Peristiwa
Kisah lucu mayat di tengah sawah, ternyata...
Jumat, 11 Nov 2016 08:40
Peristiwa nyeleneh ini terjadi pada Rabu (9/11) lalu. Pria tidak diketahui identitasnya itu benar-benar bak mayat lantaran tidak bergerak sedikitpun meski warga sudah mengerumuninya.
Warga awalnya mengira di desanya mungkin terjadi pembunuhan atau kejahatan lainnya, karena ditemukan sesosok mayat. Sontak Kepala Desa setempat, Taufiq, bergerak mencari bantuan guna mengevakuasi pria dikira mayat tersebut. Beruntung saat itu anggota kepolisian sektor Mirit sedang berpatroli sehingga lekas melakukan evakuasi.
"Anggota saya sedang patroli, ketika sampai di dekat lokasi dihentikan warga. 'Pak itu ada orang meninggal', kata warga yang memberhentikan anak buah saya," kata Kapolsek Mirit, Ajun Komisaris Sapto Wahono, Kamis kemarin.
Mendapat laporan itu, kata Sapto, dua anak buahnya, yakni Bripka Anwari dan Bripka Mustofa bergegas mendatangi lokasi kejadian. Sesampainya di lokasi sekitar pukul 10.30 WIB, kedua anggota polisi Polsek Mirit tersebut melihat sudah banyak warga berkerumun.
Salah satu anak buahnya langsung terjun ke sawah penuh lumpur. Kesigapannya bahkan membuat warga kagum atas aksi heroik kepolisan. Anggota polisi itu langsung mengangkat tubuh pria tanpa identitas itu dari tengah sawah.
Sialnya, aksi heroik kepolisian itu mendadak sirna dan justru seperti film komedi. Bagaimana tidak, ternyata sesosok pria disangka mayat itu malah terbangun ketika tubuhnya diangkat. Sontak para warga tertawa terbahak-bahak melihat kejadian ini.
"Kemudian salah satu anggota saya turun ke sawah yang sudah terendam air untuk mengangkat tubuh tersebut. Namun, saat diangkat orang tersebut malah bangun," ungkapnya tertawa.
Belakangan pria tanpa identitas dikira mayat itu diketahui mengalami gangguan jiwa. Sapto menduga pria itu tertidur di tengah sawah lantaran kepanasan, apalagi cuaca kala itu memang tengah terik.
"Ternyata memang orang gila. Orang tersebut biasa menggelandang di wilayah tersebut, mungkin pikirannya panas-panas kalau tidur di sawah berair bisa dingin," ujar Sapto dengan tawa lebih besar.
Setelah terbangun, dengan tubuh masih basah berlumpur dan raut wajah datar sambil menggaruk-garuk, pria tak waras itu meninggalkan kerumunan. Dia langsung pergi begitu saja tanpa tahu apa sebenarnya terjadi.(merdeka.com)
Peristiwa
Secara Musyawarah dan Mufakat, Zulfadli Pimpin PWI Rohil
BAGANSIAPIAPI - Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Rokan Hilir resmi menggelar Konferensi ke VIII pada Rabu (29/4) pagi di Bagansiapiapi. Acara berlangsung di Aula Kantor Dinas Pe
Dibuka Sekretaris Dinas Kominfo Rohil, PWI Rokan Hilir Gelar Konferensi ke VIII
Rokan Hilir - Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Rokan Hilir menggelar Konferensi ke VII, Rabu (29/4/2026) pagi. Kegiatan yang dibuka oleh Sekretaris Dinas Kominfo Zuliandra itu dilaksa
Perjalanan KRL Dibatasi Sampai Stasiun Bekasi Pasca-Kecelakaan
JAKARTA - Proses pemulihan jalur kereta di lintas Bekasiā"Cikarang masih terus dilakukan usai terjadinya tabrakan antara KA Argo Bromo Anggrek dengan KRL yang terjadi pada Senin, 27 April 2026.
Korban Meninggal Kecelakaan Kereta di Bekasi Bertambah Jadi 16 Orang
JAKARTA - Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto menyebutkan korban meninggal dunia akibat kecelakaan KRL dengan KA Argo Bromo Anggrek jarak jauh di Bekasi Timur bertambah menjadi 16 o
Penerima Bansos Gabung Kopdes Merah Putih Bebas Iuran
JAKARTA - Penerima bantuan sosial (bansos) Program Keluarga Harapan (PKH) dan Sembako bergabung dalam Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP). Hal ini dilakukan setelah Kementerian Sosial (Ke