Selasa, 05 Mei 2026
  • Home
  • Peristiwa
  • Akibat Pembangunan Drainase di Tembilahan, PDAM TI Merugi Puluhan Juta Rupiah

Akibat Pembangunan Drainase di Tembilahan, PDAM TI Merugi Puluhan Juta Rupiah

Laporan : Aditya Prahara
Jumat, 14 Okt 2016 19:26
Aditya Prahara
Agustian Rasmanto Ketika Diwawancarai Reporter Spiritriau.com, Jumat (14/10/16).
TEMBILAHAN - Terkait dengan Pekerjaan pembuatan drainase di Kota Tembilahan sempat membuat masyarakat Tembilahan kecewa. Karena, pekerjaan tersebut membuat jaringan telkomunikasi dari Telkom dan distribusi air PDAM Tirta Indragiri terganggu.

Hal tersebut karena adanya pengerukan yang dilakukan oleh rekanan yang mendapatkan paket pekerjaan tersebut.

Menanggapi hal tersebut Direktur Perusahaan Daerah Air Minum Tirta Indragiri (PDAM TI) Agustian Rasmanto bahwa memang tidak ada koordinasi antara pihaknya dengan Dinas Cipta Karya Dan Perumahan Rakyat (CKPR) Inhil.

"Ya, awalnya memang tidak ada  koordinasi yang dilakukan oleh Cipta Karya ke (PDAM TI ; red)," ungkap Direktur tersebut.

Ketika telah terjadi kerusakan, lanjut Agus lagi, barulah ada koordinasi yang dilakukan oleh Dinas Terkait.

"Dari hasil koordinasi yang dilakukan dinas terkait telah bersedia memediasi dan meminta pihak rekanan untuk mengganti biaya kerusakan PDAM TI akibat pekerjaan yang dilakukan pihak rekanan," ungkapnya kembali.

Agus menjelaskan meski telah mendapatkan kesepakatan bahwa pihak rekanan akan mengganti kerugian yang di alami oleh PDAM TI. Namun sampai dengan saat ini dari Rincian Anggaran Biaya (RAB) yang telah diajukan kepada pihak rekanan belum ada sama sekali terlealisasi satu rupiahpun.


"PDAM TI telah melakukan perbaikan pipa induk sekitar 50℅ dari kerusakan yang disebabkan oleh pihak rekanan dengan menggunakan dana dari (PDAM TI ; red) sendiri, namun untuk perbaikan ke sambungan rumah belum, hal tersebut dikarenakan penyambungan (sambungan rumah ; red) baru bisa dilakukan setelah perbaikan pipa induk selesai 100%," jelasnya kembali.

Terakhir Agus menyebutkan bahwa hal ini tidak akan terjadi apabila adanya koordinasi lebih awal dan perencanaan pembagunan yang matang oleh satker terkait.

"Hal ini tidak akan terjadi apabila adanya koordinasi lebih awal oleh semua pihak dan perencanaan pembagunan yang matang oleh satker terkait, dan tentunya tidak membuat PDAM TI merugi puluhan juta rupiah," pungkasnya (dit)
Peristiwa
Berita Terkait
  • Rabu, 18 Mar 2026 16:32

    One Way Nasional Diberlakukan dari Tol Japek Sampai Kalikangkung

    JAKARTA - Rekayasa lalu lintas (lalin) atau one way nasional resmi diberlakukan pada siang hari ini, Rabu (18/3/2026), saat arus mudik Lebaran 2026. Satu arah itu berlangsung mulai dari Tol Jakarta-Ci

  • Rabu, 18 Mar 2026 15:42

    Pria Paruh Baya Diduga Dianiaya hingga Meninggal Dunia di Jalan Pangeran Hidayat

    PEKANBARU - Seorang pria bernama Muhammad Zen (50) ditemukan meninggal dunia setelah diduga menjadi korban tindak pidana pembunuhan atau penganiayaan berat di kawasan Jalan Pangeran Hidayat, Gang Abad

  • Rabu, 18 Mar 2026 15:00

    KontraS Ungkap Kondisi Andrie Usai Disiram Air Keras: Tak Buta, tapi Fungsi Mata Menurun

    JAKARTA - Kondisi Wakil Koordinator KontraS, Andrie Yunus, berangsur membaik setelah disiram air keras pada Kamis (12/3/2026) malam, sekitar pukul 23.00 WIB. Andrie telah menjalani operasi mata di Rum

  • Rabu, 18 Mar 2026 14:55

    Jasa Marga Ungkap 1,2 Juta Kendaraan Tinggalkan Jakarta hingga 18 Maret 2026

    JAKARTA - Direktur Utama PT Jasa Marga (Persero) Tbk Rivan Achmad Purwantono melaporkan sebanyak 34% kendaraan telah meninggalkan Jakarta per hari ini, Rabu (18/3/2026). Jasa Marga telah memprediksi,

  • Rabu, 18 Mar 2026 14:23

    Kapolri Resmikan Renovasi Masjid Al-Adzim dan Kukuhkan Satgas PHK di Riau

    PEKANBARU - Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kapolri), Jenderal Listyo Sigit Prabowo, menandatangani prasasti renovasi Masjid Al-Adzim sekaligus mengukuhkan Satuan Tugas Penanganan Premani

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.