Minggu, 03 Mei 2026
  • Home
  • Pendidikan
  • Unhas Kembangkan Budidaya Rumput Laut Terbesar di Indonesia

Unhas Kembangkan Budidaya Rumput Laut Terbesar di Indonesia

Kamis, 25 Feb 2016 15:48
(Foto: dok. Pertamina)
Petani memanen rumput laut.

MAKASSAR-Setelah dipercaya melaksanakan pengembangan sapi Bali Pollet di Kabupaten Enrekang, Sulawesi Selatan, Universitas Hasanuddin (Unhas) juga berupaya mengembangkan budidaya rumput laut di kawasan Takalar, Sulawesi Selatan. Rektor Unhas Prof Dr Dwia Aries Tina Pulubuhu, MA mengatakan, kawasan tersebut merupakan produsen rumput laut terbesar di Indonesia.

"Kami ada pembibitan rumput laut di Takalar. Sulsel produsen rumput laut terbesar karena garis pantai yang panjang," tuturnya, di Kabupaten Enrekang, belum lama ini.

Dwia menjelaskan, telah menyelesaikan proposal dan mengajukan melalui Dirjen Penguatan Inovasi Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Kemristekdikti) terkait pembentukan science technopark di kawasan tersebut. Menurut dia, hubungan Unhas dengan asosiasi nelayan di sana sudah cukup dekat, baik dalam hal penjemuran hingga pengolahan.

"Unhas sebenarnya menjadi ketua konsorsium rumput laut di Indonesia. Sedangkan hasil dari pengolahan digunakan untuk diserap di industri. Misalnya, bahan kapsul obat atau kertas," ujarnya.

Selain itu, ucap dia, terdapat juga beberapa hasil dari pengolahan rumput laut yang telah mendapat paten. Bahkan, para mahasiswa dari jenjang S-1 sampai S-3 banyak yang tertarik melakukan penelitian mengenai rumput laut lantaran manfaatnya yang luar biasa.

"Selain agar-agar, ada juga yang sudah paten untuk bahan lain, seperti pasta gigi dan obat kumur, hingga bahan kosmetik. Untuk produk makanan jadi ada mi berbahan dasar rumput laut," terangnya.

Dia menambahkan, dalam skala rumah tangga, rumput laut dimanfaatkan untuk membuat kue serta bahan produk kecantikan. Komoditas ini bahkan sangat potensial meningkatkan perekonomian masyarakat hingga lebih dari 100 persen.

"Dari harga bahan baku Rp8.000 bisa menjadi Rp40 ribu, sehingga kalau dilakukan pengolahan di sentra produksi dengan pasar yang tersedia akan meningkatkan pendapatan masyarakat hingga 400 atau 500 persen," tukasnya. (okezone.com)

Pendidikan
Berita Terkait
  • Sabtu, 02 Mei 2026 22:26

    Salurkan Beasiswa Nasional, Langkah BNI Dukung Pemerataan Pendidikan

    JAKARTA - PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI terus memperkuat komitmennya terhadap peningkatan kualitas pendidikan di Indonesia, sejalan dengan semangat Hari Pendidikan Nasional (Har

  • Sabtu, 02 Mei 2026 22:24

    Harga BBM BP dan Vivo Naik Jadi Rp30.890 per Liter di Mei 2026, Pertamina Kapan?

    JAKARTA - Harga BBM di SPBU swasta seperti Vivo dan BP naik pada 1 Mei 2026. SPBU Vivo dan BP kompak menaikkan harga BBM menjadi Rp30.890 per liter.Vivo menaikkan harga BBM jenis Primus Diesel Pl

  • Sabtu, 02 Mei 2026 22:21

    Menko Yusril Tegaskan Fungsi Komnas HAM Tak Bisa Diambil Pemerintah

    JAKARTA â€" Menteri Koordinator Bidang Hukum, HAM, Imigrasi, dan Pemasyarakatan, Yusril Ihza Mahendra, menegaskan bahwa posisi Komnas HAM harus diperkuat. Ia menilai fungsi pengawasan dan penegak

  • Sabtu, 02 Mei 2026 22:05

    23 Calon Jemaah Haji Gagal Berangkat, Ketahuan Pakai Visa Nonprosedural

    JAKARTA â€" Direktorat Jenderal Imigrasi kembali menunda keberangkatan calon jemaah haji asal Indonesia yang menggunakan visa nonprosedural. Kali ini, sebanyak 23 orang dicegah berangkat saat hen

  • Sabtu, 02 Mei 2026 22:03

    May Day di Jakarta, Ratusan Aktivis hingga Pejabat Negara Serukan Kesejahteraan Buruh

    JAKARTA - Ratusan aktivis lintas generasi, tokoh nasional, serta sejumlah pejabat pemerintahan menghadiri peringatan Hari Buruh Internasional yang digelar di Jakarta, Jumat 1 Mei 2026.Kegiatan te

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.