Sabtu, 20 Jun 2026
  • Home
  • Peristiwa
  • Kritik Pemerintahan Jokowi dengan Aksi Teatrikal, Mahasiswa KAMMI UIN Suska Riau Tolak Kenaikan BBM

Kritik Pemerintahan Jokowi dengan Aksi Teatrikal, Mahasiswa KAMMI UIN Suska Riau Tolak Kenaikan BBM

Admin
Sabtu, 10 Sep 2022 09:24
pekanbaru.tribunnews.com

PEKANBARU - Aksi mahasiswa protes kenaikan Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi terus berlanjut di Provinsi Riau.

Jumat (9/9/2022), mahasiswa dari Kesatuan Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) UIN Suska menggelar aksi di depan Gedung DPRD Riau.

Menariknya, aksi puluhan mahasiswa menampilkan teatrikal yang menggambarkan presiden tidak peduli dengan penderitaan rakyatnya.

Di dalam aksi teatrikal ini mahasiswa membacakan puisi kritikan terhadap pemerintah.

Meskipun rakyatnya dalam kondisi kelaparan dan kesulitan serta menyampaikan protes, presiden terus tidak peduli dengan rakyatnya itu.

Aksi ini bentuk protes atas kebijakan pemerintah menaikkan harga BBM Riau.

Mahasiswa ini menyampaikan orasi-orasi penolakan kenaikan harga BBM.

Selain menampilkan teatrikal, mahasiswa juga poster-poster dan spanduk berisi kritik atas kenaikan harga BBM.

Salah satu spanduk diikatkan di gerbang keluar gedung rakyat itu. Spanduk itu berisi tulisan "Diam Ditindas Atau Bangkit Melawan".


Menurut pantauan memang gelombang mahasiswa Riau bergerak tolak kenaikan BBM ini sudah terjadi sejak beberapa hari terakhir.

Aksi mahasiswa ini sendiri sempat disambut Kabag Keuangan Sekretariat Dewan Tengku Aznom, dan berjanji akan meneruskan aspirasi mahasiswa tersebut ke anggota DPRD dan selanjutnya diteruskan ke pemerintah pusat.

Sehari sebelumnya, Kamis (8/9/2022) , gelombang demo mahasiswa yang menolak kenaikan BBM subsidi terus mendatangi gedung DPRD Riau.

Dua rombongan mahasiswa berdemo dengan tuntutan yang sama tolak kenaikan BBM.

Rombongan pertama datang dari HMI cabang Pekanbaru, ratusan mahasiswa ini melakukan orasi mulai siang sekira pukul 14.00 WIB dan akhirnya membubarkan diri setelah ditemui Ketua DPRD Yulisman.

"Kami meminta pak Presiden Jokowi untuk menurunkan BBM, karena harga saat ini sama dengan menyengsarakan rakyat,"ujar demonstran.

Setelah dijawab aspirasi mahasiswa ini dan berjanji akan meneruskan aspirasinya, akhirnya mahasiswi HMI ini membubarkan diri dengan tertib.

Gelombang yang lebih besar lagi datang sekitar pukul 16.00 WIB, dari Universitas Riau (Unri), kali ini ribuan mahasiswa Universitas Riau melakukan unjuk rasa juga penolakan kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi.

Massa aksi dengan almamater biru langit itu langsung berhadapan dengan barikade kepolisian yang menjaga gerbang Kantor DPRD Riau.

Uniknya, jumlah massa aksi tidak hanya dari kalangan mahasiswa, melainkan juga mahasiswi dengan jumlah yang banyak. Beberapa dari mahasiswi itu memegang poster-poster tuntutan.

"BBM naik, buat aku kesal. Gak diajak ayang healing karena BBM naik," tulisnya.

"Kami pengguna 2-Tak menolak kenaikan BBM," tulis salah satu poster.

"Gagal ngurus bangsa, malah gores luka," tulisan di poster lainnya.

"Hari ini Mahasiswa Unri turun ke jalan karena Indonesia tidak baik-baik saja. Semua sektor akan berdampak imbas kenaikan BBM ini," kata orator.

Aksi ini sempat Memanas dan terjadi saling dorong antara mahasiswa dengan aparat kepolisian yang berjaga, namun tidak sampai terjadi bentrok dan ricuh.

Ketua DPRD Riau Yulisman kembali menyambut adik-adiknya dari Unri ini dan menerima aspirasi mereka, ia berjanji juga meneruskan surat tuntutan mereka juga berisi penolakan kebijakan pemerintah menaikkan harga BBM bersubsidi.

"Saya terpaksa harus selalu hadir di gedung DPRD karena adik mahasiswa meminta saya untuk menyambut mereka, dan ini adalah bentuk dari kontrol dari mahasiswa,"ujar Yulisman.

Ia juga mengapresiasi mahasiswa yang melakukan aksi tidak sampai melakukan anarkis dan ricuh dengan aparat.

"Kita juga berterima kasih kepada aparat kepolisian yang menjaga dengan sabar aksi pergerakan dari adik-adik mahasiswa ini, semuanya saling menjaga,"ujar Yulisman

Sumber: pekanbaru.tribunnews.com

komentar Pembaca

Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.