- Home
- Pendidikan
- Semangat Timba Ilmu dan Pengalaman di Tengah Konflik
KAMPUS
Semangat Timba Ilmu dan Pengalaman di Tengah Konflik
Rabu, 20 Jan 2016 15:19
"Turki termasuk negara rawan konflik. Dengan kuliah di sini, saya jadi tahu konflik-konflik di Turki," ujar mahasiswa Jurusan Sosiologi Agama Istanbul University tersebut.
Ketika berbincang dengan Okezone, Yafiq menceritakan, berdasarkan letak geografis, Turki merupakan negara rawan konflik regional. Sedangkan konflik sosial terjadi karena isu etnis minoritas hingga konflik perbatasan.
"Tetapi orang Turki tidak menjadikan konflik-konflik tersebut untuk menghilangkan nyawa satu sama lain. Padahal, konflik itu sudah cukup lama, yakni antara pemerintah dengan partai sayap kiri Kurdi di sebagian wilayah Turki. Apalagi di perbatasan Suriah dan Irak itu merupakan wilayah Kurdi," jelasnya.
Cowok asal Gresik itu berpendapat, selama ini diplomasi pemerintah dengan separatis dari Kurdi masih terjalin baik sehingga dapat meminimalisasi konflik yang terjadi. Oleh sebab itu, ketimbang mengurusi konflik kekuasaan dan politik di sana, Yafiq lebih tertarik untuk fokus kuliah sambil mengikuti beragam konferensi pelajar.
"Saya sudah di Turki selama 1,5 tahun, tapi memutuskan untuk tidak pulang dulu. Saya ingin cari pengalaman, seperti mengunjungi negara-negara lain, baik untuk jalan-jalan maupun ikut konferensi atau summer school. Kesempatan di Turki itu banyak sekali," ucapnya.
Karena belum pernah pulang ke Indonesia, Yafiq pun harus melewatkan Ramadan dan Idul Fitri di negara orang. Bahkan, kala itu dia sedang mengikuti konferensi di Mesir karena bertepatan dengan libur musim panas.
"Setengah puasa di Turki, setengahnya lagi di Mesir sampai Lebaran. Sempat sedih karena itu momen pertama Lebaran jauh dari keluarga, tapi risiko ini sudah saya pikirkan," terangnya.
Yafiq menambahkan, selama ini dia sudah terbiasa jadi mahasiswa rantau karena sebelumnya kuliah di Yogyakarta, sementara keluarganya ada di Gresik. Kendati demikian, cowok yang juga aktif berorganisasi itu tetap rutin menghubungi keluarga.
"Hampir setiap minggu di akhir pekan menghubungi orangtua," pungkasnya.
Prabowo Akan Bangun Kota-Kota Baru, Tiap Wilayah Ada 100 Ribu Rumah untuk Buruh
JAKARTA - Presiden Prabowo Subianto akan membuat kota-kota baru di Indonesia, dimana setiap kota akan ada 100 ribu rumah. Rencana ini untuk memenuhi kebutuhan hunian untuk buruh.Demikia
Bawa Replika Rudal, Massa Buruh Geruduk Gedung DPR
JAKARTA - Massa buruh mulai mendatangi depan Gedung DPR RI, Jakarta Pusat, pada Hari Buruh Internasional, Jumat (1/5/2026) siang. Bahkan, di antara massa, ada yang rudal dan roket ke de
May Day Kondusif, Polres Inhu Tetap Siagakan Personel Dan Patroli Objek Vital
INHU - Peringatan Hari Buruh Internasional atau May Day di Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu) tahun ini berlangsung dalam suasana aman dan kondusif. Tidak adanya aksi yang berpotensi mengganggu ketertiba
Harga Minyak Dunia Hari Ini Anjlok Usai Cetak Rekor Tertinggi Kemarin
Penurunan ini terjadi setelah laporan menyebutkan bahwa militer Amerika Serikat (AS) akan memberikan masukan kepada Presiden Donald Trump. Harga minyak mengalami penurunan pada hari Kamis (Jumat wakt
Vivo T5 Series Resmi Meluncur di Indonesia, Intip Spesifikasi dan Harganya
JAKARTA �" vivo mambawa kembali lini T Series di Indonesia dengan menghadirkan vivo T5 Series dalam dua model: T5 dan T5 Pro. Lini T Series baru ini diposisikan sebagai perangkat all-roun