Peristiwa,
KPK Geledah Kantor Gubernur Riau, Bawa Tiga Koper Dokumen dan Amankan Sekda serta Kabag Protokol
PT.SPIRIT INTI MEDIA
Senin, 10 Nov 2025 18:02
Pekanbaru-Suasana di Kantor Gubernur Riau, Jalan Jenderal Sudirman, Pekanbaru, mendadak tegang pada Senin siang (10/11/2025) ketika tim penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan penggeledahan terkait penyidikan lanjutan kasus dugaan korupsi yang menjerat Gubernur Riau nonaktif Abdul Wahid.
Sebanyak delapan unit mobil berpelat merah dan hitam bertuliskan “KPK” terlihat tiba di lobi Kantor Gubernur Riau sekitar pukul 11.30 WIB. Aparat kepolisian berjaga ketat di pintu masuk utama, membatasi akses keluar-masuk pegawai maupun tamu selama proses penggeledahan berlangsung.
Penggeledahan tersebut berlangsung selama hampir lima jam. Sekitar pukul 16.30 WIB, tim penyidik terlihat meninggalkan gedung sambil membawa tiga koper berukuran besar dan satu kardus berisi dokumen. Dari hasil penggeledahan, KPK juga membawa Sekretaris Daerah Provinsi Riau, Syahrial Abdi, serta Kepala Bagian Protokol Riau, Raja Faisal Febrinaldi, untuk dimintai keterangan lebih lanjut.
Sumber internal menyebutkan, sejumlah ruangan di kompleks perkantoran gubernur turut diperiksa, termasuk ruang kerja pejabat, ruang rapat, dan kendaraan dinas yang biasa digunakan oleh Plt Gubernur Riau SF Hariyanto serta Sekdaprov Syahrial Abdi.
Selain menggeledah gedung, tim penyidik KPK juga memeriksa dua mobil dinas " masing-masing milik Plt Gubernur dan Sekdaprov Riau. Dari kendaraan SF Hariyanto, tim sempat membawa sejumlah dokumen, kotak, dan buku agenda, namun sebagian dikembalikan setelah dilakukan pengecekan. Sedangkan dari mobil dinas Sekdaprov, sejumlah dokumen penting dibawa tanpa ada yang dikembalikan.
Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, membenarkan adanya kegiatan penggeledahan tersebut. “Benar. Perkembangannya akan kami sampaikan kembali,” ujarnya singkat.
Sementara itu, Plt Gubernur Riau SF Hariyanto yang sempat terlihat meninggalkan lokasi dengan mobil Toyota Fortuner hitam membantah adanya penggeledahan di dalam kantor gubernur. “Nggak ada penggeledahan. Jadi KPK datang ke sini cuma minta data, dan kita selaku tuan rumah membantu proses penyidikan,” ujarnya.
SF Hariyanto menegaskan bahwa tidak ada ruangan yang diperiksa secara khusus. “Cuma ngobrol-ngobrol aja. Kalau memang ada berkas yang dibawa, nanti Sekda yang tanda tangan,” tambahnya.
Meski demikian, pantauan di lapangan menunjukkan tim penyidik KPK tetap melakukan pemeriksaan di beberapa titik strategis di dalam kantor gubernur hingga sore hari.
Penggeledahan ini merupakan lanjutan dari kasus dugaan pemerasan dan korupsi yang menjerat Gubernur Riau nonaktif Abdul Wahid, Kepala Dinas PUPR-PKPP M. Arief Setiawan, serta Tenaga Ahli Gubernur Dani M. Nursalam. Ketiganya telah ditetapkan sebagai tersangka oleh KPK pada Selasa (4/11/2025) dan kini ditahan di Rutan KPK untuk proses penyidikan lebih lanjut.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari KPK terkait hasil lengkap penggeledahan maupun barang bukti yang diamankan dari Kantor Gubernur Riau.***
BUMN Perkebunan Dorong Perguruan Tinggi Perkuat Talenta Adaptif
PEKANBARU-PTPN IV PalmCo, bagian dari Holding Perkebunan Nusantara III (Persero) mendorong Universitas Riau untuk dapat menyiapkan sumber daya manusia unggul dan adaptif yang mampu menjawab tantangan
Desersi dan Terlibat Narkoba, Dua Oknum Anggota Polres Dumai Dipecat
DUMAI-Dua oknum anggota Polres Dumai resmi diberhentikan tidak dengan hormat (PTDH) dari dinas Kepolisian Republik Indonesia (Polri). Upacara PTDH digelar di halaman Mapolres Dumai, Jalan Jenderal Sud
2 WN Austria Tewas Terjatuh dari Jembatan Gantung Air Terjun di NTT
Jakarta - Dua turis asal Austria meninggal dunia usai terjatuh dari jembatan gantung setinggi 20 meter di kawasan Air Terjun Cunca Wulang, Kecamatan Mbeliling, Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur (NT
Bukan Sabotase, Ini 3 Dugaan Penyebab Blackout di Sumatera.
Jakarta-Bareskrim Polri mengungkapkan hasil investigasi awal terkait pemadaman listrik total (blackout) yang melanda sebagian besar wilayah Sumatera. Polri menegaskan bahwa insiden tersebut bukan dise
Angin Kencang Rumpin Bogor Terjang 90 Rumah, BPBD Beri Bantuan Darurat
Angin kencang disertai hujan deras melanda wilayah Rumpin, Kabupaten Bogor, pada Minggu siang, menyebabkan kerusakan signifikan pada puluhan rumah warga. Peristiwa ini terjadi sekitar pukul 14.30 WIB,