PERISTIWA
Algojo Pemenggal Nenek Intan di Rohul Terancam Hukuman Mati
Laporan : Fahrin Waruwu
Jumat, 06 Mei 2016 22:56
Demikian hal itu terungkap saat Sat Reskrim Polres Rohul menggelar konfresni pers Jumat 6/5 petang di Mapolres Rohul. "Untuk sementara kita kenakan pelaku dengan pasal 340 KUHP dengan ancaman hukuman mati," tegas Kapolres Rohul, AKBP Pitoyo Agung Yuwono SIK melalui Kasat Reskrimnya, AKP Muhammad Wirawan Novianto.
Sebelumnya, korban ditemukan bersimbah darah dengan tubuh masih duduk di kursi plastik warna hijau, di bawah pohon kelapa sawit di samping rumahnya, dan kepalanya berada di pangkuannya sendiri.
Setelah melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP), polisi membentuk tim gabungan yang terdiri dari, empat regu yang berbagai tugas, yakni dari Satuan Reskrim Polres Rohul dipimpin AKP Muhammad Wirawan Novianto, dibantu Polsek Rambah Samo, Polsek Ujungbatu, Polsek Kunto Darussalam, diback up anggota Jatanras Polda Riau.
Dua hari melakukan perburuan, tepat pada Kamis sekira pukul 23. 00 wib malam di seputaran desa Kubu Pauh kecamatan Rambah Samo, tepatnya disebuah pondok dikebun milik masyarakat pelaku disergap, karena berusaha melarikan diri, memaksa polisi melumpuhkannya dengan dua peluru tepat dikaki kirinya.
" Saat kita temukan, pelaku sedang berada disalah satu pondok yang berada di kebun sawit milik masyarakat, ketika akan kita tangkap, pelaku melawan dan berusaha kabur, sudah kita beri tembakan peringatan, karena diabaikan, terpaksa kita tembak," jelas Kapolres Rokan Hulu, AKBP Pitoyo Agung Yuwono SIK ketika didampingi Kasat Reskrim Polres Rohul dipimpin AKP Muhammad Wirawan Novianto saat menggelar konfrensi pers Jumat 6/5 petang.
Ketika diwawancari sejumlah awak media usai konfrensi pers, Rismin mengaku tega memenggal leher korban karena sakit hati telah dituduh mencuri tabung LPG 3 kilogram (kg).
"Karena saya tidak melakukan makanya saya tidak terima. Selain itu (korban red) memaki-maki saya dengan kata-kata kotor," ungkap Rismin menjawab usai ekspos di Mapolres Rohul, Jumat (6/5/16).
Salah satu kata-kata nenek Intan yang bikin dirinya dendam adalah kata "Kamu maling". Hal itulah yang buat Rismin punya rencana untuk menghabisi nyawa korban pakai sebilah parang panjang yang baru diasahnya milik Binzar, ayah angkatnya.
Dendamnya terbalas setelah dia berhasil memenggal kepala nenek Intan yang tengah duduk di kursi plastik di halaman samping rumahnya di RT 001/ RW 002 desa Pematang Tebih, kecamatan Ujungbatu, Selasa siang.
"Walaupun ibu angkat saya adalah anaknya (Yusmita, 46 tahun), tapi kami tidak beranggapan bahwa saya adalah cucu angkatnya," ceritanya.
Rismin mengatakan dirinya memang sudah berniat membunuh nenek Intan saat korban mengambil tabung LPG 3 kg di rumah ibu angkatnya, Yusmita. Korban terus menuduh bahwa dialah pencuri tabung LPG di rumah anak menantunya itu.
Sebelum kejadian, Selasa pagi sekira pukul 09.00 WIB, Rismin mengakui datang ke rumah nenek Intan, namun korban sedang tidak di rumah.
"Memang sudah bawa parang kian saya datang pertama pak (ke rumah korban). Entah kenapa, saya memang sadar, tapi setelah melihat nenek tadi, emosi saya meluap, sehingga yang tidak saya inginkan terjadi pun terjadi," jelas Rismin tanpa ada penyesalan.
"Habis nebas saya mencari tempat yang aman di daerah perkebunan Lintam, di kebun PT. SAI. Sorenya saya menyebrang jalan lintas ke Kubu Pauh," ungkap pelaku.
Selama pelarian, Rismin mengakui tidak segan dan malu kepada orang yang ditemui. Dia berterus terang meminta makanan, sekedar untuk mengisi perutnya.
Pemuda asal Tebing Tinggi Sumatera Utara ini mengakui bahwa dirinya sudah ikut dan tinggal bersama Binzar dan Yusmita (anak sulung korban) sejak 2012 silam. Namun, hubungannya dengan korban tidak begitu akrab.
Rismin (20) ditangkap setelah tiga hari kejadian. Ia sempat kabur ke kebun PT. SAI di daerah Lintam, dan akhirnya ditangkap di sebuah pondok di kebun sawit di desa Kubu Pauh, kecamatan Rambah Samo, WIB oleh tim gabungan jajaran Polres Rohul Kamis, (5/5/2016) sekira jam 23.00 Wib malam . (Fah)
Peristiwa
Prabowo Akan Bangun Kota-Kota Baru, Tiap Wilayah Ada 100 Ribu Rumah untuk Buruh
JAKARTA - Presiden Prabowo Subianto akan membuat kota-kota baru di Indonesia, dimana setiap kota akan ada 100 ribu rumah. Rencana ini untuk memenuhi kebutuhan hunian untuk buruh.Demikia
Bawa Replika Rudal, Massa Buruh Geruduk Gedung DPR
JAKARTA - Massa buruh mulai mendatangi depan Gedung DPR RI, Jakarta Pusat, pada Hari Buruh Internasional, Jumat (1/5/2026) siang. Bahkan, di antara massa, ada yang rudal dan roket ke de
May Day Kondusif, Polres Inhu Tetap Siagakan Personel Dan Patroli Objek Vital
INHU - Peringatan Hari Buruh Internasional atau May Day di Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu) tahun ini berlangsung dalam suasana aman dan kondusif. Tidak adanya aksi yang berpotensi mengganggu ketertiba
Harga Minyak Dunia Hari Ini Anjlok Usai Cetak Rekor Tertinggi Kemarin
Penurunan ini terjadi setelah laporan menyebutkan bahwa militer Amerika Serikat (AS) akan memberikan masukan kepada Presiden Donald Trump. Harga minyak mengalami penurunan pada hari Kamis (Jumat wakt
Vivo T5 Series Resmi Meluncur di Indonesia, Intip Spesifikasi dan Harganya
JAKARTA �" vivo mambawa kembali lini T Series di Indonesia dengan menghadirkan vivo T5 Series dalam dua model: T5 dan T5 Pro. Lini T Series baru ini diposisikan sebagai perangkat all-roun