Kamis, 30 Apr 2026

Tes Baru untuk Calon Guru

Sabtu, 19 Des 2015 11:45
Dok. Okezone
Ilustrasi
SEMARANG - Tidak semua orang bisa menjadi guru. Apalagi, Kementerian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Kemristekdikti) bakal menerapkan tes bakat minat untuk penerimaan mahasiswa baru calon guru di lembaga pendidikan dan tenaga kependidikan (LPTK).

"Selama ini, rekrutmen mahasiswa untuk calon guru atau bukan kan sama saja," kata Direktur Pembelajaran, Ditjen Pembelajaran dan Mahasiswa, Kemenristek Dikti Dr. Paristyanti Nurwardani di sela "Lokakarya Instruktur Pendidikan Profesi Guru di LPTK" untuk tingkat Jawa Tengah yang diselenggarakan oleh Badan Bantuan Pembangunan Internasional Amerika (USAID) di Semarang.

Mulai tahun depan, kata Paristiyanti, rekrutmen calon mahasiswa untuk program pendidikan guru di LPTK akan ditambahi dengan tes minat dan bakat. Dengan begitu, akan terjaring calon guru yang benar-benar menjiwai perannya.

"Bagi calon mahasiswa program pendidikan guru yang tidak lolos tes minat dan bakat akan diberikan kesempatan kembali untuk mendaftar. Kalau sampai dua kali ternyata tidak lulus, ya, sudah," imbuhnya.

Menurut Paristiyanti, penerapan tes minat dan bakat untuk calon mahasiswa khusus program pendidikan guru di LPTK merupakan salah satu hasil kesepakatan atas pertemuan Kemenristek Dikti dengan 17 pimpinan LPTK di Indonesia. Dia mengatakan, saat ini Kemristekdikti tengah fokus untuk melakukan revitalisasi LPTK-LPTK di Indonesia yang berjalan secara bertahap, yakni pada 2015 sudah dilakukan revitalisasi terhadap 17 LPTK.

"Pada tahun depan, 17 LPTK ini berhasil mengajak LPTK-LPTK yang lain untuk direvitalisasi. Jumlah total LPTK saat ini sebanyak 421 LPTK, terdiri atas 380 LPTK swasta dan 41 LPTK Negeri," tuturnya.

Paristiyanti menyebutkan, tes minat dan bakat untuk calon guru itu resmi diterapkan pada tahun ajaran baru mendatang, yakni September 2016 dan baru diterapkan di 47 LPTK, baik negeri maupun swasta.

"Ya, belum semua LPTK, memang. Namun, sudah ada beberapa LPTK swasta yang akan menerapkan. Jadi, tidak hanya yang negeri karena sebenarnya baik negeri maupun swasta kan untuk rakyat Indonesia," katanya.

(okezone.com)
Pendidikan
Berita Terkait
  • Rabu, 29 Apr 2026 17:02

    Secara Musyawarah dan Mufakat, Zulfadli Pimpin PWI Rohil

    BAGANSIAPIAPI - Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Rokan Hilir resmi menggelar Konferensi ke VIII pada Rabu (29/4) pagi di Bagansiapiapi.  Acara berlangsung di Aula Kantor Dinas Pe

  • Rabu, 29 Apr 2026 17:01

    Dibuka Sekretaris Dinas Kominfo Rohil, PWI Rokan Hilir Gelar Konferensi ke VIII

    Rokan Hilir - Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Rokan Hilir menggelar Konferensi ke VII, Rabu (29/4/2026) pagi. Kegiatan yang dibuka oleh Sekretaris Dinas Kominfo Zuliandra itu dilaksa

  • Rabu, 29 Apr 2026 12:59

    Perjalanan KRL Dibatasi Sampai Stasiun Bekasi Pasca-Kecelakaan

    JAKARTA - Proses pemulihan jalur kereta di lintas Bekasiā€"Cikarang masih terus dilakukan usai terjadinya tabrakan antara KA Argo Bromo Anggrek dengan KRL yang terjadi pada Senin, 27 April 2026.

  • Rabu, 29 Apr 2026 12:57

    Korban Meninggal Kecelakaan Kereta di Bekasi Bertambah Jadi 16 Orang

    JAKARTA - Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto menyebutkan korban meninggal dunia akibat kecelakaan KRL dengan KA Argo Bromo Anggrek jarak jauh di Bekasi Timur bertambah menjadi 16 o

  • Rabu, 29 Apr 2026 12:38

    Penerima Bansos Gabung Kopdes Merah Putih Bebas Iuran

    JAKARTA - Penerima bantuan sosial (bansos) Program Keluarga Harapan (PKH) dan Sembako bergabung dalam Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP). Hal ini dilakukan setelah Kementerian Sosial (Ke

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.