Sabtu, 02 Mei 2026
Lahan Konsensi PT Arara Abadi Terbakar di Pelalawan
Laporan: Febri. S
PT.SPIRIT INTI MEDIA
Minggu, 28 Jun 2020 20:49
PELALAWAN - Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) terjadi di desa Merbau, Kecamatan Bunut, Kabupaten Pelalawan, Riau, Minggu (28/6/2020). Akibat peristiwa ini, Pelalawan kembali membara.
Menurut Kepala Desa, Kerbau, Edi Maskur, yang tengah berada di lapangan menyebutkan lokasi Karhutla, ini berada di dekat Tanaman Kehidupan (TNK) PT Arara Abadi tepatnya, di desa Merbau.
"Karhutla diperkirakan terjadi sekitar pukul 11.00 WIB, di TNK Arara Abadi, akibat kebakaran ini, terjadi awan pekat membumbung tinggi ke langit," terang Edi Maskur.
Beruntung tim pemadaman cepat, turun ke lokasi. Tim pemadaman ini, kata dia terdiri masyarakat setempat, tim pemadaman dari PT Arara Abadi, pihak kepolisian dan TNI. "Ada juga tim pemadaman dari udara, tampak helikopter melakukan water boming," jelas.
Awan tebal begitu pekat membumbung ke udara. Hal ini disebabkan sebutnya, oleh kondisi lahan, kering berjenis gambut sedang. "Ditambah tiupan angin, tampak awan begitu pekat," tambahnya, seraya belum bisa memastikan, berapa luasan kebakaran tersebut.
Ditempat terpisah, Humas PT Arara Abadi Distrik Sorek, Marhalim, mengaku sudah menurunkan sebanyak 60 orang tim pemadaman ke lokasi. Termasuk dua unit helikopter diupayakan memadamkan api dari udara.
Hanya saja, dirinya belum bisa memastikan kebakaran ini terjadi di konsesi Arara Abadi. "Belum bisa kita pastikan, lahan yang terbakar ini di konsesi Arara Abadi. Namun kita tetap berupaya memadamkan api, dengan menurunkan personil ke lapangan, begitu juga dua helikopter," tegasnya.
Anggota DPRD Pelalawan dari Fraksi Golkar, Baharudin, juga turut turun ke lokasi Karhutla di desa Merbau tersebut. "Kemungkinan iya lahan yang terbakar ini di konsesi Arara Abadi, tapi regu pemadamannya sigap turun ke lokasi melakukan pemadaman," tegas Baharudin singkat.***
Menurut Kepala Desa, Kerbau, Edi Maskur, yang tengah berada di lapangan menyebutkan lokasi Karhutla, ini berada di dekat Tanaman Kehidupan (TNK) PT Arara Abadi tepatnya, di desa Merbau.
"Karhutla diperkirakan terjadi sekitar pukul 11.00 WIB, di TNK Arara Abadi, akibat kebakaran ini, terjadi awan pekat membumbung tinggi ke langit," terang Edi Maskur.
Beruntung tim pemadaman cepat, turun ke lokasi. Tim pemadaman ini, kata dia terdiri masyarakat setempat, tim pemadaman dari PT Arara Abadi, pihak kepolisian dan TNI. "Ada juga tim pemadaman dari udara, tampak helikopter melakukan water boming," jelas.
Awan tebal begitu pekat membumbung ke udara. Hal ini disebabkan sebutnya, oleh kondisi lahan, kering berjenis gambut sedang. "Ditambah tiupan angin, tampak awan begitu pekat," tambahnya, seraya belum bisa memastikan, berapa luasan kebakaran tersebut.
Ditempat terpisah, Humas PT Arara Abadi Distrik Sorek, Marhalim, mengaku sudah menurunkan sebanyak 60 orang tim pemadaman ke lokasi. Termasuk dua unit helikopter diupayakan memadamkan api dari udara.
Hanya saja, dirinya belum bisa memastikan kebakaran ini terjadi di konsesi Arara Abadi. "Belum bisa kita pastikan, lahan yang terbakar ini di konsesi Arara Abadi. Namun kita tetap berupaya memadamkan api, dengan menurunkan personil ke lapangan, begitu juga dua helikopter," tegasnya.
Anggota DPRD Pelalawan dari Fraksi Golkar, Baharudin, juga turut turun ke lokasi Karhutla di desa Merbau tersebut. "Kemungkinan iya lahan yang terbakar ini di konsesi Arara Abadi, tapi regu pemadamannya sigap turun ke lokasi melakukan pemadaman," tegas Baharudin singkat.***
komentar Pembaca