Sabtu, 20 Jun 2026
  • Home
  • Peristiwa
  • Gubernur RiauTegaskan Syarat Penerbangan Tanpa Antigen dan Swab Sudah Diberlakukan

Gubernur RiauTegaskan Syarat Penerbangan Tanpa Antigen dan Swab Sudah Diberlakukan

admin
Selasa, 15 Mar 2022 16:07
pekanbaru.tribunnews.com

PEKANBARU - Gubernur Riau (Gubri) Syamsuar menegaskan, penghapusan syarat antigen dan PCR bagi pelaku perjalanan dalam negeri yang sudah mendapatkan vaksin lengkap sudah diberlakukan di Provinsi Riau.

Sehingga masyarakat yang akan melakukan perjalanan, baik melalui udara, darat dan laut tidak perlu khawatir lagi.

Sebab arahan pemerintah pusat sesuai Surat Edaran Kementerian Perhubungan (Kemenhub) Nomor 21/2022 tentang Petunjuk Pelaksanaan Perjalanan Orang Dalam Negeri Dengan Transportasi Udara Pada Masa Pandemi Covid-19 sudah diberlakukan di Provinsi Riau.



"Sesuai surat edaran Kemenhub, kami pun langsung memberlakukan penghapusan syarat antigen dan PCR bagi penumpang pesawat yang sudah vaksin lengkap," kata Gubernur Riau (Gubri), Syamsuar, Senin (14/3/2022).

Ia pun menyambut baik kebijakan tersebut dan berharap pemulihan ekonomi di Riau dapat berjalan dengan baik seiring semakin longgarnya syarat penerbangan tersebut.

"Pusat tentu sudah memiliki pertimbangan sebelum mengambil kebijakan untuk menghapus syarat antigen dan PCR sebagai syarat perjalanan. Barangkali pusat menilai kasus ini sudah menurun trennya. Kebijakan ini kan untuk mendukung program pemulihan ekonomi di daerah juga," katanya.

Syamsuar menyambut baik kebijakan pemerintah pusat yang tidak lagi mensyaratkan antigen dan PCR sebagai syarat untuk perjalanan.

Dengan adanya kebijakan ini, Gubri berharap kunjungan orang ke Riau bisa semakin luas. Termasuk dari luar negeri.

"Karena sekarang kita melihat sudah ada pengurangan pengetatan-pengetatan, termasuk adanya kebijakan tidak ada lagi PCR dan karantina. Dengan adanya kemudahan-kemudahan itu, perjalanan dari luar negeri ke dalam negeri juga bisa diberi kemudahan," kata Gubri.


Gubri berharap dengan tidak diberlakukan surat negatif antigen dan PCR serta karantina bagi perjalanan dari luar negeri, bisa diberlakukan juga di Riau.



Sebab selama ini untuk penerbangan international di Riau masih belum dibuka.

?"Kalau peluang itu dibuka, masyarakat Riau siap saja, asalkan ada kebijakan pemerintah pusat yang membuka kesempatan dibuka perjalanan internasional. Kalaupun tidak bisa sekalian, minimal ada yang dibuka perjalanan dari luar negeri," ujarnya.

Menurut Gubri jika kran kedatangan orang melalui penerbangan international dibuka, maka perekonomian di Riau dipastikan bisa tumbuh kembali.



"Kami harapkan Riau bisa memiliki peluang seperti itu (penerbangan international), sehingga ini bagian dari upaya kita meningkatkan ekonomi di Riau," katanya.

?Dengan adanya kelonggaran ini, ?Gubri Syamsuar meminta pemerintah pusat membuka perjalanan internasional di Provinsi Riau, khususnya perjalanan dari dan ke negara tetangga Malaysia.

Meski demikian, masyarakat diminta tetap waspada, sebab Pandemi Covid-19 hingga saat ini belum berakhir.

"Kita berharap kasus Covid-19 di Riau segera menurun, sehingga bandara maupun pelabuhan kita dibuka untuk perjalanan internasional," kata Gubri seraya menyebut jika hubungan Provinsi Riau dengan Malaysia sudah lama terjalin dan tidak bisa dipisahkan.

"Riau ini dengan Malayasia ada hubungannya erat, baik itu hubungan keluarga, persaudaraan dan bisnis. Makanya tadi kami minta sama Pak Kanwil Kemenkum-HAM Riau dibuka perjalanan internasional, kalau nanti sudah ada kebijakan nasional," sebutnya.




Sumber: pekanbaru.tribunnews.com

komentar Pembaca

Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.