Sabtu, 02 Mei 2026
  • Home
  • Peristiwa
  • Abrasi Kian Mengancam Warga Pesisir, Kades Lemang Minta Perhatian Pemerintah

Abrasi Kian Mengancam Warga Pesisir, Kades Lemang Minta Perhatian Pemerintah

Laporan : Roy Rudi
Minggu, 20 Nov 2016 21:38
Roy Rudi
Kepala Desa Lemang Edy Murkan.
MERANTI - Abrasi yang melanda Daerah Pesisir Kepulauan Meranti, Riau, hingga kini semangkin meluas. Seperti abrasi yang terjadi di Desa Permai dan Tanah Merah,  di Desa Lemang Kecamatan Rangsang Barat juga dihantam abrasi. Banyak lahan dan perumahan masyarakat sudah terjun kelaut. Bahkan Pemakaman umum juga sudah mulai terjun bebas ke dasar laut.

Kepala Desa Lemang Edy Murkan saat ditemui Spiritriau.com Ahad 20/11 mengatakan, persoalan abrasi saat ini semangkin hari semangkin  parah. Bukan saja di wilayah pantai Motong dan Tanah Merah saja, akan tetapi di Desa Lemang juga sudah dihatam abrasi. Banyak rumah dan lahan masyarakat yang berada di pingiran pantai sudah terjun ke laut. 

"Kita lihat abrasi ini, semangkin hari semangkin meluas. Ini disebabkan kuatnya gelombang menghantam tebing sehingga  banyak tanah dipingiran pantai jatuh ke laut,"kata Kepala Desa Lemang Edy Murkan.

Lanjut Edy Murkan, selain Rumah warga dan kebun masyarakat yang terjun ke laut, beberapa kuburan umum juga ikut jatuh ke dasar laut.  Bila persoalan Abrasi ini tidak diatasi secepatnya oleh Pemerintah Daerah dan Pusat, Pelabuhan tempat bongkar muat barang dan naik turunnya penumpang juga akan ikut terjun ke laut.

" ini perlu di perhatikan oleh pemerintah Daerah. Sebab selama satu tahun tanah dipingiran pantai Desa Lemang habis terjun kelaut 7 sampai 8 meter. Daerah lemang sekitar panjang 1,5 kilo meter, itu semua tanah masyarakat. Untuk mengatasi ini perlu di bangun turap atau batu penahan gelombang. Kalau ini tidak di atasi secapatnya, lahan masyarakat Lemang akan habis terkikis oleh hantaman gelombang," urai Edy Murkan.

Dengan persoalan abrasi ini baik di Desa Lemang atau di Desa yang lainnya, Edy Murkan sangat berharap kepada Pemerintah Daerah maupun Pusat agar dapat membangun turap atau batu penahan Gelombang secepatnya.

"Saya berharap kepada Pemerintah Daerah agar dapat berkoordinasi dengan Pemerintah Pusat untuk secapatnya membangun turap atau batu penahan gelombang agar abrasi di Desa kami ini bisa teratasi," pintanya.

" Untuk sementara ini, bila Pemerintah hendak membangun tidak perlu panjang, di tahun 2017  terbangun 300 meter saja di kiri, kanan pelabuhan itu sudah cukup. Sebab kita memahami juga dengan anggaran saat ini masih defisit,"ungkap Edy Murkan.
Peristiwa
Berita Terkait
  • Rabu, 18 Mar 2026 16:32

    One Way Nasional Diberlakukan dari Tol Japek Sampai Kalikangkung

    JAKARTA - Rekayasa lalu lintas (lalin) atau one way nasional resmi diberlakukan pada siang hari ini, Rabu (18/3/2026), saat arus mudik Lebaran 2026. Satu arah itu berlangsung mulai dari Tol Jakarta-Ci

  • Rabu, 18 Mar 2026 15:42

    Pria Paruh Baya Diduga Dianiaya hingga Meninggal Dunia di Jalan Pangeran Hidayat

    PEKANBARU - Seorang pria bernama Muhammad Zen (50) ditemukan meninggal dunia setelah diduga menjadi korban tindak pidana pembunuhan atau penganiayaan berat di kawasan Jalan Pangeran Hidayat, Gang Abad

  • Rabu, 18 Mar 2026 15:00

    KontraS Ungkap Kondisi Andrie Usai Disiram Air Keras: Tak Buta, tapi Fungsi Mata Menurun

    JAKARTA - Kondisi Wakil Koordinator KontraS, Andrie Yunus, berangsur membaik setelah disiram air keras pada Kamis (12/3/2026) malam, sekitar pukul 23.00 WIB. Andrie telah menjalani operasi mata di Rum

  • Rabu, 18 Mar 2026 14:55

    Jasa Marga Ungkap 1,2 Juta Kendaraan Tinggalkan Jakarta hingga 18 Maret 2026

    JAKARTA - Direktur Utama PT Jasa Marga (Persero) Tbk Rivan Achmad Purwantono melaporkan sebanyak 34% kendaraan telah meninggalkan Jakarta per hari ini, Rabu (18/3/2026). Jasa Marga telah memprediksi,

  • Rabu, 18 Mar 2026 14:23

    Kapolri Resmikan Renovasi Masjid Al-Adzim dan Kukuhkan Satgas PHK di Riau

    PEKANBARU - Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kapolri), Jenderal Listyo Sigit Prabowo, menandatangani prasasti renovasi Masjid Al-Adzim sekaligus mengukuhkan Satuan Tugas Penanganan Premani

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.