Peristiwa
Orangtua Yakin Penculikan Salwa dan Salma Sudah Direncanakan
Selasa, 13 Sep 2016 11:27
BOGOR - Apipudin Abdul Jalil, ayah dari dua bocah cantik asal Bogor bernama Salwa (11) dan Salma (8) yang diduga menjadi korban penculikan oleh pengasuhnya sendiri berinisial R, menduga penculikan dua putrinya itu sudah direncanakan.
Menurutnya, hal tersebut diperkuat oleh keterangan dari bibi korban yang sempat mendengar percakapan antara R dengan seorang pria di telefon bahwa mereka berencana membawa kabur putrinya pada Selasa, 6 September 2016.
"Saya baru tahu dari bibinya pernah dengar si R nelefon orang kalau mau bawa kabur anak saya. Dikira bercanda jadi tidak ditanggapi," katanya, saat ditemui di rumahnya, di Jalan Guru Mucktar, RT 02 RW 16, Kelurahan Cimahpar, Kecamatan Bogor Utara, Kota Bogor, Senin (12/9/2016).
Selain itu, menurut keterangan dari teman sekolah putrinya di SDN 5 Cimahpar bahwa, anaknya pernah bercerita kalau ingin dibawa pergi oleh R namun tidak menyebutkan tempat dan tujuan.
"Saya tadi ngobrol sama temen satu sekolahnya Salwa, katanya si Salwa cerita mau diajak pergi sama si R. Tapi dia enggak bilang kemana terus nyuruh temennya itu jangan bilang siapa-siapa," tembahnya.
Ia pun menduga, kedua anaknya tersebut dibawa kabur oleh R dan sudah direncanakan sebelumnya. "Saya yakin ini sudak direncanakan. Pas nganter anak sekolah itu cuma kamufalse saja biar tidak ketahuan padahal dibawa pergi," ungkapnya.
Keluarga berharap agar kedua putri tercintanya segera diketemukan dalam kondisi sehat dan selamat. "Saya mohon untuk yang melihat atau yang mengetahui keberadaan anak saya agar segera dipulangkan ke rumah. Semoga anak saya baik-baik saja," tandasnya.
Sebelumnya, kakak beradik bernama Salwa dan Salma dikabarkan menghilang diduga diculik oleh pengasuhnya sendiri berinisial R saat hendak mengantarkan sekolah mereka sejak Kamis, 8 September 2016.
Polisi pun masih belum bisa memberikan keterangan karena masih melakukan penyelidikan dan memeriksa beberapa saksi terkait kasus tersebut. (Okezone.com)
One Way Nasional Diberlakukan dari Tol Japek Sampai Kalikangkung
JAKARTA - Rekayasa lalu lintas (lalin) atau one way nasional resmi diberlakukan pada siang hari ini, Rabu (18/3/2026), saat arus mudik Lebaran 2026. Satu arah itu berlangsung mulai dari Tol Jakarta-Ci
Pria Paruh Baya Diduga Dianiaya hingga Meninggal Dunia di Jalan Pangeran Hidayat
PEKANBARU - Seorang pria bernama Muhammad Zen (50) ditemukan meninggal dunia setelah diduga menjadi korban tindak pidana pembunuhan atau penganiayaan berat di kawasan Jalan Pangeran Hidayat, Gang Abad
KontraS Ungkap Kondisi Andrie Usai Disiram Air Keras: Tak Buta, tapi Fungsi Mata Menurun
JAKARTA - Kondisi Wakil Koordinator KontraS, Andrie Yunus, berangsur membaik setelah disiram air keras pada Kamis (12/3/2026) malam, sekitar pukul 23.00 WIB. Andrie telah menjalani operasi mata di Rum
Jasa Marga Ungkap 1,2 Juta Kendaraan Tinggalkan Jakarta hingga 18 Maret 2026
JAKARTA - Direktur Utama PT Jasa Marga (Persero) Tbk Rivan Achmad Purwantono melaporkan sebanyak 34% kendaraan telah meninggalkan Jakarta per hari ini, Rabu (18/3/2026). Jasa Marga telah memprediksi,
Kapolri Resmikan Renovasi Masjid Al-Adzim dan Kukuhkan Satgas PHK di Riau
PEKANBARU - Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kapolri), Jenderal Listyo Sigit Prabowo, menandatangani prasasti renovasi Masjid Al-Adzim sekaligus mengukuhkan Satuan Tugas Penanganan Premani