Peristiwa,
Banjir Rob Kepung Muaragembong, Permukiman hingga Makam Terendam
PT.SPIRIT INTI MEDIA
Senin, 05 Jan 2026 17:13
BEKASI â€" Banjir rob kembali menggenangi permukiman warga dan jalan lingkungan di wilayah pesisir Kecamatan Muaragembong, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat. Genangan air laut pasang tersebut juga merendam tempat pemakaman umum, tambak ikan, serta menyebabkan kerugian ekonomi bagi masyarakat.
Salah satu wilayah terdampak parah berada di Desa Pantai Bahagia, Kecamatan Muaragembong. Berdasarkan data pemerintah desa setempat, sedikitnya 1.663 kepala keluarga (KK) terdampak banjir rob yang kembali terjadi dalam beberapa hari terakhir.
Ketinggian air di permukiman warga saat ini mencapai sekitar 50 sentimeter. Warga menyebutkan, air laut mulai naik dan masuk ke rumah-rumah sejak Selasa, 30 Desember 2025.
“Puncaknya terjadi hari Jumat dan Sabtu. Air bisa sampai 80 sentimeter, setinggi pinggul orang dewasa,” ujar Maunah, warga Desa Pantai Bahagia.
Selain merendam rumah warga, banjir rob juga menggenangi tambak ikan dan udang milik masyarakat. Akibatnya, sejumlah pemilik tambak mengalami kerugian ekonomi yang ditaksir mencapai puluhan juta rupiah per orang.
Tak hanya itu, banjir rob juga merendam area pemakaman umum di wilayah Pantai Beting dan Pantai Bahagia, sehingga menyulitkan aktivitas warga.
Pemerintah desa setempat menyebut, akibat banjir rob yang kerap terjadi dan semakin parah, sedikitnya tiga kepala keluarga memilih meninggalkan rumah mereka dan mengungsi ke tempat yang lebih aman.
Pemerintah desa berharap pemerintah pusat segera memberikan solusi jangka panjang untuk mengatasi banjir rob dan abrasi yang terus menggerus wilayah pesisir Muaragembong.
“Rob ini bukan kejadian sekali dua kali. Kami sangat berharap ada penanganan serius dan berkelanjutan agar warga tidak terus menjadi korban,” ujar perwakilan pemerintah desa.