- Home
- Pendidikan
- Universitas Brawijaya Rintis Kendaraan Listrik Cerdas
KAMPUS
Universitas Brawijaya Rintis Kendaraan Listrik Cerdas
Kamis, 04 Feb 2016 08:39
JAKARTA - Inisiatif perguruan tinggi dalam menghasilkan inovasi kendaraan ramah lingkungan maupun menggunakan energi alternatif kian masif. Salah satunya datang dari Universitas Brawijaya (UB).
Saat ini kampus yang terletak di Kota Malang, Jawa Timur itu sedang merintis riset untuk membuat kendaraan listrik cerdas. Para peneliti merupakan dosen Jurusan Teknik Elektro Fakultas Teknik Universitas Brawijaya (JTE FT-UB), yaitu Ir. Wijono, M.T., Ph.D, Waru Djuriatno, S.T., M.T., dan Eka Maulana, ST., M.Eng. Ketiga dosen di bidang elektronika daya dan kontrol itu berencana mengembangkan kendaraan listrik cerdas ramah lingkungan berbasis teknologi Smart Electric Vehicle (SEV).
Eka Maulana menjelaskan, penelitian mereka menggunakan dana penelitian BOPTN. Saat ini ketiganya sedang dalam tahapan awal, yaitu meneliti dan merancang Electronic Control Unit (ECU) yang berfungsi sebagai pengendali SEV secara terpadu baik dari sisi hardware maupun software.
"Penelitian masih berjalan 40 persen. Ditargetkan tiga tahun mendatang sudah rampung serta dapat menghasilkan inovasi sistem pengendalian differential drive sebagai prototype kendaraan listrik TEUB-SEV," ujar Eka, seperti dinukil dari laman UB, Kamis (4/2/2016).
Tim kecil ini membagi penelitian mereka dalam tiga tahap. Tahun pertama, target mereka adalah menghasilkan inovasi mekanisme sistem navigasi cerdas dan pengendalian roda secara independen (two-wheeled differential drive) pada motor BLDC dengan penerapan sistem kontrol terpadu. Menurut Eka, fungsi sistem tersebut adalah mengatur kecepatan masing-masing sistem penggerak dengan modulasi gelombang PWM Sinusoida.
"Pada tahapan ini, sistem kendali kemudi kendaraan cerdas auto pilot juga dirancang dan dianalisis dengan cermat," imbuhnya.
Kemudian, tahun kedua adalah saatnya pengembangan inovasi sistem regenerative breaking. Pada tahap ini, kata Eka, timnya memfokuskan riset atau proses pengereman dengan mekanisme penyimpanan energi yang dihasilkan dari energi mekanik menjadi energi listrik melalui Energy Management System (EMS).
EMS memungkinkan sistem mengonversi dan menyimpan energi pada superkapasitor ketika mobil direm atau kondisi jalan menurun. Lalu, secara bertahap energi tadi disimpan ke dalam baterai.
Dosen asli Blitar itu menjelaskan, tahun ketiga merupakan saatnya perancangan sistem pengisian daya (charging) secara internal dalam kendaraan (autocharging) dan eksternal dari sumber luar. Rencananya, Eka dan timnya akan menggunakan advance battery dan storage technology yang dirancang khusus agar dapat menjadi solusi atas keterbatasan jarak tempuh kendaraan karena keterbatasan kemampuan penyimpanan sumber energi listrik. Mereka optimistis mobil bisa mencapai ratusan kilometer dalam sekali jalan.
"Dari hasil pengujian motor, kecepatan putaran mencapai 10 ribu rpm dengan daya 36 HP pada motor penggerak. Sehingga bila dikonversikan, kecepatan mobil ini bisa mencapai 210 km/jam dengan akselerasi 3,7 detik pada 0-100 km/jam," papar lulusan Miyazaki University itu.
Meski demikian, ujar Eka, kecepatan dan akselerasi bukanlah tujuan utama riset mereka. Eka dan timnya memprioritaskan rancangan sistem navigasi pintar dan sistem manajemen energi pintar pada mobil listrik tersebut.
"Kami harap TEUB SEV ini menjadi prototipe mobil listrik di masa depan yang aman, nyaman, hemat energi, dan super cepat," tandasnya.
"Sistem pengereman seperti ini membutuhkan pengendalian khusus sehingga didapatkan konversi energi yang optimal," tutur Eka.
Salurkan Beasiswa Nasional, Langkah BNI Dukung Pemerataan Pendidikan
JAKARTA - PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI terus memperkuat komitmennya terhadap peningkatan kualitas pendidikan di Indonesia, sejalan dengan semangat Hari Pendidikan Nasional (Har
Harga BBM BP dan Vivo Naik Jadi Rp30.890 per Liter di Mei 2026, Pertamina Kapan?
JAKARTA - Harga BBM di SPBU swasta seperti Vivo dan BP naik pada 1 Mei 2026. SPBU Vivo dan BP kompak menaikkan harga BBM menjadi Rp30.890 per liter.Vivo menaikkan harga BBM jenis Primus Diesel Pl
Menko Yusril Tegaskan Fungsi Komnas HAM Tak Bisa Diambil Pemerintah
JAKARTA â€" Menteri Koordinator Bidang Hukum, HAM, Imigrasi, dan Pemasyarakatan, Yusril Ihza Mahendra, menegaskan bahwa posisi Komnas HAM harus diperkuat. Ia menilai fungsi pengawasan dan penegak
23 Calon Jemaah Haji Gagal Berangkat, Ketahuan Pakai Visa Nonprosedural
JAKARTA â€" Direktorat Jenderal Imigrasi kembali menunda keberangkatan calon jemaah haji asal Indonesia yang menggunakan visa nonprosedural. Kali ini, sebanyak 23 orang dicegah berangkat saat hen
May Day di Jakarta, Ratusan Aktivis hingga Pejabat Negara Serukan Kesejahteraan Buruh
JAKARTA - Ratusan aktivis lintas generasi, tokoh nasional, serta sejumlah pejabat pemerintahan menghadiri peringatan Hari Buruh Internasional yang digelar di Jakarta, Jumat 1 Mei 2026.Kegiatan te