Senin, 27 Apr 2026
  • Home
  • Peristiwa
  • Ini Penjelasan Kapolsek Mandau Terkait Pemanen Sawit yang Ditemukan Tewas di Pondoknya

Ini Penjelasan Kapolsek Mandau Terkait Pemanen Sawit yang Ditemukan Tewas di Pondoknya

Laporan : Erwin Fernando Nababan
Sabtu, 28 Apr 2018 22:17
Erwin Fernando Nababan
Kompol Ricky Ricardo Sik, Saat Melakukan Pemeriksaan Jenazah JS Di RSUD Duri.
MANDAU - Sabtu pagi 28 April 2018 sekira pukul.08.00 Wib, warga jalan Rangau KM 07 dikejutkan dengan penemuan seorang laki-laki dewasa yang sudah tidak bernyawa di dalam sebuah pondok yang berada di salah satu kebun milik warga Kelurahan Air Jamban. Tepatnya di jalan Rangau KM 07 RT 03 RW 08 Kelurahan Air Jamban Kecamatan Mandau.

Terkait hal tersebut, Kapolres Bengkalis AKBP Yusuf Rahmanto Sik MH, dan diterangkan oleh Kapolsek Mandau Kompol Ricky Ricardo Sik, bahwa identitas pria yang ditemukan dalam keadaan sudah meninggal di dalam Pondok Kebun Sawit jalan Rangau KM 07 RT 03 / RW 08 Kelurahan Air Jamban Kecamatan Mandau Kabupaten Bengkalis tersebut adalah JS (50) yang merupakan pekerja sebagai pemanen sawit di Perkebunan milik saudara Sitorus.

Masih keterangan Kompol Ricky,  dari keterangan para saksi yang tim peroleh awalnya pada hari Sabtu 28 April 2018 sekira pukul  07.30 Wib, Firman Siringo - Ringo yang merupakan mandor pekerja kebun milik saudara Sitorus tersebut melakukan pemeriksaan di kebun jalan Rangau KM 07. Saat melakukan pemeriksaan di kebun, Firman Siringo Ringo tidak menemukan JS di area perkebunan. Firman Siringo Ringo pun memeriksa ke dalam pondok yang berada di dalam perkebunan, dan mendapati korban JS sudah dalam keadaan terlentang dalam keadaan mulut mengeluarkan busa. Kemudian Firman melaporkannya ke beberapa tetangga, kemudian melaporkan ke piket Polsek Mandau.

Lanjut Kompol Ricky, tepat pukul.08.30 Wib tim piket Polsek Mandau yang dipimpinnya langsung tiba di tempat kejadian perkara (TKP) dan melakukan olah TKP bersama-sama Tim Medis dari RSUD Duri. Dan berdasarkan keterangan tim dokter, penyebab kematian di duga dikarenakan penyakit asam lambung. Dan terlihat dari mulut korban mengeluarkan darah yang menghitam. Dan dari kekakuan mayat, diduga korban telah meninggal kurang lebih 12 jam yang lalu.

"Saat ini korban telah dibawa ke RSUD Duri. Dan lagi-lagi dari Hasil Visum yang dilakukan oleh Dr.Wahyudi menerangkan kematian korban secara wajar yang disebabkan oleh penyakit asam lambung. 

"Saat ini keluarga korban telah di hubungi oleh Mandor Firman Siringo - Ringo. Dan masih menunggu konfirmasi, apakah keluarga korban datang ke Duri atau jenazah korban yang diantar ke Pekanbaru, "tutup Kompol Ricky Ricardo Sik kemudian. (win)
Peristiwa
Berita Terkait
  • Minggu, 26 Apr 2026 21:37

    Viral! Pria Ini Naik Gunung Andong Bawa Sound System, Netizen: Emang Boleh?

    JAKARTA - Viral di media sosial sebuah video yang memperlihatkan aksi seorang pendaki membawa sound system berukuran besar saat mendaki gunung. Video tersebut diunggah oleh akun TikTok

  • Minggu, 26 Apr 2026 21:34

    Mitos atau Fakta: Pakai Tas Selempang Berat Bikin Tulang Belakang Melengkung ke Samping?

    BANYAK orang mengira memakai tas selempang berat hanyalah kebiasaan sepele. Padahal dalam jangka panjang, tas selempang berat bisa berdampak pada postur tubuh.Salah satu isu yang s

  • Minggu, 26 Apr 2026 21:32

    Kenapa Vaksin Meningitis Wajib Sebelum Haji dan Umrah? Ini Penjelasannya

    JAKARTA â€" Calon jemaah haji dan umrah diwajibkan menjalani vaksinasi meningitis sebelum berangkat ke Arab Saudi. Kebijakan ini bukan tanpa alasan, melainkan sebagai langkah pencegahan

  • Minggu, 26 Apr 2026 21:30

    AS Akan Kembali Berlakukan Eksekusi Mati dengan Regu Tembak dan Kamar Gas

    JAKARTA â€" Departemen Kehakiman Amerika Serikat (AS) pada Jumat (24/4/2026) menyatakan bahwa negara itu akan kembali menerapkan regu tembak, hukuman mati dengan sengatan listrik, dan asfiksia ga

  • Minggu, 26 Apr 2026 21:27

    Tampang Pelaku Penembakan di Acara Gedung Putih hingga Sebabkan Trump Dievakuasi

    WASHINGTON - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengatakan pelaku penembakan saat makan malam koresponden Gedung Putih, Sabtu (25/4/2026), sudah ditangkap. Saat kejadian, T

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.