Sabtu, 02 Mei 2026
  • Home
  • Peristiwa
  • Dua Kawasaki Ninja Bersenggolan di Pelalawan Riau, Seorang Pengendara Tewas Luka Berat di Kepala

Dua Kawasaki Ninja Bersenggolan di Pelalawan Riau, Seorang Pengendara Tewas Luka Berat di Kepala

admin
Selasa, 19 Mei 2020 15:48
PANGKALAN KERINCI - Warga di sekitar Jalan Sultan Syarif Hasym Kecamatan Pangkalan Kerinci, Kabupaten Pelalawan, Riau dihebohkan dengan kecelakaan lalu lintas yang terjadi antara dua sepeda motor pada Senin (18/5/2020) malam.

Seorang pria tampak terkapar di taman media jalan dua jalur itu sedangkan sepeda motor miliknya terlentang jauh di sisi jalan.

Masyarakat sekitar langsung berkumpul dan berupaya memberikan pertolongan.

Tak berapa lama polisi lalu lintas datang menggunakan mobil dan mengangkut korban untuk dibawa ke rumah sakit terdekat.

"Tadi senggolan dengan sepeda motor Ninja juga kami lihat. Boncengan dengan cewek pergi ke gang itu," ungkap seorang remaja yang menyaksikan kecelakaan maut tersebut kepada tribunpekanbaru.com, Selasa (18/5/2020y malam saat melintas.

Remaja pria itu melihat kedua sepeda motor jenis Kawasaki Ninja itu melaju dengan kencang dan tiba-tiba satu diantaranya berbelok ke pemutaran jalan ke jalur lain.

Akhirnya tersenggol dengan motor korban dan hilang arah hingga menabrak trotoar jalan.

Tampak darah segara mengalir dari tubuh korban yang sudah tak sadarkan diri.

Polantas dari Polres Pelalawan dan seorang polisi berpakaian biasa dibantu warga setempat mengevakuasi korban untuk mendapatkan pertolongan.

Saat dikonfirmasi terkait Laka Lantas tersebut, Kepala Satlantas Polres Pelalawan AKP Anindhita Rizal SIK membenarkan kejadian tersebut.

Ada dua motor yang terlibat yakni Kawasaki Ninja tanpa Nomor Polisi (Nopol) dikendaraai Wisnu Wardana (21) berboncengan dengan Sri Wahyuni (20), keduanya tercatat sebagai warga Jala Sakura Pangkalan Kerinci.

Sedangkan pemotor Kawasaki Ninja BM 6492 UD dikendaran Vicky Pratono (27) yang beralamat di Desa Sialang Indah, Pelalawan.

"Akibat kecelakaan, korban Vicky Pranoto mengalami luka berat di bagian kepala. Meninggal dunia di Rumah Saki Efarina Pangkalan Kerinci," tutur Kasat Anindhita kepada tribunpekanbaru.com, Selasa (19/5/2020).

Sedangkan pemotor tanpa Nopol Wisnu Wardana mengalami lecet di jari tangan kanan dan tidak dirawat. Kerugian material yang timbul akibat tabrakan itu sebesar Rp 5 juta.

Menurut Anindhita, kecelakan maut itu berawal dari motor Ninja tanpa Nopol yang kendarai Wisnu dan membonceng Sri Wahyuni bergerak dari arah kantor bupati menuju arah Simpang Kualu dengan melintasi jalan sultan Syarif Hasim.

Setibanya di Tempat Kejadian Perkara (TKP) tepat di U-Turn depan Tarina Bom, Wisnu hendak berbelok ke kanan melalui U-Turn.

Namun ia tidak ada memberikan isyarat atau tanda serta tidak memperhatikan kendaraan yang datang dari arah belakang.

Karena motornya tidak ada dilengkapi dengan Lampu sein, lampu belakang dan lampu utama serta tak dilengkapi kaca spion.

Pada saat bersamaan datang dari arah belakang motor Ninja BM 6492 UD yang dikendarai Vicky.

Lantaran jarak sudah dekat, kecelakaan tak bisa dihindari lagi.

Motor korban menyenggol bagian stang kemudi samping kanan motor tanpa nopol itu.

Mengakibatkan korban terjatuh dan menabrak trotoar median jalan, sedangkan motor tanpa plat itu bergerak kiri namun tidak jatuh.

"Kita lakukan olah TKP dan gelar perkara terlebih dahulu untuk menentukan kasus laka lantas ini," tandas Anindhita.

Sumber: tribunpelalawan.com

komentar Pembaca

Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.