana pun serta berpotensi memecah belah persatuan dan kesatuan bangsa. Oleh karena itu, paham itu harus dicegah sejak dini. Dia juga mempertanyakan apakah ada tim yang dibentuk oleh Kemdikbud untk mengawasi buku-buku pelajaran yang beredar di sekolah.
"Jika memang ada, mengapa bisa sampai lolos," tanya dia.
Kepala Pusat Kurikulum dan Perbukuan (Kapuskurbuk) Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Tjipto Sumadi menjelaskan, pihaknya meminta Kejagung untuk menarik buku paket pelajaran tersebut. Menurutnya, tidak ada kewajiban anak pra-sekolah untuk membaca. Selain itu pihaknya yakin buku tersebut tidak melalui prosedur yang ditentukan oleh Kemdikbud.
Sebelumnya, pihak GP Ansor menemukan buku paket pelajaran pra-sekolah dasar yang isinya dapat disebut mengandung ajaran Islam radikalisme yang membahayakan.
Buku paket pelajaran tersebut berjudul "Anak Islam Suka Membaca" jilid satu, dua, tiga, empat, dan lima. Namun, di antara susunan kata-kata dalam buku tersebut, ada kata-kata yang mengandung ajaran radikalisme yang dapat membahayakan.
Pada jilid lima, ada kata-kata "sa-hid-di-me-dan ji-had" serta "se-le-sai ra-ih ban-tai ki-yai". Pada jilid empat, ada kata-kata, "mu-na-fik", "bom", dan "ha-ti-ha-ti-man-haj-ba-til".
Sementara pada judul ketiga, kata dia, banyak kata-kata yang mengandung ajaran radikalisme, seperti, "ge-ga-na-a-da di-ma-na", "re-la ma-ti-de-mi a-ga-ma", "ki-ta se-mu-a be-la a-ga-ma", "ba-zo-ka di-ba-wa-la-ri", dan "ha-ti-ha-ti zo-na ba-ha-ya".
Prabowo Akan Bangun Kota-Kota Baru, Tiap Wilayah Ada 100 Ribu Rumah untuk Buruh
JAKARTA - Presiden Prabowo Subianto akan membuat kota-kota baru di Indonesia, dimana setiap kota akan ada 100 ribu rumah. Rencana ini untuk memenuhi kebutuhan hunian untuk buruh.Demikia
Bawa Replika Rudal, Massa Buruh Geruduk Gedung DPR
JAKARTA - Massa buruh mulai mendatangi depan Gedung DPR RI, Jakarta Pusat, pada Hari Buruh Internasional, Jumat (1/5/2026) siang. Bahkan, di antara massa, ada yang rudal dan roket ke de
May Day Kondusif, Polres Inhu Tetap Siagakan Personel Dan Patroli Objek Vital
INHU - Peringatan Hari Buruh Internasional atau May Day di Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu) tahun ini berlangsung dalam suasana aman dan kondusif. Tidak adanya aksi yang berpotensi mengganggu ketertiba
Harga Minyak Dunia Hari Ini Anjlok Usai Cetak Rekor Tertinggi Kemarin
Penurunan ini terjadi setelah laporan menyebutkan bahwa militer Amerika Serikat (AS) akan memberikan masukan kepada Presiden Donald Trump. Harga minyak mengalami penurunan pada hari Kamis (Jumat wakt
Vivo T5 Series Resmi Meluncur di Indonesia, Intip Spesifikasi dan Harganya
JAKARTA �" vivo mambawa kembali lini T Series di Indonesia dengan menghadirkan vivo T5 Series dalam dua model: T5 dan T5 Pro. Lini T Series baru ini diposisikan sebagai perangkat all-roun