Kamis, 30 Apr 2026
  • Home
  • Peristiwa
  • Pasca-ledakan, Gereja Oikumene dijaga ketat polisi bersenjata

Peristiwa

Pasca-ledakan, Gereja Oikumene dijaga ketat polisi bersenjata

Senin, 14 Nov 2016 16:51
merdeka.com
Gereja Oikumene dijaga ketat.

Aparat satuan Brimob dari Polda Kalimantan Timur menjaga Gereja Oikumene di Jalan Cipto Mangunkusumo, pasca-peledakan bom oleh terduga Johanda (33), Minggu (13/11) pagi kemarin. Pengamanan dilakukan dengan senjata lengkap, hingga selesai proses olah TKP oleh Puslabfor Polri.

Pengamanan dilakukan pascakejadian ledakan bom. Rencananya, hari ini, pusat laboratorium forensik (Puslabfor) Polri dari Surabaya, mendatangi lokasi ledakan untuk melakukan olah TKP.

"Ya, rencana hari ini ada Puslabfor. Kita amankan lokasi sampai selesai," kata salah seorang personel Brimob kepada merdeka.com di lokasi, Senin (14/11) siang.

Pantauan merdeka.com di lokasi, terdapat 2-4 petugas Brimob bersenjata berada di depan pintu masuk gereja. Pun demikian, dengan penjagaan di depan gerbang masuk gereja, dijaga oleh Brimob.

Terlihat motor terduga pelaku peledakan bom, Johanda, bernomor polisi H 2372 PE masih terparkir. Motor itu adalah motor yang digunakan Johanda, saat masuk ke dalam halaman gereja sambil membawa tas.

Wakapolsekta Samarinda Seberang AKP Achmad Jupi, juga memastikan pengamanan lokasi ledakan, hingga nanti penyelidikan di lokasi selesai.

"Ya, pengamanan dari habis kejadian, anggota di sini untuk mengamankan dan menutup akses bagi yang tidak berkepentingan. Ditempatkan personel Brimob, Polsekta Samarinda Seberang dan juga TNI," jelas Jupi.

Masih di lokasi, meski gereja dikelilingi garis batas polisi, tidak sedikit warga silih berganti berfoto bersama dengan latar belakang gereja. Mereka ingin melihat lebih dekat, lokasi dan kondisi gereja pascaledakan bom.

"Saya dari Tenggarong, ramai di tv, di berita internet. Ternyata ini gerejanya. Kasihan juga, korbannya anak-anak," kata Ediansyah (37).

Diketahui, bom berjenis low eksplosive diduga bom buku, meledak sekira pukul 10.00 WITA, Minggu (13/11) pagi kemarin, di halaman gereja Oikumene, Samarinda. Di dalam gereja, jemaat usai melakukan ibadah Minggu.

Akibat ledakan, 5 korban menderita luka-luka, dan seorang anak di antaranya, Intan Marbun (2,5) meninggal dunia pagi tadi akibat luka bakar 78 persen. Setelah menangkap Johanda sebagai pelaku peledakan, Densus 88 terus mengejar jaringan lainnya.

Sementara Kapolda Kalimantan Timur Irjen Pol Safaruddin memastikan, perbuatan pelaku adalah perbuatan seorang teroris. (merdeka.com)
Peristiwa
Berita Terkait
  • Rabu, 29 Apr 2026 17:02

    Secara Musyawarah dan Mufakat, Zulfadli Pimpin PWI Rohil

    BAGANSIAPIAPI - Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Rokan Hilir resmi menggelar Konferensi ke VIII pada Rabu (29/4) pagi di Bagansiapiapi.  Acara berlangsung di Aula Kantor Dinas Pe

  • Rabu, 29 Apr 2026 17:01

    Dibuka Sekretaris Dinas Kominfo Rohil, PWI Rokan Hilir Gelar Konferensi ke VIII

    Rokan Hilir - Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Rokan Hilir menggelar Konferensi ke VII, Rabu (29/4/2026) pagi. Kegiatan yang dibuka oleh Sekretaris Dinas Kominfo Zuliandra itu dilaksa

  • Rabu, 29 Apr 2026 12:59

    Perjalanan KRL Dibatasi Sampai Stasiun Bekasi Pasca-Kecelakaan

    JAKARTA - Proses pemulihan jalur kereta di lintas Bekasiā€"Cikarang masih terus dilakukan usai terjadinya tabrakan antara KA Argo Bromo Anggrek dengan KRL yang terjadi pada Senin, 27 April 2026.

  • Rabu, 29 Apr 2026 12:57

    Korban Meninggal Kecelakaan Kereta di Bekasi Bertambah Jadi 16 Orang

    JAKARTA - Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto menyebutkan korban meninggal dunia akibat kecelakaan KRL dengan KA Argo Bromo Anggrek jarak jauh di Bekasi Timur bertambah menjadi 16 o

  • Rabu, 29 Apr 2026 12:38

    Penerima Bansos Gabung Kopdes Merah Putih Bebas Iuran

    JAKARTA - Penerima bantuan sosial (bansos) Program Keluarga Harapan (PKH) dan Sembako bergabung dalam Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP). Hal ini dilakukan setelah Kementerian Sosial (Ke

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.