Sabtu, 02 Mei 2026
  • Home
  • Peristiwa
  • Karhutla di Riau Terus Membara, Tim Darat dan Dua Helikopter WB Keroyok Karhutla di Teluk Meranti

Karhutla di Riau Terus Membara, Tim Darat dan Dua Helikopter WB Keroyok Karhutla di Teluk Meranti

Admin
Selasa, 23 Mar 2021 14:00
pekanbaru.tribunnews.com

PELALAWAN - Kebakaran Hutan dan Lahan atau Karhutla di Riau terus membawa walau hujan dengan intesitas rendah hingga terjadi di sebagian besar wilayah Riau.

Saat ini Karhutla di Riau yang masih membawa yakni Karhutla di Kelurahan Teluk Meranti Kecamatan Teluk Meranti, Kabupaten Pelalawan, Riau.

Karhutla di Riau khususnya Karhutla di Teluk Meranti ini belum teratasi sepenuhnya oleh tim gabungan yang diterjunkan ke lokasi pada Selasa (23/03/2021) karena di lokasi tidak turun hujan.

Hari ini, tim pemadaman darat dan Satgas udara kembali mengeroyok titik api di Teluk Meranti yang melalap lahan kosong dan semak belukar.

Proses pemadaman dengan kekuatan penuh dari personil berbagai instansi memasuki hari kedua.

Tim darat menyirami api dan sekaligus pendinginan di bawah, sedangkan Satgas udara melakukan bom air menggunakan helikopter yang dirancang untuk Water Bombing.

"Hari ini helikopter ikut juga memadamkan. Ada dua unit yang dikirim tim Satgas Karhutla Provinsi Riau," terang Pelaksana tugas (Plt) Kepala Badan Penaggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pelalawan, Abu Bakar FE, kepada tribunpekanbaru.com, Selasa (23/03/2021).

Abu Bakar menjelaskan, titik api Karhutla yang saat ini muncul di Pelalawan hanya di Teluk Meranti tersebut.

Sedangkan yang ada di Desa Teluk Beringin Kecamatan Kuala Kampar telah berhasil dipadamkan.

Alhasil fokus pemadaman dengan kekuatan lengkap dari personil TNI, Polri, Satpol PP dan Damkar, BPBD, Manggala Agni, tim rayon kecamatan, serta masyarakat setempat.


Bom air yang dilakukan dua unit helikopter milik BNPB ke kepala api, disambut dengan penyiraman oleh tim darat.

Dengan pola pemadaman seperti itu, diharapkan api segera bisa dipadamkan dan dilanjutkan dengan pendinginan areal. 

Adapun kendala yang dihadapi personil gabungan yakni jarak yang cukup jauh ke lokasi Karhutla.

Selain itu, api semakin membesar dan asap cukup tebal muncul di areal yang terbakar.

Lebih parahnya di saat beberapa kecamatan di Pelalawan diguyur hujan deras pada Senin (22/03/2021) lalu, ternyata di Teluk Meranti hujan tidak turun sama sekali. 

"Di sini tak turun hujan, padahal kalau ada hujan cukup membantu.

Hari ini diupayakan maksimal," tambah Abu Bakar yang memimpin operasi pemadaman.


Sumber: pekanbaru.tribunnews.com

komentar Pembaca

Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.