Sabtu, 20 Jun 2026
  • Home
  • Pendidikan
  • Sekolah di Purworejo Ini Ancam Keluarkan Siswa yang Ikut Demo

pendidikan

Sekolah di Purworejo Ini Ancam Keluarkan Siswa yang Ikut Demo

detik.com
Kamis, 26 Sep 2019 15:08
detik.com
Purworejo - Ajakan aksi bagi kaum pelajar untuk menolak RKUHP, RUU KPK serta RUU lainnya beredar di beberapa daerah. Untuk mencegah keterlibatan pelajar, salah satu sekolah terbesar di Purworejo ancam keluarkan siswanya jika mengikuti demonstarsi.

Ajakan melalui medsos dan pesan WA yang tersebar secara berantai juga terjadi di Purworejo, Jawa Tengah. Kali ini yang menjadi sasaran adalah para pelajar STM/ SMK seluruh Purworejo. Dalam pesan dengan hashtag #PURWOREJO BEEGERAK tersebut, seluruh siswa STM diajak untuk berangkat mengikuti aksi di Magelang yang digelar pada Kamis (26/9/2019).

Dalam pesan yang beredar tersebut, tertulis sebelum berangkat ke Magelang untuk mengikuti demonstrasi, semua peserta yang tergabung dalam pelajar STM se Purworejo diminta berkumpul di area Plaza Purworejo di Jl Veteran. Selain memberi imbauan, pihak sekolah juga terjun langsung untuk merazia para siswa yang melintas di Jl Veteran.

Salah satu sekolah terbesar di Purworejo yakni SMK PN dan PN 2 mengancam akan mengeluarkan siswanya jika terbukti ikut dalam aksi tersebut. Diketahui, SMK PN dan PN 2 memilik peserta didik lebih seribu orang.

"Tidak ada seorang pun tanpa komando dari saya (yang boleh berangkat). Kita larang acara yang seperti ini. Misal ada yang ikut, kami tegaskan akan kita berhentikan dari sekolah," kata Ketua Pembina SMK PN/ PN 2, Drs Arie Edy Prasetyo, MBA  di Jl Veteran, Kamis (26/9/2019).

Arie menambahkan, bahwa gerakan tersebut merupakan gerakan-gerakan sporadis yang berbahaya. Siswa yang terlihat di area Jl Veteran pun langsung diperintahkan untuk balik kanan.
"Gerakan ini sporadis, maka kami menjaga stabilitas demi keamanan dengan kami melarang seluruh siswa kami ke Magelang," tutupnya.

Diketahui, pesan berantai itu beredar sejak Rabu (25/9) kemarin. Untuk mencegah keberangkatan para siswa ke Magelang, pihak sekolah pun berkoordinasi dengan petugas polisi.

Kapolres Purworejo, AKBP Indra Kurniawan Mangunsong.Kapolres Purworejo, AKBP Indra Kurniawan Mangunsong. Foto: Rinto Heksantoro/detikcom

"Jadi ada info lewat medsos bahwa ada ajakan pelajar untuk ke Magelang. Kami langsung ke sekolah-sekolah mengimbau agar siswanya tidak ada yang berangkat. Solidaritas itu boleh, tapi yang berkemanusiaan bukan karena kasihan apalagi cuma ikut-ikutan teman. Kita lakukan antisipasi sampai habis maghrib nanti," kata Kapolres Purworejo, AKBP Indra Kurniawan Mangunsongdi Gedung DPRD Purworejo, Kamis (26/9/2019) siang.

Pendidikan
Berita Terkait
  • Sabtu, 20 Jun 2026 11:44

    HMI Pekanbaru Desak Evaluasi Total MBG Hingga RUU TNI-Polri

    PEKANBARU (CAKAPLAH) - Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) melakukan unjuk rasa di depan Kantor DPRD Riau, Jumat (19/06/2026).Dalam aksi tersebut, HMI Pekanbaru menya

  • Sabtu, 20 Jun 2026 11:20

    Bawaslu Riau Konsolidasikan Demokrasi dengan Parpol, PAN Jadi Kunjungan Perdana

    PEKANBARU (CAKAPLAH) â€" Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Provinsi Riau memulai langkah konsolidasi demokrasi dengan partai politik. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya memperkuat kualitas demokrasi

  • Sabtu, 20 Jun 2026 11:17

    Aksi Simbolis 'Uang Receh' Jurnalis Riau Disambut Sikap Terbuka Kabid Humas Polda dan Berkomitmen Tingkatkan Sinergi

    PEKANBARU - Dinamika hubungan kemitraan antara awak media dan kepolisian menemui titik temu melalui ruang dialog tatap muka. Puluhan jurnalis yang bertugas di lingkungan Kepolisian Daerah Riau menyamp

  • Sabtu, 20 Jun 2026 11:03

    Pendaftaran Siswa Baru SMA dan SMK Riau Ditutup, Puluhan Ribu Pelajar Tunggu Hasil

    PEKANBARU - Tahapan Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) untuk jenjang SMA dan SMK Negeri di Provinsi Riau Tahun Ajaran 2026/2027 resmi ditutup Jumat (19/6/2026) pukul 13.00 WIB. Saat ini seluruh seko

  • Sabtu, 20 Jun 2026 11:00

    Din Syamsuddin Siap Jadi Penjamin Roy Suryo dan Dokter Tifa agar Tak Ditahan

    JAKARTA â€" Mantan Ketua Umum Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah, Din Syamsuddin, menyatakan kesiapannya menjadi penjamin bagi Roy Suryo dan Tifauzia Tyassuma atau Dokter Tifa yang berstatus tersangka,

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.