Sabtu, 20 Jun 2026
  • Home
  • Peristiwa
  • Ini Penjelasan Kapolsek Mandau Terkait Pemanen Sawit yang Ditemukan Tewas di Pondoknya

Ini Penjelasan Kapolsek Mandau Terkait Pemanen Sawit yang Ditemukan Tewas di Pondoknya

Laporan : Erwin Fernando Nababan
Sabtu, 28 Apr 2018 22:17
Erwin Fernando Nababan
Kompol Ricky Ricardo Sik, Saat Melakukan Pemeriksaan Jenazah JS Di RSUD Duri.
MANDAU - Sabtu pagi 28 April 2018 sekira pukul.08.00 Wib, warga jalan Rangau KM 07 dikejutkan dengan penemuan seorang laki-laki dewasa yang sudah tidak bernyawa di dalam sebuah pondok yang berada di salah satu kebun milik warga Kelurahan Air Jamban. Tepatnya di jalan Rangau KM 07 RT 03 RW 08 Kelurahan Air Jamban Kecamatan Mandau.

Terkait hal tersebut, Kapolres Bengkalis AKBP Yusuf Rahmanto Sik MH, dan diterangkan oleh Kapolsek Mandau Kompol Ricky Ricardo Sik, bahwa identitas pria yang ditemukan dalam keadaan sudah meninggal di dalam Pondok Kebun Sawit jalan Rangau KM 07 RT 03 / RW 08 Kelurahan Air Jamban Kecamatan Mandau Kabupaten Bengkalis tersebut adalah JS (50) yang merupakan pekerja sebagai pemanen sawit di Perkebunan milik saudara Sitorus.

Masih keterangan Kompol Ricky,  dari keterangan para saksi yang tim peroleh awalnya pada hari Sabtu 28 April 2018 sekira pukul  07.30 Wib, Firman Siringo - Ringo yang merupakan mandor pekerja kebun milik saudara Sitorus tersebut melakukan pemeriksaan di kebun jalan Rangau KM 07. Saat melakukan pemeriksaan di kebun, Firman Siringo Ringo tidak menemukan JS di area perkebunan. Firman Siringo Ringo pun memeriksa ke dalam pondok yang berada di dalam perkebunan, dan mendapati korban JS sudah dalam keadaan terlentang dalam keadaan mulut mengeluarkan busa. Kemudian Firman melaporkannya ke beberapa tetangga, kemudian melaporkan ke piket Polsek Mandau.

Lanjut Kompol Ricky, tepat pukul.08.30 Wib tim piket Polsek Mandau yang dipimpinnya langsung tiba di tempat kejadian perkara (TKP) dan melakukan olah TKP bersama-sama Tim Medis dari RSUD Duri. Dan berdasarkan keterangan tim dokter, penyebab kematian di duga dikarenakan penyakit asam lambung. Dan terlihat dari mulut korban mengeluarkan darah yang menghitam. Dan dari kekakuan mayat, diduga korban telah meninggal kurang lebih 12 jam yang lalu.

"Saat ini korban telah dibawa ke RSUD Duri. Dan lagi-lagi dari Hasil Visum yang dilakukan oleh Dr.Wahyudi menerangkan kematian korban secara wajar yang disebabkan oleh penyakit asam lambung. 

"Saat ini keluarga korban telah di hubungi oleh Mandor Firman Siringo - Ringo. Dan masih menunggu konfirmasi, apakah keluarga korban datang ke Duri atau jenazah korban yang diantar ke Pekanbaru, "tutup Kompol Ricky Ricardo Sik kemudian. (win)
Peristiwa
Berita Terkait
  • Jumat, 19 Jun 2026 17:15

    Lewat Literasi Digital, PHR Dukung Wartawan Semakin Adaptif dan Profesional

    DURI - Di tengah derasnya arus disrupsi teknologi dan kompleksitas informasi industri hulu migas, kolaborasi solid antara industri dan jurnalis menjadi kunci utama dalam mengawal kedaulatan energi nas

  • Jumat, 19 Jun 2026 17:11

    Kodim 1714/Puncak Jaya Laksanakan Kegiatan Jumat Sehat

    Mulia â€" Kodim 1714/Puncak Jaya kembali melaksanakan kegiatan Jumat Sehat yang diikuti oleh prajurit dan anggota Persit KCK Cabang XLI Dim 1714/PJ. Kegiatan ini merupakan agenda rutin satuan yang ber

  • Jumat, 19 Jun 2026 16:26

    Hadir di Ttengah Kesulitan, Satlantas Polres Inhu Salurkan Air Bersih untuk Warga

    RENGAT-Kepedulian terhadap sesama ditunjukan jajaran Satuan Lalulintas (Satlantas) Polres Indragiri Hulu (Inhu) yang hadir ditengah kesulitan warga yang membutuhkan, dengan menyalurkan bantuan air ber

  • Jumat, 19 Jun 2026 16:23

    Tepis Isu Sulit Dikonfirmasi, Kabid Humas Polda Riau Jelaskan Aturan Baru Ekspos Berita Sesuai Perkap Nomor 6 Tahun 2023

    PEKANBARU - Kepala Bidang Hubungan Masyarakat (Kabid Humas) Kepolisian Daerah (Polda) Riau, Kombes Pol Zahwani Pandra Arsyad, SH, MSi memaparkan mekanisme terbaru terkait komunikasi publik di lingkung

  • Jumat, 19 Jun 2026 16:19

    Lewat Literasi Digital, PHR Dukung Wartawan Semakin Adaptif dan Profesional

    DURI, 19 Juni 2026 â€" Di tengah derasnya arus disrupsi teknologi dan kompleksitas informasi industri hulu migas, kolaborasi solid antara industri dan jurnalis menjadi kunci utama dalam mengawal kedau

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.