Jumat, 01 Mei 2026
  • Home
  • Peristiwa
  • Mau nonton laga tandang Persib, 800 bobotoh diadang di Cilacap

Mau nonton laga tandang Persib, 800 bobotoh diadang di Cilacap

Sabtu, 05 Nov 2016 15:53
merdeka.com
Bobotoh diadang polisi.
Ratusan bobotoh Persib Bandung yang akan menyaksikan laga Persib melawan Persija Jakarta dalam lanjutan Torabika Super Championship (TSC) di Stadion Manahan Solo, Jawa Tengah, dihentikan Kepolisian Resor (Polres) Cilacap Jawa Tengah, Sabtu (5/11).

Langkah tersebut diambil untuk mengantisipasi bentrok antar kedua suporter saat pertandingan kandang tim Persija di Stadion Manahan, Solo. Sebanyak 17 bus yang digunakan bobotoh Persib tersebut dihentikan saat melintas di Alun-Alun Wanareja Cilacap sekitar pukul 09.00 WIB.

Bus yang mengangkut sekitar 800-an bobotoh tersebut dihentikan petugas Polres Cilacap yang dipimpin Kepala Polres Cilacap Ajun Komisaris Besar Yudho Hermanto.

"Ada 17 bus yang mengangkut 800-an bobotoh dari berbagai daerah di Jawa Barat. Mereka kami halau, karena memang sudah kesepakatan antara pihak Persib, Persija dan PSSI dalam pertandingan tidak boleh (ada bobotoh yang datang)," katanya saat dihubungi, Sabtu (5/11).

Setelah dihentikan, jelas Yudho, pihaknya melakukan pendekatan secara persuasif kepada masing-masing koordinator lapangan pendukung Persib tersebut. Dalam proses negosiasi tersebut, ia juga melakukan komunikasi dengan Manajer Persib Bandung, Umuh Muchtar yang mengimbau agar pendukung Persib kembali ke daerah asal.

"Dari aturan yang ada, memang seperti itu. Bahkan, dari pengurus sudah mengimbau (agar bobotoh) tidak boleh berangkat. Kalau mereka berangkat, Persib akan terkena denda dan sanksi. Mengenai ini, saya tadi berkomunikasi dengan Manajer Persib Bandung Pak Haji Umuh (Muchtar) dan beliau sebenarnya memang sudah mengimbau kepada bobotoh," jelasnya.

Setelah diberi pengertian, akhirnya massa bobotoh berputar arah kembali pulang ke daerahnya masing-masing. Dalam perjalanan pulang tersebut, lanjut Yudho, Polres Cilacap ikut mengawalnya hingga perbatasan Jawa Tengah dan Jawa Barat.

"Sampai perbatasan (Jawa Tengah-Jawa Barat) kita kawal, untuk memastikan (mereka) keluar dari wilayah Jawa Tengah. Setelah itu, kami juga melakukan koordinasi dengan Polres Banjarpatroman untuk menjemput para bobotoh," ucapnya.(merdeka.com)
Peristiwa
Berita Terkait
  • Jumat, 01 Mei 2026 16:21

    Prabowo Akan Bangun Kota-Kota Baru, Tiap Wilayah Ada 100 Ribu Rumah untuk Buruh

    JAKARTA - Presiden Prabowo Subianto akan membuat kota-kota baru di Indonesia, dimana setiap kota akan ada 100 ribu rumah. Rencana ini untuk memenuhi kebutuhan hunian untuk buruh.Demikia

  • Jumat, 01 Mei 2026 16:18

    Bawa Replika Rudal, Massa Buruh Geruduk Gedung DPR

    JAKARTA - Massa buruh mulai mendatangi depan Gedung DPR RI, Jakarta Pusat, pada Hari Buruh Internasional, Jumat (1/5/2026) siang. Bahkan, di antara massa, ada yang rudal dan roket ke de

  • Jumat, 01 Mei 2026 16:17

    May Day Kondusif, Polres Inhu Tetap Siagakan Personel Dan Patroli Objek Vital

    INHU - Peringatan Hari Buruh Internasional atau May Day di Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu) tahun ini berlangsung dalam suasana aman dan kondusif. Tidak adanya aksi yang berpotensi mengganggu ketertiba

  • Jumat, 01 Mei 2026 15:26

    Harga Minyak Dunia Hari Ini Anjlok Usai Cetak Rekor Tertinggi Kemarin

    Penurunan ini terjadi setelah laporan menyebutkan bahwa militer Amerika Serikat (AS) akan memberikan masukan kepada Presiden Donald Trump. Harga minyak mengalami penurunan pada hari Kamis (Jumat wakt

  • Jumat, 01 Mei 2026 10:39

    Vivo T5 Series Resmi Meluncur di Indonesia, Intip Spesifikasi dan Harganya

    JAKARTA �" vivo mambawa kembali lini T Series di Indonesia dengan menghadirkan vivo T5 Series dalam dua model: T5  dan T5 Pro. Lini T Series baru ini diposisikan sebagai perangkat all-roun

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.