Kamis, 30 Apr 2026

Peristiwa

Mahasiswa Unair Teliti Psikotropika Jenis Baru

Rabu, 09 Nov 2016 08:35
Okezone.com
Dok Unair

JAKARTA - Penggunaaan zat psikotropika, seperti narkoba dapat merusak masa depan bangsa. Pengenalan zat-zat tersebut tentu sangat penting supaya tidak menjerumuskan seseorang. Sayangnya, beberapa zat psikotropika jenis baru justru belum banyak dikenal.

Hal tersebut kemudian mendorong mahasiswa program S-2 Ilmu Forensik, Sekolah Pascasarjana, Universitas Airlangga (Unair), Livia Elsa melakukan uji terhadap bahan yang dimiliki tanaman kratom (Mytragina speciosa).

BERITA REKOMENDASI

    Leadership Jadi Masalah di Kalangan Generasi Muda
    Perjuangan Mahasiswa Asal Malaysia Lulus Dokter di Unair
    Jalani KKN, Mahasiswa Asing Dampingi Ibu Hamil di Desa

Menurut dia, di daerah Kalimantan hingga perbatasan Malaysia tanaman ini digunakan oleh warga setempat untuk menjadi teman minum teh dan obat-obatan tradisional. Padahal, di sisi lain tanaman tersebut berpotensi untuk disalahgunakan.

"Sudah banyak penelitian sebelumnya di Malaysia dan Thailand. Dalam penelitian itu sudah banyak disebutkan bahwa itu adalah salah satu jenis psikotropika. Saya merasa tertarik karena di Indonesia masih belum banyak meneliti soal itu," paparnya dilansir dari laman Unair, Rabu (9/11/2016).

Livia mengungkapkan, banyak orang telah menggunakan tanaman tersebut, namun tidak ada semacam perhatian khusus karena dianggap belum ada undang-undang yang melarang. "Orang-orang dengan mudah saja menggunakan tanaman itu, yang ternyata efeknya bisa lebih besar daripada narkotika yang sudah dilarang," tuturnya.

Untuk mendapatkan bahan baku penelitian, Livia pun harus membeli dengan harga yang relatif mahal lantaran terdapat wacana peringatan dari pihak yang berwenang. Setelah mendapatkan daun kratom tersebut, dia kemudian mencari suatu metode untuk menguji kandungannya.

"Secara singkatnya, saya mencari suatu metode yang bisa menentukan senyawa mitragynine dalam kratom dengan menggunakan GCMS (Gaschromatography Mass Spectrometry) dengan alat yang paling canggih," sebutnya.

Sementara dosen pembimbing Livia, Profesor Yuwono menambahkan, penelitian yang dilakukan oleh Livia tergolong menarik. Sebab, ia telah membuktikan bahwa tanaman kratom memang mengandung senyawa mitragynine.

"Kandungan senyawa itu memang perlu dibuktikan melalui uji lab, tak bisa dilakukan oleh orang awam, bahkan secara mikroskopik juga tidak mampu. Jadi kelihatannya hasil penelitian itu menerapkan metode atau caranya untuk mengetahui kandungan tersebut," pungkas Guru Besar Fakultas Farmasi Unair itu. (okezone.com)

Peristiwa
Berita Terkait
  • Rabu, 29 Apr 2026 17:02

    Secara Musyawarah dan Mufakat, Zulfadli Pimpin PWI Rohil

    BAGANSIAPIAPI - Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Rokan Hilir resmi menggelar Konferensi ke VIII pada Rabu (29/4) pagi di Bagansiapiapi.  Acara berlangsung di Aula Kantor Dinas Pe

  • Rabu, 29 Apr 2026 17:01

    Dibuka Sekretaris Dinas Kominfo Rohil, PWI Rokan Hilir Gelar Konferensi ke VIII

    Rokan Hilir - Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Rokan Hilir menggelar Konferensi ke VII, Rabu (29/4/2026) pagi. Kegiatan yang dibuka oleh Sekretaris Dinas Kominfo Zuliandra itu dilaksa

  • Rabu, 29 Apr 2026 12:59

    Perjalanan KRL Dibatasi Sampai Stasiun Bekasi Pasca-Kecelakaan

    JAKARTA - Proses pemulihan jalur kereta di lintas Bekasiā€"Cikarang masih terus dilakukan usai terjadinya tabrakan antara KA Argo Bromo Anggrek dengan KRL yang terjadi pada Senin, 27 April 2026.

  • Rabu, 29 Apr 2026 12:57

    Korban Meninggal Kecelakaan Kereta di Bekasi Bertambah Jadi 16 Orang

    JAKARTA - Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto menyebutkan korban meninggal dunia akibat kecelakaan KRL dengan KA Argo Bromo Anggrek jarak jauh di Bekasi Timur bertambah menjadi 16 o

  • Rabu, 29 Apr 2026 12:38

    Penerima Bansos Gabung Kopdes Merah Putih Bebas Iuran

    JAKARTA - Penerima bantuan sosial (bansos) Program Keluarga Harapan (PKH) dan Sembako bergabung dalam Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP). Hal ini dilakukan setelah Kementerian Sosial (Ke

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.