Minggu, 03 Mei 2026
  • Home
  • Peristiwa
  • Ancaman Banjir Berakhir, Pemprov Riau Resmi Hentikan Status Siaga Darurat Hidrometeorologi

Peristiwa

Ancaman Banjir Berakhir, Pemprov Riau Resmi Hentikan Status Siaga Darurat Hidrometeorologi

PT.SPIRIT INTI MEDIA
Jumat, 30 Jan 2026 16:01
PEKANBARU â€" Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau memastikan tidak akan memperpanjang status siaga darurat penanggulangan bencana hidrometeorologi seperti banjir, tanah longsor, dan angin puting beliung. Status kewaspadaan tersebut dijadwalkan berakhir secara otomatis pada 31 Januari 2026.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah dan Pemadam Kebakaran (BPBD Damkar) Riau, M Edy Afrizal kepada GoRiau.com, Jumat (30/1/2026) mengatakan, keputusan ini diambil setelah pihaknya mencermati perkembangan kondisi cuaca dan situasi terkini di seluruh wilayah Riau.

"Status siaga hidrometeorologi Provinsi Riau berakhir akhir bulan Januari ini dan secara otomatis tidak diperpanjang," ujar Edy Afrizal.

Langkah ini didasari atas mulai munculnya sejumlah titik api di beberapa kabupaten dan kota. Fenomena ini menjadi sinyal kuat adanya peralihan potensi ancaman bencana, dari yang semula berupa luapan air kini bergeser ke arah kebakaran hutan dan lahan (Karhutla).

Meski status siaga darurat banjir segera dicabut, BPBD Damkar Riau tidak lantas menurunkan tingkat kewaspadaan. Koordinasi intensif terus dilakukan bersama Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) guna memantau dinamika cuaca serta memprediksi kapan musim kemarau benar-benar melanda secara menyeluruh.

"Cuaca di Riau sejak awal Januari cukup dinamis. Kadang panas, lalu turun hujan. Di Riau ini memang ada dua periode panas, sekarang ini semacam warming up, nanti akan hujan lagi di pertengahan tahun, kemudian kembali panas," jelasnya.

Mengenai wacana penetapan status siaga darurat Karhutla, Edy Afrizal menyebut pihaknya masih memantau perkembangan situasi dalam beberapa waktu ke depan. Namun, sebagai langkah antisipasi, ia telah meminta pemerintah daerah di tingkat kabupaten dan kota yang memiliki wilayah rawan kebakaran untuk mulai bersiap.

"Kami sudah mendorong kabupaten dan kota yang berpotensi Karhutla agar segera mempertimbangkan penetapan status siaga. Saat ini provinsi masih berstatus siaga hidrometeorologi hingga akhir bulan," tutupnya.(grc)

Peristiwa
Berita Terkait
  • Rabu, 18 Mar 2026 16:32

    One Way Nasional Diberlakukan dari Tol Japek Sampai Kalikangkung

    JAKARTA - Rekayasa lalu lintas (lalin) atau one way nasional resmi diberlakukan pada siang hari ini, Rabu (18/3/2026), saat arus mudik Lebaran 2026. Satu arah itu berlangsung mulai dari Tol Jakarta-Ci

  • Rabu, 18 Mar 2026 15:42

    Pria Paruh Baya Diduga Dianiaya hingga Meninggal Dunia di Jalan Pangeran Hidayat

    PEKANBARU - Seorang pria bernama Muhammad Zen (50) ditemukan meninggal dunia setelah diduga menjadi korban tindak pidana pembunuhan atau penganiayaan berat di kawasan Jalan Pangeran Hidayat, Gang Abad

  • Rabu, 18 Mar 2026 15:00

    KontraS Ungkap Kondisi Andrie Usai Disiram Air Keras: Tak Buta, tapi Fungsi Mata Menurun

    JAKARTA - Kondisi Wakil Koordinator KontraS, Andrie Yunus, berangsur membaik setelah disiram air keras pada Kamis (12/3/2026) malam, sekitar pukul 23.00 WIB. Andrie telah menjalani operasi mata di Rum

  • Rabu, 18 Mar 2026 14:55

    Jasa Marga Ungkap 1,2 Juta Kendaraan Tinggalkan Jakarta hingga 18 Maret 2026

    JAKARTA - Direktur Utama PT Jasa Marga (Persero) Tbk Rivan Achmad Purwantono melaporkan sebanyak 34% kendaraan telah meninggalkan Jakarta per hari ini, Rabu (18/3/2026). Jasa Marga telah memprediksi,

  • Rabu, 18 Mar 2026 14:23

    Kapolri Resmikan Renovasi Masjid Al-Adzim dan Kukuhkan Satgas PHK di Riau

    PEKANBARU - Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kapolri), Jenderal Listyo Sigit Prabowo, menandatangani prasasti renovasi Masjid Al-Adzim sekaligus mengukuhkan Satuan Tugas Penanganan Premani

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.