Sabtu, 02 Mei 2026
  • Home
  • Peristiwa
  • Musim Penghujan, Air Mulai Bermain-main ke Rumah Warga

PERISTIWA

Musim Penghujan, Air Mulai Bermain-main ke Rumah Warga

Laporan : Gian Franco Zola
Minggu, 20 Nov 2016 18:18
Gian Franco Zola
Tampak kondisi pemukiman di desa Lubuk Kembang Bunga, Ukui, mulai disambangi air
PELALAWAN - Curah hujan nan menghunjam bumi begitu mesra senantiasa dirasa. Memang, saatnya musim air mulai menyapa. Tak jarang air ini pun meliuk nakal hingga menggemaskan ke rumah warga. Entah musibah atau berkah, namun beberapa daerah di Pelalawan, mulai di intip rasa was-was. Ada yang mulai berbenah, ada pula yang masih rela bermain-main dengan genangan air.

Di Desa Lubuk Kembang Bunga, Kecamatan Ukui, air mulai tak sungkan menjalar hingga ke dapur, apa lagi di pekarangan, dengan penuh kilauan dan begitu mempesona‎ nyaris selutut orang baliq. Kondisi yang tak diingini itu, sebahagian warga mulai menggulung tikar dan bantal, pergi ke pemukiman kerabat yang tak terkena air. Namun, yang enggan repot-repot, tetap berdendang bersama gemuruh bah, di istananya.

"Ya ini sudah menjadi langganan saban kalendernya. Kami tak asing lagi, sudah berkarib mesra dengan air ini. Bagi rumahnya yang mulai parah berendam air, sudah mulai mengungsi ke kerabat desa ini juga. Namun, sebahagian tetap bertahan di rumah, hanya membuat penanggahan yang ditinggikan agar air tak ngintip," celoteh sejumlah warga Lubuk kembang Bunga, Ahad (20/11/2016). Air ini, sudah berlangsung sepekan mengunjungi warga Lubuk Kembang, akibat muntahnya Sungai Nilo, karena tingginya curah hujan dan tak kuasa menampungnya lagi.

Pun begitu, warga yang bermukim di bantaran sungai Kampar atau bagian pesisir Negeri Seiya Sekata‎, semacam desa Pelalawan, Rangsang, Sungai Ara dan desa bantaran sungai lainnya, mulai menyambut tamu langganan.

"Bagi kami yang berumah di pinggir sungai Kampar ini, air adalah mainan yang mengasikkan. Namun, tetap waspada menyambut kehadirannya, manakala mulai tak bersahabat. Semoga saja, air bah tahun tak besar sangat," Edi Imex, warga desa Sungai Ara, Kecamatan Pelalawan, menimpali.

Bagi pemerintah, Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Pelalawan, juga telah memetakan secara rinci setiap jengkal, daerah mana saja yang di intip air‎. Peralatan yang lama tak di asah, mulai disiapkan, apatah lagi, personel handal yang siap terjun senantiasa diberi wejangan. Artinya, begitu masyarakat terpapar air butuh dewi fortuna, maka BPBD langsung OTW. (gfz)
Peristiwa
Berita Terkait
  • Rabu, 18 Mar 2026 16:32

    One Way Nasional Diberlakukan dari Tol Japek Sampai Kalikangkung

    JAKARTA - Rekayasa lalu lintas (lalin) atau one way nasional resmi diberlakukan pada siang hari ini, Rabu (18/3/2026), saat arus mudik Lebaran 2026. Satu arah itu berlangsung mulai dari Tol Jakarta-Ci

  • Rabu, 18 Mar 2026 15:42

    Pria Paruh Baya Diduga Dianiaya hingga Meninggal Dunia di Jalan Pangeran Hidayat

    PEKANBARU - Seorang pria bernama Muhammad Zen (50) ditemukan meninggal dunia setelah diduga menjadi korban tindak pidana pembunuhan atau penganiayaan berat di kawasan Jalan Pangeran Hidayat, Gang Abad

  • Rabu, 18 Mar 2026 15:00

    KontraS Ungkap Kondisi Andrie Usai Disiram Air Keras: Tak Buta, tapi Fungsi Mata Menurun

    JAKARTA - Kondisi Wakil Koordinator KontraS, Andrie Yunus, berangsur membaik setelah disiram air keras pada Kamis (12/3/2026) malam, sekitar pukul 23.00 WIB. Andrie telah menjalani operasi mata di Rum

  • Rabu, 18 Mar 2026 14:55

    Jasa Marga Ungkap 1,2 Juta Kendaraan Tinggalkan Jakarta hingga 18 Maret 2026

    JAKARTA - Direktur Utama PT Jasa Marga (Persero) Tbk Rivan Achmad Purwantono melaporkan sebanyak 34% kendaraan telah meninggalkan Jakarta per hari ini, Rabu (18/3/2026). Jasa Marga telah memprediksi,

  • Rabu, 18 Mar 2026 14:23

    Kapolri Resmikan Renovasi Masjid Al-Adzim dan Kukuhkan Satgas PHK di Riau

    PEKANBARU - Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kapolri), Jenderal Listyo Sigit Prabowo, menandatangani prasasti renovasi Masjid Al-Adzim sekaligus mengukuhkan Satuan Tugas Penanganan Premani

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.