Senin, 27 Apr 2026
  • Home
  • Peristiwa
  • Pelajar SD Minta Kaki Palsu Viral di Medsos, Mensos Kirim Bantuan

Peristiwa

Pelajar SD Minta Kaki Palsu Viral di Medsos, Mensos Kirim Bantuan

Selasa, 10 Apr 2018 09:17
Liputan6.com
Video pelajar SD di Kabupaten Luwu Utara, yang meminta bantuan kaki palsu. (Humas Kemensos)

Jakarta - Menteri Sosial Idrus Marham memerintahkan Tenaga Ahli Menteri dan pejabat Kementerian Sosial untuk mengecek langsung kondisi dan memberikan bantuan kaki palsu kepada Muhammad Amin Syam, pelajar SD di Kabupaten Luwu Utara, Sulawesi Selatan.

"Besok (hari ini) tenaga ahli dan pejabat dari Direktorat Jenderal Rehabilitasi Sosial sudah saya perintahkan terbang ke Luwu Utara guna memberikan bantuan kaki palsu," ungkap Idrus disela-sela kegiatan Bimbingan Orientasi Supervisor PKH di Hotel Grand Boutique, Gunung Sahari, Jakarta, Senin 9 April 2018.

Idrus mengirim bantuan itu setelah mendengar ada video pelajar SD di Kabupaten Luwu Utara, yang meminta bantuan kaki palsu.

Idrus pun langsung memerintahkan untuk mengecek dan memberikan bantuan seperti yang diminta pelajar SD tersebut.

Selain bantuan kaki palsu, Mensos Idrus juga akan memberikan bantuan Program Keluarga Harapan (PKH) guna membantu perekonomian keluarganya.

"Semoga bantuan tersebut semakin membuat Amin bersemangat untuk bersekolah dan mengejar cita-citanya," imbuh Idrus dalam keterangan tertulis.

Video Amin yang berdurasi 00.59 detik tersebut diunggah oleh akun Instagram @bikinrame. Video tersebut juga disertai unggahan foto berisi surat tulisan tangan yang ditujukan kepada Presiden Joko Widodo.

Dalam surat tersebut tertera nama terang penulis yakni Muhammad Amin Syam. Ia mengaku bersekolah di Madrasah Ibtidaiyah Nurul Hikma dan bertempat tinggal di Desa Tolada, Kecamatan Malangke, Luwu Utara.

"Memohon kepada Bapak Presiden untuk memberikan saya sebuah kaki palsu karena kaki palsu saya terbuat dari kayu dan sudah tidak bisa saya pake karena sudah pendek," tulis Amin.

"Tolong Pak saya tidak minta sepeda, saya cuma minta kaki palsu agar saya bisa melanjutkan sekolah dan kelak bisa membahagiakan ibu saya," tambah dia.

Amin diketahui tinggal bersama sang Ibu di rumah saudara. Sementara sang Ayah ditulisnya pergi meninggalkan keluarga sedari Amin masih kecil lantaran malu dengan kondisi Amin.

(Liputan6.com)

Peristiwa
Berita Terkait
  • Minggu, 26 Apr 2026 21:37

    Viral! Pria Ini Naik Gunung Andong Bawa Sound System, Netizen: Emang Boleh?

    JAKARTA - Viral di media sosial sebuah video yang memperlihatkan aksi seorang pendaki membawa sound system berukuran besar saat mendaki gunung. Video tersebut diunggah oleh akun TikTok

  • Minggu, 26 Apr 2026 21:34

    Mitos atau Fakta: Pakai Tas Selempang Berat Bikin Tulang Belakang Melengkung ke Samping?

    BANYAK orang mengira memakai tas selempang berat hanyalah kebiasaan sepele. Padahal dalam jangka panjang, tas selempang berat bisa berdampak pada postur tubuh.Salah satu isu yang s

  • Minggu, 26 Apr 2026 21:32

    Kenapa Vaksin Meningitis Wajib Sebelum Haji dan Umrah? Ini Penjelasannya

    JAKARTA â€" Calon jemaah haji dan umrah diwajibkan menjalani vaksinasi meningitis sebelum berangkat ke Arab Saudi. Kebijakan ini bukan tanpa alasan, melainkan sebagai langkah pencegahan

  • Minggu, 26 Apr 2026 21:30

    AS Akan Kembali Berlakukan Eksekusi Mati dengan Regu Tembak dan Kamar Gas

    JAKARTA â€" Departemen Kehakiman Amerika Serikat (AS) pada Jumat (24/4/2026) menyatakan bahwa negara itu akan kembali menerapkan regu tembak, hukuman mati dengan sengatan listrik, dan asfiksia ga

  • Minggu, 26 Apr 2026 21:27

    Tampang Pelaku Penembakan di Acara Gedung Putih hingga Sebabkan Trump Dievakuasi

    WASHINGTON - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengatakan pelaku penembakan saat makan malam koresponden Gedung Putih, Sabtu (25/4/2026), sudah ditangkap. Saat kejadian, T

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.