Peristiwa
Ini Kronologi Pelemparan Masjid Jogokariyan Yogya Menurut Takmir
Senin, 28 Jan 2019 14:36
Masjid Jogokariyan di Jalan Jogokariyan No 36, Kecamatan Mantrijeron, Kota Yogyakarta, dilempari batu oleh oknum simpatisan sebuah parpol, Minggu (27/1) kemarin sore.
Pukul 13.00 WIB
Sejumlah elemen masyarakat yang tergabung dalam Aliansi Masyarakat Yogyakarta menggelar acara 'Deklarasi Jogja Dukung Jokowi' di Kompleks Stadion Mandala Krida, Yogyakarta.
Usai deklarasi, sejumlah laskar melangsungkan konvoi di sejumlah tempat. Akhirnya timbul ketegangan internal mereka sendiri di beberapa titik. Tercatat bentrok antar laskar dan masyarakat sipil terjadi di Ngampilan, Umbulharjo, dan Jogokariyan.
Sejumlah massa melintas di Jalan Jogokariyan dari arah barat. Namun tanpa diduga saat sampai di dekat masjid, mereka justru melempari masjid dengan batu dan benda-benda tumpul lainnya.
"Mereka pakai motor, ada yang lari melempari (batu), bawa sajam, ada yang bawa pedang, ada yang celurit, ada besi, macam-macam. Karena banyak kita enggak tahu. Saya saja mau kebacok," jelas Ketua Takmir Masjid Jogokariyan, Muhammad Fanni Rahman.
Tak lama setelahnya aparat Polsek Mantrijeron mendatangi TKP dan melerai kedua kubu yang sedang bersitegang. Sebab, jemaah dan remaja masjid juga melawan balik dan mencoba mengusir simpatisan parpol agar keluar dari kampung.
Pukul 17.00 WIB
Perwakilan simpatisan parpol dengan pihak Takmir Masjid Jogokariyan duduk satu meja di Kantor Kecamatan Mantrijeron. Mereka melangsungkan mediasi dengan difasilitasi Pemerintah Kecamatan, Koramil, dan Polsek Mantrijeron.
Mediasi antara perwakilan simpatisan parpol dengan pihak Takmir Masjid Jogokariyan selesai. Ketua PAC PDIP Mantrijeron, Junianto, selaku wakil simpatisan parpol dan penggerak pelemparan batu diharuskan meminta maaf.
"Kesepakatan dua hal, kesepakatan damai. Karena juga ini isu sensitif berbeda dengan kejadian yang lain. Kami juga enggak mau dibawa ke urusan politik. Karena pelakunya juga teman-teman sudah tahu orang-orangnya itu," tuturnya.
"Biar clear, karena saya butuh untuk itu. Karena apa? Untuk meredam situasi. Sesepuhnya (PAC PDIP Mantrijeron) sudah minta maaf. Tapi pelaku penggeraknya (belum), satu orang saja (penggeraknya) harus minta maaf," tutupnya.
Panglima TNI dan Menhan RI Yakinkan Kesiapan Interoperabilitas TNI
Kepri-Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto bersama Menteri Pertahanan RI Sjafrie Sjamsoeddin, Ketua Komisi I DPR RI Utut Adianto, Wakil Panglima TNI Jenderal TNI Tandyo Budi R., serta para Kepala
Wakil Panglima TNI dan Sejumlah Pejabat Negara Terima Warga Kehormatan dan Brevet Korps Marinir
Kepri-Wakil Panglima TNI Jenderal TNI Tandyo Budi R., Menteri Pertahanan RI Sjafrie Sjamsoeddin, Ketua Komisi I DPR RI Utut Adianto, Kepala Staf Angkatan Darat Jenderal TNI Maruli Simanjuntak, dan Kep
KKN Kelompok 17 Universitas Abdurrab Siap Sukseskan Perayaan HUT ke-81
Tapung Hulu-Semangat kebersamaan dan gotong royong mulai terasa di Desa Senama Nenek, Kecamatan Tapung Hulu, melalui kolaborasi antara mahasiswa KKN Kelompok 17 Universitas Abdurrab dan Karang Taruna
Termasuk Bapenda Riau, 8 OPD Raih Penghargaan Kearsipan Pemprov
PEKANBARU - Pemerintah Provinsi Riau memberikan penghargaan kearsipan internal kepada delapan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dengan predikat Sangat Memuaskan. Penghargaan tersebut diserahkan di Pek
Plt Gubri Usulkan Jembatan Siak V dan Flyover Garuda Sakti ke Menteri PU
PEKANBARU â€" Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Riau, SF Hariyanto, menyampaikan sejumlah usulan pembangunan infrastruktur strategis kepada Menteri Pekerjaan Umum (PU), Dody Hanggodo, saat melakukan pert