Sabtu, 02 Mei 2026

KAMPUS

Tak Diakui UI, Ini Tanggapan SGRC

Jumat, 22 Jan 2016 08:29
SGRC UI
JAKARTA -  Aktivitas sekelompok mahasiswa dan alumni Universitas Indonesia (UI) yang menamakan diri Support Group and Resource Center On Sexuality Studies (SGRC) mendapat perhatian rektorat UI. Kelompok pendukung dalam berbagai masalah seksual, termasuk lesbian, gay, biseksual dan transgender (LGBT) ini dituding menggunakan nama dan lambang UI tanpa izin.

Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan UI, Bambang Wibawarta menyebut, organisasi ini tidak pernah terdaftar sebagai organisasi resmi UI. SGRC juga tidak tercatat sebagai Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) di UI.

Pihak universitas sendiri, kata Bambang, tidak mempermasalahkan konten organisasi ini yang cenderung pro terhadap kelompok LGBT. Dia menjelaskan, sikap universitas muncul karena banyak pertanyaan ke UI tentang status SGRC sebagai lembaga resmi di UI atau bukan.

"Penggunaan logo dan nama UI sudah diatur. Penggunaan nama UI dan logo UI ada ketentuannya," tegasnya.

Pernyataan sikap UI juga ditayangkan di laman resmi universitas, UI Update. Menanggapi hal tersebut, Chairperson SGRC UI, Prameswari Noor menjelaskan, pendiri dan anggota SGRC UI merupakan mahasiswa, alumni serta dosen dari UI. Kegiatan SGRC juga berbasis di wilayah kampus UI.

"Poin inilah yang menjelaskan kenapa kami menggunakan logo dan nama UI dalam  komunitas kami," ujar Prameswari dalam keterangan tertulisnya kepada Okezone, Kamis 21 Januari 2016.

Gadis yang menempuh studi di Fakultas Psikologi itu memaparkan, SGRC-UI merupakan kelompok belajar yang membahas isu gender dan seksualitas secara luas. Kesetaraan, hak  tubuh, patriarki, gerakan pria, buruh dan wanita, kesehatan reproduksi, serta isu lain yang terkait dengan gender dan seksualitas merupakan beberapa contoh fokus kajian SGRC UI.

"SGRC UI bukan komunitas kencan atau tempat mencari jodoh bagi kelompok LGBT dan kami menolak jika lokus kajian SGRC UI yang sangat luas dikerdilkan dengan menyebut SGRC UI sebagai komunitas LGBT," tukas Prameswari.

Dia mengklaim, hubungan SGRC dengan UI sangat dekat. Selain itu, pihaknya juga  telah Melakukan kontak dengan Kemahasiswaan UI terkait polemik penggunaan nama dan lambang UI.

"SGRC-UI berniat melakukan pertemuan dengan pihak universitas sehubungan dengan niat baik kami meneruskan hubungan baik yang selama ini telah terjalin," pungkas mahasiswi angkatan 2012 itu.

(okezone.com)
Pendidikan
Berita Terkait
  • Jumat, 01 Mei 2026 16:21

    Prabowo Akan Bangun Kota-Kota Baru, Tiap Wilayah Ada 100 Ribu Rumah untuk Buruh

    JAKARTA - Presiden Prabowo Subianto akan membuat kota-kota baru di Indonesia, dimana setiap kota akan ada 100 ribu rumah. Rencana ini untuk memenuhi kebutuhan hunian untuk buruh.Demikia

  • Jumat, 01 Mei 2026 16:18

    Bawa Replika Rudal, Massa Buruh Geruduk Gedung DPR

    JAKARTA - Massa buruh mulai mendatangi depan Gedung DPR RI, Jakarta Pusat, pada Hari Buruh Internasional, Jumat (1/5/2026) siang. Bahkan, di antara massa, ada yang rudal dan roket ke de

  • Jumat, 01 Mei 2026 16:17

    May Day Kondusif, Polres Inhu Tetap Siagakan Personel Dan Patroli Objek Vital

    INHU - Peringatan Hari Buruh Internasional atau May Day di Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu) tahun ini berlangsung dalam suasana aman dan kondusif. Tidak adanya aksi yang berpotensi mengganggu ketertiba

  • Jumat, 01 Mei 2026 15:26

    Harga Minyak Dunia Hari Ini Anjlok Usai Cetak Rekor Tertinggi Kemarin

    Penurunan ini terjadi setelah laporan menyebutkan bahwa militer Amerika Serikat (AS) akan memberikan masukan kepada Presiden Donald Trump. Harga minyak mengalami penurunan pada hari Kamis (Jumat wakt

  • Jumat, 01 Mei 2026 10:39

    Vivo T5 Series Resmi Meluncur di Indonesia, Intip Spesifikasi dan Harganya

    JAKARTA �" vivo mambawa kembali lini T Series di Indonesia dengan menghadirkan vivo T5 Series dalam dua model: T5  dan T5 Pro. Lini T Series baru ini diposisikan sebagai perangkat all-roun

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.